Adakah Manfaat Puasa bagi Pengidap Gangguan Ginjal?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Adakah Manfaat Puasa bagi Pengidap Gangguan Ginjal?

Halodoc, Jakarta - Banyak ahli berkata kalau puasanya menyimpan banyak keistimewaan bagi tubuh. Menariknya lagi, manfaat ini tak cuma dapat dipetik oleh mereka yang terbilang sehat. Sebab, mereka yang mengidap beberapa kondisi kesehatan juga bisa merasakan manfaatnya. Contohnya, pada pengidap gangguan ginjal.

Lantas, apa sih manfaat puasa bagi pengidap gangguan ginjal?

Baca juga: Idap Gagal Ginjal Kronis, Perlukah Transplantasi Ginjal?

Pengidap Gagal Ginjal dan Ginjal Kronis

Setiap harinya ginjal memiliki berbagai tugas bagi tubuh, tapi ketika berpuasa, organ ini justru diberikan kesempatan untuk beristirahat sejenak. Kondisi ini menyebabkan volume urine seseorang berkurang. Nah, dengan berkurangnya volume urine ini, manfaat puasa bagi pengidap gangguan ginjal dapat membantu memberikan perlindungan khusus terhadap fungsi ginjal.

Tak cuma itu, turunnya volume air pada darah juga bisa memicu meningkatnya fungsi dan kerja sel darah merah dalam tubuh pengidap gangguan ginjal. Menariknya lagi, kondisi ini juga bisa menambah prostaglandin. Zat inilah yang dapat meningkatkan fungsi dan kerja sel darah merah.

Di samping itu, penghentian konsumsi air ketika berpuasa pada pengidap gangguan ginjal, seperti gagal ginjal, terbukti efektif untuk meningkatkan konsentrasi urine pada ginjalnya. Bahkan, bisa meningkatkan kekuatan osmosis pada urine antara 1.000–12.000 mililiter osmosis per kg air. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa memberikan perlindungan khusus terhadap ginjal.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Inilah Penyebab Gagal Ginjal

Yang perlu ditegaskan, meski puasa memiliki manfaat bagi pengidap gangguan ginjal pengidapnya harus selalu memperhatikan kondisi kesehatannya.

Banyak Hal yang Harus Diperhatikan

Meski manfaat puasa bagi pengidap gangguan ginjal cukup beragam, tapi puasa ini hanya bisa dilakukan bila pengidapnya memiliki kondisi fisik yang kuat dan stabil. Yang perlu digarisbawahi, hal ini juga harus atas pertimbangan dan izin dari dokter yang menangani. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk berpuasa, pengidap gangguan ginjal harus berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter.

Nah, berikut beberapa hal yang mesti dipertimbangkan bagi pengidap ginjal kronis selama menjalani ibadah puasa.

  • Tetap mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter ketika sahur dan berbuka.

  • Hindari makanan yang mengandung kalium dan fosfor tinggi. Contohnya, aprikot, kurma, teh, gorengan, soda, kopi, dan keju.

  • Air yang sebaiknya dikonsumsi adalah air mineral. Hindari berbagai macam minuman yang bisa memberatkan kerja ginjal, seperti kopi atau teh.

  • Pengidapnya harus memenuhi cairan tubuhnya dengan cara banyak minum pada waktu berbuka dan sahur. Pengidapnya dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 12 liter untuk menghindari dehidrasi.

  • Bila muncul gejala, seperti bengkak di beberapa bagian tubuh, susah bernapas, kelelahan, dan merasa pusing, maka batalkan puasa dan langsung temui dokter.

Setidaknya setiap 12 minggu selama puasa, pengidapnya mesti berkunjung ke dokter untuk memantau kondisi tubuhnya.

Baca juga: Puasa Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Buktinya

Kesimpulannya, enggak semua pengidap gangguan ginjal diperbolehkan untuk berpuasa. Sebab, ini bergantung dengan kondisi fisiknya masing-masing. Misalnya, pengidapnya yang mengalami masalah, seperti poliuria (mengeluarkan urine lebih banyak dalam satu waktu, dibandingkan dengan berkemih pada biasanya), ataupun kadar gula darah tidak terkendali, sebaiknya tidak berpuasa terlebih dahulu.

Selain itu, pengidap gangguan ginjal yang juga mengalami tekanan darah tinggi dan infeksi, hingga komplikasi fungsi jantung, sebaiknya juga tidak berpuasa. Sebab, kondisi di atas bisa saja membuat kondisi tubuh makin memburuk.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau ingin berdiskusi dengan dokter mengenai puasa Ramadan? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!