06 February 2018

5 Hal tentang Migrain yang Perlu Diketahui

5 Fakta tentang Migrain Bikin Pusing

Halodoc, Jakarta – Meskipun ada yang menganggap sepele, untuk beberapa orang, migrain bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, lho. Migrain identik dengan sakit kepala sebelah yang disertai rasa nyeri berdenyut pada kepala. Karena “seolah” muncul dan hilang tiba-tiba, ada yang menganggap jika migrain adalah sakit kepala biasa, tapi apakah benar? Simak beberapa fakta tentang migrain di sini, yuk!

1. Migrain itu Penyakit

Bukan sekadar sakit kepala biasa. Namun, migrain sebenarnya merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya rasa sakit di kepala. Untuk sebagian orang, migrain bisa datang tiba-tiba dan bertahan beberapa jam, hari, minggu, hingga bulan. Umumnya, migrain disebabkan oleh adanya pembengkakan pembuluh darah dan pelepasan zat kimia di sekitar pembuluh darah dan syaraf. Sehingga saat kambuh, hal ini bisa menyebabkan peradangan, pembengkakan pembuluh darah, dan rasa sakit di kepala. Baik laki-laki maupun perempuan memiliki risiko yang sama untuk mengalami migrain.

2. Penyebab Migrain Berbeda-beda

Ada yang bilang migrain terjadi karena stres atau minum kopi, tapi benarkah? Sebenarnya, penyebab migrain belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab migrain, seperti faktor genetik, perubahan hormon wanita saat menstruasi, konsumsi makanan dan minuman tertentu seperti kafein, cokelat, MSG, alkohol dan stres, kelelahan, serta perubahaan pada zat kimia, jaringan saraf, otak, dan pembuluh darah. Meski demikian, bagi masing-masing orang pemicu migrain sendiri bisa berbeda-beda.

3. Mood Salah satu Gejala Migrain

Sebagian orang menganggap kalau migrain datang tiba-tiba. Padahal sebenarnya, migrain dapat muncul disertai dengan tanda-tanda awal. Misalkan, ada beberapa orang yang mengalami perubahan suasana hati, nafsu makan, konstipasi, merasa haus, sering berkemih, dan gangguan penglihatan sebelum munculnya sakit kepala pada salah satu atau kedua bagian kepala. Gejala lain yang juga dapat muncul adalah sensitif terhadap cahaya dan suara, mual, dan muntah.

4. Migrain bisa Jadi Komplikasi

Karena tergolong penyakit umum, beberapa orang menganggap bahwa migrain tidak perlu ditangani secara khusus. Padahal tanpa disadari, kondisi migrain tertentu bisa merujuk pada penyakit serius lain seperti stroke atau meningitis dengan gejala seperti sakit kepala tiba-tiba yang sangat parah, lengan atau satu sisi atau seluruh wajah terasa lemas atau lumpuh, sakit kepala disertai dengan demam, leher kaku, kejang, penglihatan ganda, ruam kulit, dan kesulitan bicara sehingga gerak bibir sulit dimengerti.

5. Migrain Bisa Dicegah

Migrain dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti tidur cukup, olahraga teratur, pola makan sehat, serta membatasi konsumsi kafein dan alkohol. Agar terhindar dari migrain, kamu perlu mengenali pemicu migrain dan menghindarinya. Misalkan, ada orang yang mengalami migrain setelah konsumsi kafein, sehingga ia perlu membatasi asupan kafeinnya.

Untuk beberapa orang, migrain dapat hilang dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu.  Tapi, jika kamu mengalami serangan migrain lebih dari lima hari dalam sebulan, atau jika konsumsi obat-obatan tidak mampu mengurangi migrain, kamu perlu bicara pada dokter.

Sekarang, kamu bisa lho bicara pada dokter melalui Video/Voice Call dan Chat di aplikasi Halodoc. Dengan bicara pada dokter, kamu bisa mencari tahu apakah migrain yang kamu alami itu merujuk pada penyakit serius lain atau tidak.

Selain bicara pada dokter, kamu juga bisa cek kadar kolesterol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain melalui aplikasi Halodoc. Kamu tinggal pilih Lab Service yang terdapat pada aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui kamu pada waktu yang sudah ditentukan. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Kamu hanya tinggal order lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.