• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Gejala Kanker Otak yang Mudah Dikenali

7 Gejala Kanker Otak yang Mudah Dikenali

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
7 Gejala Kanker Otak yang Mudah Dikenali

Halodoc, Jakarta - Kanker otak sering kali terdiagnosis ketika sudah di stadium akhir. Sebab, gejala kanker otak sulit dikenali, dan cenderung mirip dengan gejala penyakit lain. Padahal, keterlambatan diagnosis bisa berujung pada sulitnya keberhasilan pengobatan.

Jadi, penting untuk mengenali apa saja gejala kanker otak sejak dini, agar bisa lebih waspada. Ketahui lebih lanjut gejala kanker otak yang bisa dikenali. Simak pembahasan berikut ini, ya!

Baca juga: Agung Hercules Kena Kanker Glioblastoma, Ini Penjelasannya

Waspada, Ini Gejala Kanker Otak

Kanker otak ditandai dengan tumbuhnya tumor ganas pada otak. Seiring bertumbuhnya tumor, pengidap kanker otak biasanya akan merasakan gejala. Meski gejala kanker otak bisa berbeda-beda pada setiap orang, berikut ini beberapa yang bisa dikenali:

1.Sakit Kepala

Gejala dini kanker otak yang perlu dikenali adalah sakit kepala. Meski tampak seperti gejala penyakit ringan, sakit kepala akibat kanker otak biasanya terjadi secara terus-menerus dan cenderung memburuk seiring waktu. Rasa nyeri pada kepala bahkan tidak lagi ampuh diobati dengan obat sakit kepala biasa. 

Selain itu, sakit kepala yang merupakan gejala kanker otak juga cenderung semakin parah di pagi hari, ketika batuk atau mengejan, atau saat beraktivitas. Namun, yang membedakan sakit kepala biasa dan karena kanker otak adalah pada gejala lain yang menyertai. Umumnya, sakit kepala karena kanker otak dibarengi dengan kondisi lain, seperti perubahan pada penglihatan.

2.Kejang

Theodore H. Schwartz, ahli bedah saraf di Weill Cornell Brain and Spine Center mengatakan, kejang juga menjadi gejala awal kanker otak yang sering terjadi. Kondisi ini terjadi karena tumor yang mengiritasi otak, sehingga membuat sel-sel saraf otak bekerja tidak terkendali, dan anggota tubuh bergerak menyentak tiba-tiba. 

Namun, gejala kejang pada pengidap kanker otak bisa bervariasi. Kejang bisa terjadi secara hebat di seluruh tubuh atau hanya di satu anggota tubuh saja. Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa berupa sensasi kaku pada satu anggota tubuh atau wajah. Kejang yang terjadi juga bisa berupa perubahan pada indra penglihatan, penciuman, atau pendengaran, tanpa kehilangan kesadaran. 

Baca juga: Hati-Hati, Pembengkakan Otak Bisa Terjadi karena 6 Hal Ini

3.Lemah dan Mati Rasa pada Tubuh

Ketika tumor mengganggu kerja otak, terutama otak besar, yang berfungsi mengontrol gerakan atau sensasi, gejala lemah dan mati rasa pada anggota tubuh akan terjadi. Pada kebanyakan kasus, kelemahan atau mati rasa sering terjadi hanya di satu sisi tubuh saja. 

Sensasi lemah dan mati rasa ini bisa terjadi jika kanker berkembang di batang otak, yaitu tempat di mana otak terhubung dengan sumsum tulang belakang. Jika kondisi ini terjadi, pengidap kanker otak mungkin mengalami mati rasa di lengan atau tungkai. 

4.Kesulitan Bicara

Pengidap kanker otak juga bisa mengalami gejala kesulitan bicara, seperti gagap, terbata-bata, melantur, hingga kesulitan mengucap nama benda. Hal ini terjadi kanker kanker atau tumor berkembang di lobus frontal atau temporal.

Perlu diketahui, lobus frontal berperan dalam produksi bahasa dan bagaimana mengekspresikan diri, sedangkan lobus temporal berfungsi untuk membantu memahami perkataan orang lain. Jika tumor atau kanker berkembang di dua lobus tersebut, pengidapnya bisa mengalami sulit bicara dan memahami perkataan orang lain.

5.Gangguan Penglihatan

Gangguan penglihatan bisa terjadi jika kanker otak menyerang atau berada di dekat saraf optik. Gangguan yang terjadi bisa berupa penglihatan ganda, penglihatan kabur, atau bahkan hilangnya penglihatan secara bertahap. Namun, gejala dan tingkat keparahan tergantung pada ukuran dan jenis tumor di otak.

Baca juga: Pentingnya Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan

6.Gangguan Kognitif

Gangguan kognitif, seperti sulit mengingat, konsentrasi buruk, linglung, dan sulit memproses informasi, juga bisa menjadi gejala kanker otak. Gejala ini bisa terjadi karena tumor atau kanker berkembang di bagian depan otak, yaitu lobus frontal atau temporal.

7.Hilang Keseimbangan

Kanker otak juga bisa menyebabkan gangguan pada fungsi motorik, berupa hilangnya keseimbangan. Pengidap dapat merasa goyah ketika berdiri, sering jatuh, berdiri miring di satu sisi tanpa disadari, bahkan hingga sulit berjalan. Jika gejala ini muncul, kemungkinan kanker otak berkembang di otak kecil.

Itulah beberapa gejala kanker otak yang perlu dikenali. Perlu diketahui bahwa gejala dan tingkat keparahan bisa berbeda pada setiap pengidap bisa bervariasi tergantung ukuran jenis tumor. Jika kamu mengalami gejala tersebut, segera gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit guna menjalani pemeriksaan.

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2021. Signs and Symptoms of Adult Brain and Spinal Cord Tumors.
Cancer Council. Diakses pada 2021. What is Brain Cancer?
Cancer Treatment Centers of America. Diakses pada 2021. Brain Cancer Symptoms.
Weill Cornell Medicine. Diakses pada 2021. 7 Warning Signs of A Brain Tumor You Should Know.