5 Tips Atasi Rematik Kambuh Ketika Lagi Menyetir

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
5 Tips Atasi Rematik Kambuh Ketika Lagi Menyetir

Halodoc, Jakarta – Kambuhnya rematik bisa sangat menyiksa dan mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya menyetir. Pasalnya, penyakit ini bisa memicu gejala berupa rasa kaku, nyeri, serta bengkak pada area persendian. Lantas, apa yang bisa dilakukan jika gejala ini menyerang saat sedang menyetir?

1. Lapisi Setir Mobil

Mengendarai mobil mengharuskan seseorang untuk duduk diam di belakang kemudi dalam waktu yang tidak sebentar, apalagi jika tengah terjebak kemacetan di lalu lintas. Nah, salah satu tips yang bisa dilakukan adalah melapisi setir mobil dengan kain atau busa. Pasalnya, saat gejala rematik kambuh, pengidapnya akan kesulitan untuk memutar setir akibat rasa nyeri dan kaku di pergelangan tangan.

Melapisi bagian setir dengan busa atau kain bisa membuatnya terasa lebih empuk, sehingga lebih ramah pada pergelangan tangan. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah mengontrol dan memutar bagian kendali mobil tersebut. Selain itu, kamu bisa memilih jenis mobil yang dilengkapi dengan power steering, yang bisa memudahkan pengendara mengendalikan setir.

Baca juga: Ketahui Terapi dan Obat Rematik Alami

2. Beristirahatlah

Jika sudah merasa terlalu lelah atau gejala rematik yang muncul sudah sangat mengganggu, istirahatlah. Sebab, memaksakan diri untuk terus mengendarai malah bisa menyebabkan persendian terasa semakin kaku, di mana kondisi itu justru bisa membahayakan. Maka dari itu, sangat penting untuk mengambil waktu beristirahat sejenak setelah satu atau dua jam menyetir.

Berhentilah dan keluar dari mobil, kemudian lakukan peregangan atau gerakan sederhana untuk meredakan gejala pada sendi yang terserang rematik. Kamu bisa melanjutkan perjalanan setelah gejala terasa lebih baik atau jika dibutuhkan mintalah bantuan orang lain untuk menggantikanmu menyetir.

3. Posisi Duduk yang Tepat

Sangat penting untuk mengatur posisi tubuh dan duduk selama melakukan perjalanan dengan mobil. Selain itu, sesuaikan juga posisi kaca spion luar dengan baik, terutama jika kamu memiliki rematik di bagian leher. Hal itu bertujuan menghindari keharusan untuk menggerakkan leher terlalu sering.

Selain itu, pastikan juga untuk mengatur ketinggian kursi dan jaraknya dengan kemudi. Intinya, buat posisi tubuh senyaman mungkin selama berkendara. Pastikan juga posisi duduk membuat kamu nyaman dan bisa dengan bebas menginjak rem serta gas.

Baca juga: 5 Aktivitas Pantangan Rematik yang Tidak Boleh Dilakukan

4. Modifikasi Mobil

Kamu bisa mencoba melakukan modifikasi mobil agar menyetir terasa lebih aman dan nyaman. Cari tahu terlebih dahulu bagian tubuh mana yang paling sering terserang gejala rematik. Jika rematik sering menyerang sendi pergelangan tangan, maka buatlah bagian mobil yang ada di sekitar situ menjadi lebih mudah untuk dikontrol.

Sederhananya, jika rematik sering menyerang pergelangan tangan kanan dan membuat kamu kesulitan mencapai tuas lampu sein, maka lakukan modifikasi. Pindahkan bagian tersebut ke bagian kiri setir mobil agar lebih mudah.

5. Selalu Bawa Obat

Hal paling penting yang sebaiknya tidak dilupakan adalah selalu membawa obat pereda nyeri dan kekakuan sendi saat akan melakukan perjalanan. Biasakan juga untuk selalu mengonsumsi jenis obat-obatan ini sebelum bepergian, sehingga efeknya dalam mencegah rasa nyeri bisa terasa selama perjalanan.  

Baca juga: Mandi Malam Hari Bisa Sebabkan Rematik?

Pastikan obat yang kamu konsumsi sudah mendapat persetujuan dari dokter agar lebih aman. Kalau kehabisan obat sebelum bepergian, beli di aplikasi Halodoc saja. Lebih mudah beli obat rematik dan produk kesehatan lain hanya dalam satu aplikasi. Dengan layanan antar, pesanan akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!