Ini 7 Rahasia Anak yang Punya Rasa Percaya Diri Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini 7 Rahasia Anak yang Punya Rasa Percaya Diri Tinggi

Halodoc, Jakarta – Setiap anak pasti memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada anak yang punya sifat ramah dan mudah bergaul dengan orang lain, ada juga yang pemalu dan lebih pendiam. Biasanya, anak yang pemalu memiliki rasa percaya diri yang rendah ketimbang anak-anak yang gampang bergaul dengan orang lain. Tetapi, anak yang pendiam bukan berarti selalu punya percaya diri yang rendah. Setiap karakter seseorang masih bisa dibentuk sejak anak-anak, termasuk meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Baca Juga: Usia yang Tepat untuk Anak Bermain dengan Hewan Peliharaan

Lantas, bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri Si Kecil? Berikut ini sejumlah tips yang perlu orangtua ketahui.

  1. Hargai Setiap Usahanya

Orangtua harus selalu menghargai usaha sekecil apapun yang telah dilakukan oleh Si Kecil.  Hasilnya mungkin saja kurang maksimal, namun hargai setiap pencapaian yang dilakukannya. Terpenting bukan hasil melainkan proses yang telah dijalaninya. Seringnya, ketika orangtua tidak menghargainya, anak-anak merasa malu sehingga dapat menurunkan rasa percaya dirinya. Jadi, pastikan untuk selalu menghargai pencapaian anak, sekecil apa pun itu.

  1. Membiarkannya untuk Membuat Pilihan

Orangtua sebaiknya membiarkan anak untuk membuat pilihannya sendiri. Setiap pilihan pasti punya konsekuensi. Nah, tindakan tersebut bertujuan agar karakter anak semakin kuat ketika harus menghadapi konsekuensi dari pilihan yang sudah dibuatnya. Anak juga bisa belajar untuk mempertimbangkan konsekuensi dari keputusan mereka. Biarkan Si Kecil untuk memutuskan sendiri apakah ia perlu mengenakan jaket, topi, dan sepatu saat musim hujan. Ketika mereka telah mengetahui perbedaan antara hangat dan dingin, mereka berarti telah mampu mengontrol tubuh mereka dan bertanggung jawab atas pilihannya.

  1. Mendukung Setiap Minatnya

Cara lain untuk meningkatkan rasa percaya dirinya, orangtua harus mendukung setiap minatnya. Selain memberikan dorongan, orangtua perlu memastikan anak untuk menindaklanjuti minat mereka. Tidak masalah apabila anak memiliki minat untuk bermain game atau belajar alat musik. Intinya, hal ini bertujuan agar Si Kecil tetap konsisten terhadap hal yang telah dia pilih, sehingga mereka bisa merasakan pencapaiannya di kemudian hari. 

Baca Juga: Terobsesi Superhero Bikin Si Kecil Lebih Agresif?

  1. Membiarkannya untuk Menyelesaikan Masalah Sendiri

Beberapa orangtua mungkin selalu mengambil alih pekerjaan sulit yang dihadapi oleh sang anak. Padahal hal ini dapat menghambat kemampuannya dalam memecahkan suatu masalah. Meski terkadang orangtua merasa tidak tega, tetapi bantuan orangtua sering berisiko mencegah timbulnya rasa percaya diri Si Kecil melalui pemecahan masalahnya sendiri. 

  1. Tidak Menghambat Keingintahuannya

Anak cenderung berkeliaran dan bertanya terus-menerus hingga membuat orangtua lelah menghadapinya. Meskipun melelahkan, hindari mencegah maupun menghentikan perilaku tersebut. Alasannya, bertanya sebenarnya membantu Si Kecil untuk mengetahui hal-hal yang belum mereka ketahui. Hal ini penting untuk membantu perkembangan Si Kecil. Menghambat rasa ingin tahu justru mencegah anak untuk belajar tentang hal-hal baru. Akibatnya, Si Kecil bisa tidak percaya diri ketika dihadapkan dengan hal baru.

  1. Berikan Tantangan Baru

Sekali-kali cobalah untuk memberikan tantangan baru kepada Si Kecil. Tujuannya agar dia beranjak dari zona nyamannya dan mampu mencapai hal-hal lain yang belum pernah dilakukannya. Orangtua bisa mengajaknya untuk melakukan pekerjaan rumah bersama, belajar menaiki sepeda atau mencoba permainan olahraga. 

  1. Tidak Mengomentari Penampilannya

Mengomentari penampilannya dapat menurunkan rasa percaya dirinya. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidak berkomentar negatif terhadap penampilan Si Kecil. Cobalah untuk memberikan komentar positif dan berikan saran yang membangun untuk penampilannya. Ketika anak takut gagal karena khawatir mengecewakan orangtua, maka ia tidak berani untuk mencoba hal baru.

Baca Juga: Melindungi Anak di Era Digital dengan Pola Asuh yang Tepat

Itulah sejumlah hal yang perlu orangtua perhatikan untuk meningkatkan rasa percaya diri Si Kecil. Jika ibu punya pertanyaan lain tentang tumbuh kembang anak, ibu dapat bertanya ke dokter anak Halodoc. Lewat aplikasi, ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi :
Todays Parent. Diakses pada 2019. 11 tips on building self-esteem in children.
Parents. Diakses pada 2019. Simple Ways to Boost Your Child's Self-Esteem.