• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Tips Mengatasi Penyebab Mastitis pada Ibu Menyusui

7 Tips Mengatasi Penyebab Mastitis pada Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu sebagai ibu menyusui mengalami gejala yang mengganggu pada payudara? Misalnya seperti munculnya pembengkakan, adanya benjolan, nyeri atau sensasi terbakar disertai dengan kulit yang berubah kemerahan. Jika iya, maka ibu mesti waspada karena ini adalah gejala mastitis

Melansir Mayo Clinic, mastitis adalah kondisi peradangan yang bisa menyebabkan infeksi pada jaringan payudara. Tidak hanya sebabkan gejala seperti yang disebutkan di atas, mastitis juga dapat sebabkan demam hingga 38 derajat Celcius dan membuat ibu menyusui jadi kesulitan untuk menyusui bayinya. Kondisi ini tidak hanya bisa dialami ibu menyusui, tetapi juga wanita biasa, bahkan pria. 

Baca juga: Ini yang Dimaksud dengan Abses Payudara

Lantas, Bagaimana Cara Atasi Mastitis pada Ibu Menyusui?

Apabila mastitis dialami oleh ibu menyusui, maka terdapat hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, seperti:

  • Jika mengidap mastitis, maka sebaiknya susui bayi sesering mungkin dengan posisi menyusui yang benar supaya tidak menambah nyeri pada payudara. Jika kamu menunda menyusui atau beralih ke susu formula, maka hal ini membuat gejala mastitis semakin parah;

  • Jika tidak sedang menyusui, kamu bisa pompa ASI dengan menggunakan tangan. Mereka tidak disarankan memompa menggunakan alat karena bisa memperparah nyeri;

  • Kenakan bra yang longgar dan nyaman ketika menyusui. Sebaiknya gunakan bra dari bahan katun yang menyerap keringat;

  • Kompres payudara dengan air hangat untuk mengurangi nyeri, ini biasa membuat ibu lebih rileks, dan memperlancar aliran ASI sehingga penyumbatan berkurang;

  • Pijat lembut payudara untuk memperlancar aliran ASI dan membantu ibu lebih rileks;

  • Pastikan untuk selalu konsumsi makanan bergizi dan cukup minum air putih. Selain itu, beristirahatlah juga selama bayi tidur untuk memulihkan kondisi ibu;

  • Minta dokter untuk meresepkan obat pereda nyeri dan demam yang aman dikonsumsi ibu menyusui. Selain itu, ibu menyusui dapat diresepkan antibiotik. Namun, hal ini bisa membuat bayi menjadi lebih gelisah dan mudah rewel.

Meskipun di atas terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan, tetapi lebih baik untuk memeriksakannya terlebih dahulu ke rumah sakit. Buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc dan ikuti instruksi pengobatan yang ia berikan.

Baca juga: 4 Gangguan Kesehatan yang Sering Dialami Ibu Menyusui

Apa Penyebab Mastitis?

Mastitis adalah infeksi pada jaringan payudara yang cukup umum terjadi selama masa menyusui. Umumnya kondisi ini terjadi ketika bakteri, seringkali dari mulut bayi, memasukkan saluran susu melalui celah di puting susu.

Infeksi payudara paling umum terjadi satu hingga tiga bulan setelah melahirkan, tetapi dapat terjadi pada wanita yang belum melahirkan dan pada wanita setelah menopause. Penyebab lain infeksi termasuk mastitis kronis dan bentuk kanker langka yang disebut inflamasi karsinoma.

Pada wanita sehat, mastitis jarang terjadi. Namun, wanita dengan diabetes, penyakit kronis, AIDS, atau gangguan sistem kekebalan tubuh lebih rentan mengalaminya. Sekitar 1 hingga 3 persen ibu menyusui pun mengalami mastitis. Pembengkakan dan kesalahan dalam pengosongan payudara ketika menyusui juga dapat menyebabkan masalah dan memperparah gejalanya.

Mastitis kronis umumnya terjadi pada wanita yang tidak menyusui. Pada wanita pascamenopause, infeksi payudara berhubungan dengan peradangan kronis pada saluran di bawah puting. Perubahan hormon dalam tubuh juga menyebabkan saluran susu tersumbat oleh sel-sel kulit mati. Saluran tersumbat ini membuat payudara lebih mudah sebabkan terjadi infeksi bakteri. 

Baca juga: Makanan Wajib Agar ASI Berlimpah

Adakah Langkah Efektif Mencegah Mastitis?

Kamu bisa melakukan kebiasaan baik ini untuk mencegah mastitis, seperti:

  • Susui anak secara bergantian menggunakan payudara kanan dan kiri;

  • Kosongkan payudara untuk mencegah pembengkakan dan sumbatan;

  • Gunakan teknik menyusui yang baik untuk mencegah puting yang sakit;

  • Biarkan puting yang sakit atau pecah-pecah untuk mengering;

  • Pastikan untuk minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah pastikan menjaga kebersihan selama menyusui seperti mencuci tangan, membersihkan puting, dan menjaga bayi tetap bersih.

 
Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Breast Infection.
NHS UK. Diakses pada 2020. Mastitis.
Mayo Clinic.Diakses pada 2020. Mastitis.