04 June 2018

5 Gejala Batu Empedu

5 Gejala Batu Empedu

Halodoc, Jakarta - Batu empedu adalah batu yang terbentuk dari kolesterol dan dapat menyumbat saluran empedu. Jika sumbatan sudah terjadi, kamu akan mengalami nyeri perut yang hebat (disebut juga kolik) dan dapat berlangsung lama. Yuk, cari tahu lebih lengkap mengenai gejala batu empedu.

Faktor Risiko Batu Empedu

Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya batu empedu. Jadi sebelum mengetahui gejala batu empedu, cari tahu dulu penyebabnya berikut ini:

  • Usia (Forty). Batu empedu umumnya dialami oleh orang yang berusia di atas 40 tahun.
  • Jenis kelamin (Female). Risiko perempuan terkena batu empedu lebih tinggi jika dibandingkan dengan laki-laki.
  • Kesuburan (Fertile). Wanita yang sudah pernah melahirkan cenderung lebih berisiko untuk terkena batu empedu. Risiko ini dipengaruhi oleh hormon esterogen.
  • Berat badan (Fatty). Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas berisiko lebih besar untuk terkena batu empedu.

Gejala Batu Empedu

Selama tidak menyebabkan sumbatan, batu empedu tidak akan menimbulkan gejala. Namun, jika sudah menyumbat saluran empedu, batu empedu akan memunculkan tanda dan gejala sebagai berikut.

  • Nyeri perut yang datang tiba-tiba (disebut dengan kolik bilier). Nyeri ini dirasakan di bagian tengah, atas, dan kanan perut, juga bisa menjalar atau tembus sampai ke punggung. Nyeri bisa menetap lama sampai berjam-jam, dan biasanya dipicu setelah makan makanan berlemak.
  • Nyeri tidak akan berkurang meskipun sudah ke toilet untuk buang air besar, buang angin, ataupun muntah.
  • Demam tinggi dapat timbul jika batu yang menyumbat tersebut sudah menyebabkan infeksi.
  • Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan. Dapat juga terjadi diare atau bahkan sembelit.
  • Sakit kuning, ditandai dengan bagian putih mata yang menguning.

Jika kamu mengalami nyeri seperti disebutkan di atas dan sifatnya menetap sampai delapan jam, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Atau, kamu bisa membicarakan keluhan tersebut pada dokter Halodoc.  Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.