Adakah Komplikasi yang Diakibatkan Amaurosis Fugax?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
adakah-komplikasi-yang-diakibatkan-amaurosis-fugax-halodoc

Halodoc, Jakarta – Amaurosis fugax adalah penyakit mata yang perlu kamu waspadai. Pasalnya, penyakit ini bisa membuat seseorang kehilangan penglihatan dalam periode waktu yang singkat. Amaurosis fugax bisa terjadi karena kurangnya aliran darah menuju retina mata. 

Meskipun amaurosis fugax adalah kondisi yang sementara dan pengidap bisa kembali melihat dalam waktu beberapa menit hingga satu jam, tetapi sebaiknya penyakit mata ini jangan disepelekan. Pasalnya,  amaurosis fugax merupakan indikasi dari adanya kondisi kesehatan yang serius. Bila kamu mengabaikannya, maka bisa terjadi komplikasi yang berakibat fatal. Ketahui komplikasi amaurosis fugax di sini.

Baca juga: Waspada Endoftalmitis, Penyakit Mata yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Penyebab dan Faktor Risiko Amaurosis Fugax

Penyebab utama amaurosis fugax adalah penyumbatan aliran darah yang menuju ke mata oleh plak (sejumlah kecil kolesterol atau lemak) atau gumpalan darah. Biasanya, penyumbatan terjadi di arteri karotis yang sama di mana seseorang mengalami kebutaan. Pembuluh darah yang menyempit juga bisa mengurangi aliran darah menuju ke mata. 

Risiko amaurosis fugax semakin tinggi pada orang-orang yang memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok atau riwayat penyalahgunaan alkohol atau kokain. Amaurosis fugax juga bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan berikut:

  • Tumor otak;

  • Cedera kepala;

  • Sakit kepala migrain;

  • Multiple sclerosis;

  • Lupus erythematosus sistemik;

  • Neuritis optik, yaitu peradangan pada saraf optik; dan

  • Polyarteritis nodosa, yaitu penyakit yang memengaruhi pembuluh darah.

Gejala Amaurosis Fugax

Gejala utama amaurosis fugax adalah kehilangan penglihatan secara tiba-tiba atau sementara. Pengidap akan merasa seolah-olah ada sesuatu yang menutupi kedua bola matanya. Gejala ini bisa muncul sendiri atau bersamaan dengan gejala saraf lainnya. Amaurosis Fugax kadang-kadang juga bisa menjadi salah satu gejala transient ischemic attack atau stroke ringan. Karena itu, gejala lain yang terkait stroke ringan juga bisa muncul, seperti wajah terkulai atau kaku di satu sisi wajah, serta salah satu sisi tubuh kaku mendadak.

Baca juga: Mata Merah, Jangan Biarkan Berlama-lama!

Komplikasi Amaurosis Fugax

Meskipun amaurosis fugax adalah kondisi sementara yang gejala-gejalanya bisa menghilang dalam waktu beberapa menit hingga satu jam, tetapi penyakit mata ini seringkali merupakan indikator serius dari kondisi kesehatan yang mendasarinya. Misalnya, stroke yang bisa menyebabkan kematian. Bila amaurosis fugax diabaikan, pengidap berisiko mengalami komplikasi dari penyakit yang mendasarinya tersebut.

Pengobatan untuk Amaurosis Fugax

Jadi, bila kamu mengalami gejala-gejala amaurosis fugax, sebaiknya temui dokter mata untuk segera diobati. Pengobatan amaurosis fugax tergantung kondisi kesehatan yang mendasarinya. Bila terjadinya penyakit mata ini terkait dengan kadar kolesterol tinggi dan atau pembekuan darah, hal ini menunjukkan bahwa pengidap berisiko tinggi terkena stroke. Stroke terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah di otak, sehingga menyumbat aliran darah yang menuju ke otak. Karena itu, perlu dilakukan pengobatan untuk mengurangi risiko stroke, seperti:

  • Mengonsumsi obat pengencer darah, seperti aspirin atau warfarin;

  • Menjalani prosedur operasi yang dikenal sebagai endarterektomi karotis, di mana dokter akan “membersihkan” plak yang berpotensi menyumbat arteri karotoid; dan

  • Minum obat untuk menurunkan tekanan darah.

Pengobatan amaurosis fugax juga tergantung lokasi dan luasnya penyumbatan arteri. Bila lebih dari 70 persen diameter arteri karotoid yang tersumbat, dokter akan melakukan operasi untuk menghilangkan penyumbatan. 

Tergantung kondisi pengidap, dokter akan melakukan jenis operasi yang tepat. Salah satunya, seperti metode pemasangan pompa sirkuit dengan bola jaring (stent) untuk membuka arteri yang tersumbat.

Baca juga: 3 Penyakit Mata yang Bisa Dideteksi Melalui Screening Retina

Itulah komplikasi amaurosis fugax yang perlu kamu waspadai. Bila ingin mengetahui seputar amaurosis fugax lebih lanjut, tanyakan saja pada ahlinya lewat aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa bertanya-tanya seputar kesehatan pada dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Amaurosis Fugax.
Halodoc. Diakses pada 2019. Amaurosis Fugax.