• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tanda-Tanda Gangguan Jiwa yang Sering Tak Disadari

5 Tanda-Tanda Gangguan Jiwa yang Sering Tak Disadari

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
5 Tanda-Tanda Gangguan Jiwa yang Sering Tak Disadari

“Ada berbagai tanda dari gangguan jiwa yang kerap kali tidak disadari saat terjadi. Padahal, pertanda ini dapat membuat pengidapnya segera memeriksakan diri dan mendapatkan diagnosis agar segera diobati. Beberapa tandanya seperti rasa lelah yang konstan dan gangguan pada fisik.”

Halodoc, Jakarta – Banyak orang yang hanya memperhatikan kesehatan fisiknya saja, padahal kesehatan mental juga penting untuk dijaga. Keduanya dapat memengaruhi satu sama lain dan memengaruhi kualitas hidup jika salah satunya bermasalah. Salah satu masalah yang berhubungan dengan mental adalah gangguan jiwa.

Saat alami gangguan jiwa, tanda-tandanya tidak mudah untuk dikenali. Hal ini karena memang gejala yang ditimbulkan sangat luas sehingga perlu mendapatkan pemeriksaan dari dokter.

Meski begitu, ada beberapa tanda gangguan jiwa yang umum timbul tetapi tidak banyak orang menyadarinya. Apa saja gejala tersebut? Simak pembahasan mengenai tanda-tanda gangguan jiwa yang sering tidak disadari berikut ini, ya!

Baca juga: Psikopat Adalah Salah Satu Penyakit Mental?

Beberapa Tanda Gangguan Jiwa yang Jarang Disadari

Gangguan jiwa adalah kondisi yang menyebabkan gangguan pemikiran serta perilaku yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk mengatasi tuntutan dan rutinitas hidup yang biasa. Gangguan jiwa bisa juga terkait dengan stres berlebihan karena situasi atau serangkaian peristiwa tertentu. 

Seperti halnya kanker, diabetes dan penyakit jantung, penyakit mental seringkali bersifat fisik, emosional, dan psikologis. Selain itu, tekanan lingkungan, faktor genetik, ketidakseimbangan biokimia, atau kombinasi dari semua itu juga bisa memicu gangguan jiwa. Melalui perawatan yang tepat, pengidap gangguan jiwa bisa pulih dan mengatasi kelabilan emosinya.

Sayangnya, gangguan jiwa kerap tidak disadari. Menurut The American Psychological Association, berikut ini tanda-tanda gangguan jiwa yang perlu diketahui agar mendapatkan diagnosis dini

1. Rasa Lelah yang Konstan

Seseorang yang merasakan lelah secara konstan dapat menjadi tanda alami gangguan jiwa. Meski begitu, masalah ini kerap tidak disadari karena merasa memang fisiknya sedang tidak baik. Selain itu, pengidap masalah ini kerap mencoba untuk menyembunyikan apa yang dialaminya agar tidak merasa malu.

Dengan kata lain, ada banyak faktor biologis, lingkungan, dan sosial yang dapat menjelaskan alasan seseorang yang mengalami gangguan jiwa dapat merasa lelah sepanjang hari. Maka dari itu, jika kamu merasa kelelahan sepanjang hari tanpa ada alasan yang jelas, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan mental.

2. Sakit Fisik

Hal yang perlu setiap orang ketahui adalah kesehatan mental dan fisik saling berkaitan satu sama lain. Jika kamu mengalami gangguan jiwa, kesehatan fisik pun juga dapat terganggu. Sebuah penelitian menyebut sekitar 50% orang dengan nyeri kronis mengalami gejala depresi. Masalah mental tersebut juga dapat menyebabkan sakit perut, nyeri tubuh, masalah pencernaan, dan lain-lain.

Tanda gangguan jiwa lainnya yang dapat timbul adalah kemungkinan terjadinya peningkatan kepekaan terhadap rasa sakit. Hal ini dapat disebabkan interaksi antara bahan kimia otak yang terganggu dan sensasi rasa sakit.

Maka dari itu, apabila mengalami perasaan sakit dan nyeri yang tidak diketahui penyebabnya, ada baiknya melakukan pemeriksaan ke dokter atau psikolog.

3. Gangguan Emosi

Masalah terhadap emosi termasuk salah satu tanda gangguan jiwa yang jarang dibicarakan. Saat berbicara tentang penyakit mental, seseorang sering berbicara tentang perasaan tertekan, cemas, kesal, atau bahkan bersemangat.

Jika sampai tidak mampu merasakan kesenangan, maka kamu mengidap anhedonia. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan kemampuan untuk mengalami kegembiraan dalam waktu yang lama.

4. Kerap Menghindar

Wajar jika setiap orang menghindari sesuatu yang tidak disukainya. Biasanya hal ini terjadi karena beberapa alasan, seperti menunda-nunda sesuatu, stres, atau kurang berminat. Namun, jika sampai mengembangkan pola penghindaran, hal ini bisa menjadi masalah yang lebih besar. Contohnya, seseorang dengan gangguan panik kerap berulang kali menghindari situasi tertentu yang dapat memicu serangan panik.

5. Perubahan Kepribadian

Jika seseorang bertindak seperti orang yang sangat berbeda, tidak bertindak, atau merasa seperti diri mereka sendiri, ini adalah tanda peringatan. Pastikan untuk memeriksakan diri jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami masalah ini.

Baca juga: Sering Pergi ke Konser Musik Bisa Menyehatkan Jiwa

Terlepas dari berbagai gejala dan jenis penyakit mental, banyak keluarga yang memiliki orang yang dicintai dengan gangguan jiwa, berbagi pengalaman serupa. Mungkin saja kamu menolak semua tanda-tanda dari gangguan jiwa ini karena menghindari stigma orang sekitar. Terkadang, hal ini dapat terjadi pada orang yang kamu cintai dan kamu bingung apa yang harus dilakukan.

Terimalah bahwa semua gejala ini normal dan umum di antara keluarga yang mengalami situasi serupa. Cari tahu semua yang kamu bisa tentang penyakit orang yang kamu cintai dengan membaca dan berbicara dengan para profesional kesehatan mental. Bagikan apa yang telah kamu pelajari dengan orang lain.

Cari Bantuan 

Dukungan dari orang terdekat ataupun orang-orang yang memahami kondisimu sangat penting untuk menguatkan emosional. Jika kamu merasa tidak dapat membicarakan situasi dengan teman atau anggota keluarga lainnya, temukan kelompok yang dapat memberikan dukungan. Kelompok-kelompok ini memberi kesempatan untuk berbicara dengan orang lain yang mengalami jenis masalah yang sama. 

Sejatinya terapi bermanfaat bagi individu dengan gangguan jiwa. Seorang profesional kesehatan mental dapat menyarankan cara untuk mengatasi dan lebih memahami penyakit tersebut.

Saat mencari seorang terapis, bersabarlah dan berbicaralah dengan beberapa profesional, sehingga kamu dapat memilih orang yang tepat untukmu ataupun rekan yang membutuhkan. Pengidap gangguan jiwa sering kali hanya fokus pada kehidupannya sendiri. Ketika hal ini terjadi, anggota keluarga lain mungkin merasa diabaikan atau marah. 

Baca juga: 5 Cara Agar Cepat Move On dan Enggak Terjebak Rasa Bersalah

Jika orang terdekatmu mengalami gangguan jiwa, terimalah “keegoisannya” itu sebagai bagian dari proses penyembuhan dirinya. Penting untuk diingat bahwa ada harapan untuk pemulihan dan bahwa dengan perawatan, banyak orang dengan gangguan jiwa bisa kembali ke kehidupan yang produktif dan memuaskan.

Jika kamu memiliki masalah kesehatan psikologi dan emosional, sebaiknya segera periksakan langsung di rumah sakit yang direkomendasikan Halodoc di sini. Penanganan tepat meminimalisir risiko kesehatan jangka panjang. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Yuk, download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. 

Referensi:
Nami. Diakses pada 2021. Five Warning Signs of Mental Illness that People Miss.
American Psychiatric Association. Diakses pada 2021. Warning Signs of Mental Illness.