22 January 2019

7 Fakta yang Perlu Diketahui tentang Albinisme

7 Fakta yang Perlu Diketahui tentang Albinisme

Halodoc, Jakarta - Kamu pasti pernah melihat seseorang yang warna kulit dan rambutnya putih. Kondisi tersebut terjadi karena orang tersebut mengalami albinisme. Kelainan tersebut terjadi karena tubuh mengalami kekurangan atau tidak adanya pigmen melanin. Albinisme mempunyai beberapa tingkat keparahan, mulai dari kulit dan rambut putih, rambut tipis, hingga masalah penglihatan.

Hal ini dapat memengaruhi siapa saja, tetapi kemungkinannya tergantung pada wilayah. Di benua Afrika, albinisme dapat terjadi pada satu dari setiap 5.000-15.000 orang. Selain itu, di Eropa dan Amerika Serikat, albinisme dapat menyerang satu orang tiap 17.000-20.000 orang. Albinisme dapat menyerang semua jenis kelamin secara merata dan semua ras.

Baca Juga : Alasan Mutasi Genetik Bisa Sebabkan Albinisme

Apakah Itu Albinisme?

Albinisme adalah sebuah penyakit bawaan yang ditandai oleh tingkat produksi melanin yang jauh lebih rendah dibandingkan orang normal. Melanin adalah sebuah pigmen yang bertanggung jawab atas warna kulit, rambut, dan mata. Pengidap albinisme umumnya memiliki warna kulit dan rambut yang lebih terang dibandingkan anggota keluarganya atau orang-orang di sekitarnya. Selain itu, mereka juga mungkin akan memiliki masalah pada penglihatan, dan ini umum terjadi pada mereka.

Baca Juga : 3 Penyebab Anak Terlahir Albino

Melanin secara normal dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari atau ultraviolet. Maka dari itu, seseorang yang mengidap albinisme akan lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Selain itu, pengidap albinisme juga berisiko untuk mengalami kanker kulit jika terlalu lama terpapar sinar matahari.

Baca Juga : Albinisme Bisa Pengaruhi Kemampuan Melihat

Fakta-Fakta dari Albinisme

Berikut adalah fakta-fakta tentang albinisme yang mungkin kamu belum tahu:

  1. Walaupun albinisme merupakan salah satu kelainan genetik yang paling aman diidap oleh seseorang, kelainan ini juga dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Masalah yang paling umum terjadi adalah masalah pada penglihatan yang disebut dengan albinisme okular. Jenis albinisme tertentu dapat diturunkan oleh ibu ke anak dan dapat menyebabkan masalah serius, seperti kebutaan. Meskipun tidak terjadi kerusakan, kekurangan pigmentasi di mata dapat menyebabkan sensitivitas yang besar terhadap cahaya dan perkembangan retina yang tidak normal.

  2. Penampilan fisik seseorang yang mengidap albinisme tampak berbeda dengan orang normal. Umumnya, orang albino memiliki mata berwarna biru atau abu-abu. Bahkan pada suatu kasus, mata pengidap kelainan tersebut berwarna merah muda atau merah.

  3. Seseorang yang mengalami albinisme harus lebih memperhatikan kesehatan matanya, karena penglihatannya terbilang rendah. Orang-orang tersebut harus menggunakan lensa kontak atau kacamata untuk memperbaiki penglihatannya yang lemah.

  4. Seseorang dengan kelainan warna kulit tersebut tidak memiliki pigmentasi yang dapat melindungi kulitnya dari sinar matahari jika terpapar secara langsung.

  5. Albinisme tidak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga dapat terjadi pada hewan.

  6. Kelainan pada pigmentasi kulit ini tidak dapat ditularkan, baik itu melalui transfusi darah, kontak kulit, atau melalui organisme yang dapat menyebarkan penyakit.

  7. Albinisme adalah suatu kelainan yang tidak dapat diobati, karena akar penyebab penyakit tersebut ada pada tingkat genetik. Namun, masalah mata dan kulit tersebut terjadi karena akibat dari kelainan tersebut dan dapat ditangani dengan cara yang benar.

Itulah beberapa fakta yang dapat kamu ketahui tentang albinisme. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal kelainan albinisme, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan dengan mudah melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa beli obat di Halodoc. Praktis tanpa perlu keluar rumah, pesananmu akan diantarkan sampai tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!