• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hamil Trimester Ketiga, Jangan Percaya Mitos Ini

Hamil Trimester Ketiga, Jangan Percaya Mitos Ini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Selama kehamilan, ibu pasti ingin mendapatkan informasi seputar kehamilan sebanyak-banyaknya. Namun, ibu harus memeriksa kebenarannya apakah informasi yang didapatkan fakta atau mitos belaka. Pasalnya, tidak sedikit ibu hamil yang terlalu percaya mitos berakhir dengan stres.

Terlebih jika kehamilan sudah memasuki trimester ketiga. Ibu harus benar-benar menjaga kesehatan fisik dan mental untuk mempersiapkan persalinan. Berikut ini adalah mitos kehamilan trimester ketiga yang sering muncul. Sejumlah mitos tersebut tidak dibenarkan secara medis, sehingga ibu tidak perlu percaya.

Baca Juga: Pemeriksaan Penting Pada Kehamilan Trimester Ketiga

  1. Makan untuk Dua Orang

Makan untuk dua orang adalah mitos kehamilan yang banyak berkembang di masyarakat. Ada keyakinan bahwa semakin tua kehamilan, maka semakin banyak asupan makanan yang dibutuhkan ibu hamil. Ibu hamil memang perlu menambah sedikit asupan kalori, tetapi mereka juga tidak dianjurkan untuk makan berlebihan.

Bahkan, ibu hamil justru harus ekstra hati-hati menjaga asupan makannya supaya tidak mengalami obesitas dan meningkatkan risiko kesehatan kehamilan. Melansir dari Medical News Today, ibu yang telah memasuki trimester ketiga kehamilan perlu menambahkan asupan makanan setidaknya 450 kalori per hari.

  1. Dilarang Berkontak dengan Kucing

Banyak ibu hamil yang berusaha menghindari kontak dengan kucing karena mendengar bahwa kucing dapat menyebabkan infeksi. Kotoran kucing dapat membawa toksoplasmosis, yaitu penyakit yang berpotensi berbahaya. Namun, bukan berarti ibu tidak boleh menyentuh kucing sama sekali ya. Ibu masih boleh bermain dan menyentuh kucing asalkan kucing tersebut bersih dan telah mendapatkan vaksin.

Sebagai tindakan pencegahan, sebaiknya jangan membersihkan kotoran kucing. Kenakan sarung tangan kalau ibu terpaksa harus membersihkan kotoran kucing maupun sampah lainnya.

Baca Juga: 6 Gangguan Kehamilan yang Muncul di Trimester Ketiga

  1. Tidak Boleh Minum Kopi

Faktanya, ibu hamil masih diperbolehkan minum kopi setiap hari. Hal yang membedakan seberapa banyak jumlah kopi yang boleh dikonsumsi. Studi dari South Dakota Department of Health mengungkapkan, ibu hamil dapat mengonsumsi hingga 200 miligram kafein sehari atau satu setengah cangkir kopi.

  1. Membatasi Olahraga

Mitos lainnya di trimester ketiga kehamilan adalah ibu hamil dilarang untuk berolahraga. Padahal, olahraga mampu menguatkan detak jantung janin. Ibu yang rutin berolahraga selama kehamilan akan melahirkan bayi dengan berat badan lebih stabil. Selain itu, bayi juga memiliki kecerdasan kognitif dan motorik yang lebih baik ketimbang bayi dari ibu yang tidak rutin berolahraga.

  1. Jenis Kelamin Anak Bisa Ditentukan dari Bentuk Perut Ibu

Konon, perut ibu hamil yang lonjong menandakan bahwa bayi yang sedang dikandung berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan jika perut ibu hamil melebar, jenis kelamin anaknya adalah perempuan. Sejauh ini, dunia medis tidak menemukan kaitan antara bentuk perut dan jenis kelamin bayi tidak. Cara yang paling terpercaya untuk mengetahui jenis kelamin adalah melalui USG.

Baca Juga: Ini yang Harus Dipersiapkan Ibu Saat Trimester Ketiga

Ingin tahu lebih banyak mengenai mitos kehamilan trimester ketiga? Ibu bisa tanyakan langsung ke dokter kandungan Halodoc. Di aplikasi, dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu.

Referensi :

Medical News Today. Diakses pada 2020. 14 myths about pregnancy
Pregnancy Birth Baby. Diakses pada 2020. Common myths about pregnancy
South Dakota Department of Health. Diakses pada 2020. Caffeine