8 Cara Atasi Jet Lag saat Liburan ke Luar Negeri

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
8 Cara Atasi Jet Lag saat Liburan ke Luar Negeri

Halodoc, Jakarta - Pernah kesulitan tidur atau jadwal tidur menjadi kacau balau ketika bepergian melewati zona waktu yang berbeda? Kondisi ini umum dikenal dengan istilah jet lag. Nah, kondisi inilah yang bakal menyebabkan jam biologis tubuh jadi terganggu.

Padahal, jam biologis atau sirkadian merupakan sistem yang dimiliki tubuh untuk mengatur kapan waktu harus tidur dan terbangung. Untungnya, jet lag bukanlah kondisi kronis, dengan kata lain hanya berlangsung sementara. Meski begitu, jet lag yang dialami oleh lansia membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih ketimbang kelompok usia lain.

Nah, pertanyaannya, bagaimana sih cara mengatasi jet lag agar jam biologis kembali normal?

Baca juga: Inilah 3 Gangguan Tidur yang Perlu Diketahui

Pulihkan Jet Lag dengan Tepat

Ketika seseorang mengalami jet lag, dirinya akan merasa sangat mengantuk, tetapi sulit untuk tidur. Awas, kondisi ini bisa menurunkan fokus dan kewaspadaan. Nah, berikut ini beberapa cara mengatasi jet lag yang bisa kita coba:

  1. Pilih penerbangan yang memungkin kita tiba di tempat tujuan siang atau sore hari. Lalu, tetaplah terjaga hingga pukul 10 malam waktu setempat. Jika harus tidur di siang/sore hari, sebaiknya tidak lebih dari dua jam.

  2. Setelah naik pesawat, ubahlah arloji ke zona waktu tujuan.

  3. Hindari mengonsumsi alkohol atau kafein setidaknya tiga hingga empat jam sebelum tidur. Keduanya bertindak sebagai stimulan yang membuat tubuh sulit tertidur.

  4. Setibanya di tempat tujuan, hindarilah mengonsumsi makanan berat.

  5. Jangan berolahraga berat menjelang waktu tidur. 

  6. Cara mengatasi jet lag juga bisa dengan membawa penutup telinga atau mata. Tujuannya untuk membantu mengurangi kebisingan dan cahaya yang bisa mengganggu tidur di pesawat atau di tempat tujuan.

  7. Usahakan tubuh terkena sinar matahari. Sinar matahari bisa menjadi stimulan kuat untuk mengatur jam biologis. Sebaliknya, berdiam diri di dalam ruangan bisa memperburuk jet lag.

  8. Dapatkan waktu tidur yang cukup. Waktu tidur yang cukup dan berkualitas bisa membuat tubuh pulih dari kelelahan selama perjalan. Kurang tidur akan membuat jet lag semakin parah.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Kalau Ajak Bayi Naik Pesawat 

Sulit Berkonsentrasi hingga Dehidrasi

Banyak tanda atau gejala yang dirasakan seseorang ketika mengalami jet lag. Gejala yang paling kentara yaitu rasa lelah dan kantuk pada pagi atau siang hari, dan tak bisa tertidur pada malam. Namun, terdapat pula gejala-gejala jet lag lainnya yang bisa dialami seseorang. Misalnya: 

  • Sulit berkonsentrasi.

  • Sakit kepala atau pusing.

  • Mual.

  • Perasaan tidak enak badan atau lemas.

  • Fokus menurun atau mudah lupa.

  • Gangguan pencernaan, diare, ataupun sembelit. 

  • Gangguan kecemasan.

  • Jantung berdebar-debar.

  • Gangguan dalam bergerak.

  • Dehidrasi.

Baca juga: Susah Tidur? Ini Cara Mengatasi Insomnia

Nah, andaikan gejala-gejala di atas tak kunjung membaik dalam beberapa hari, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu juga bisa kok  bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai cara mengatasi jet lag yang efektif. 

Pertimbangkan Obat-obatan

Andaikan cara mengatasi jet lag di atas tak ampuh, cobalah hubungi dokter untuk mendapatkan bantuan. Dokter mungkin akan meresepkan obat tidur atau penenang untuk mengatasi insomnia. Obat ini bisa membantu kita tidur selama pernerbagan dan beberapa hari setelahnya. 

Meski bisa meningkatkan durasi dan kualita tidur di malam hari, tetapi obat-obatan ini tak signifikan untuk mengurangi gejala jet lag di siang hari. Hal yang perlu digarisawahi, diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Hindari penggunaan obat tidur yang dijual bebas tanpa anjuran dokter. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah jet lag? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter kapan dan di mana saja melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Jet Lag Disorder.
National Sleep Foundation. Diakses pada 2019. Jet Lag and Sleep.