• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tips Redakan Flu dan Batuk Anak saat Puasa

5 Tips Redakan Flu dan Batuk Anak saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
5 Tips Redakan Flu dan Batuk Anak saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Flu dan batuk adalah dua penyakit umum cukup sering dialami anak-anak. Apalagi cuaca di bulan Ramadan ini cukup sering berubah-ubah, sekarang panas lalu kemudian tiba-tiba saja turun hujan. Ini bisa membuat Si Kecil rentan terserang flu dan batuk.

Kedua penyakit tersebut tentunya membuat Si Kecil jadi tidak nyaman. Anak jadi tidak bisa tidur dengan nyenyak, mudah terbangun saat malam, dan nafsu makannya pun berkurang. Ibu perlu tahu cara mengatasi flu dan batuk pada anak saat puasa.

Baca juga: Alasan Rajin Cuci Tangan Bisa Cegah Pilek dan Flu

Penanganan Flu dan Batuk pada Anak saat Puasa

Flu dan batuk memang sering kali muncul secara bersamaan. Kedua penyakit ini menyerang sistem pernapasan (hidung, tenggorokan, dan paru-paru). Jadi, enggak heran saat anak mengalaminya, ia akan merasa tidak nyaman karena ia sulit bernapas dengan baik. Tidak cuma itu, flu biasanya juga sering disertai dengan demam. Bagaimana penanganannya?

1. Uap Kayu Putih

Siapkan baskom berisi air panas dan beri 7–10 tetes minyak kayu putih. Lalu, taruh baskom di kamar agar Si Kecil bisa menghirup uap panasnya. Cara ini sangat berguna untuk melegakan hidungnya yang tersumbat. 

Selain dengan menghirup uap air kayu putih, ibu juga bisa mengajaknya berendam di air hangat atau duduk bersamanya di ruangan beruap selama sekitar 15 menit. Namun ingat, jangan memberi uap yang terlalu panas karena dapat menyebabkan luka bakar.

2. Berjemur di Pagi

Di pagi hari, sekitar pukul 7–9, ajak Si Kecil berjemur di bawah sinar matahari. Jika perlu, tepuk dengan lembut punggung, dada, serta bagian bawah ketiak kanan dan kiri untuk menghilangkan lendirnya.

Baca juga: Cegah Virus Corona dengan Berjemur, Ini Penjelasan Ilmiahnya

3. Beri Minum yang Banyak

Apabila anak ibu masih berusia di bawah 6 bulan, berikan ASI yang cukup agar Si Kecil tidak dehidrasi. Namun, jika Si Kecil sudah berusia di atas 6 bulan, berilah ia minum air hangat sedikit demi sedikit tapi sering. Cara ini cukup membantu untuk mengeluarkan lendir yang mengganggu di dalam tubuh Si Kecil.

4. Berkumur dengan Air Garam

Untuk anak yang berusia di atas 4 tahun, ibu bisa mengajaknya untuk berkumur dengan air garam. Berkumur dengan air garam dapat meredakan batuk anak. Caranya, larutkan setengah sendok teh garam dengan segelas air hangat lalu aduk. 

Ajak anak untuk berkumur sebanyak 3–4 kali dalam sehari sambil menengadahkan kepala, sehingga cairan bisa mencapai bagian belakang tenggorokan. Jangan lupa untuk membuang air garam selesai berkumur.

5. Posisikan Kepala Anak Lebih Tinggi

Apabila anak sering gelisah saat tidur, coba posisikan kepala anak lebih tinggi dengan menambahkan beberapa bantal atau menyelipkan beberapa gulung handuk di bawah kasur. Cara ini bisa membantunya untuk bernapas lebih baik.

Kalau kondisi anak tidak kunjung membaik, segera periksakan kondisinya ke dokter. Sekarang ibu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui Halodoc. Tanpa perlu repot antre, ibu hanya perlu datang pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasinya di App Store atau Google Play!

Baca juga: 5 Tips Ajarkan Anak Puasa untuk Pertama Kali

Flu dan batuk biasanya sangat menular pada anak. Ini terjadi ketika anak menghirup tetesan yang dibatukkan atau bersin oleh orang yang terinfeksi, atau ketika bersentuhan langsung dengan lendir atau ludah dari seseorang yang mengalami flu. Selain itu, flu juga bisa menjadi tanda kalau anak sedang mengalami infeksi yang lain.


Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Children and the Flu.
WebMD. Diakses pada 2021. Why you Cough.
Times of India. Diakses pada 2021. 7 home remedies to curb cold and cough.