10 October 2018

Alami 12 Gejala Ini, Bisa Jadi Kena Blefaritis

Alami 12 Gejala Ini, Bisa Jadi Kena Blefaritis

Halodoc, Jakarta - Masalah mata tak hanya menyoal mata merah, iritasi, atau konjungtivitis saja. Menurut Profesor Ilmu Mata dan Visual di University of Michigan Kellogg Eye Center, Amerika Serikat, meski kamu sudah cukup rutin memeriksakan mata ke dokter, hal-hal aneh pada mata bisa saja muncul sebagai tanda yang mesti diwaspadai. Misalnya, pertumbuhan bulu mata yang tidak normal yang bisa menandai adanya blefaritis pada mata.

Menurut ahli tersebut, blefaritis merupakan peradangan atau iritasi mata yang bisa berujung pada gatal di bagian mata atau timbulnya rasa seperti terbakar. Secara sederhana penyakit ini merupakan radang kelopak mata yang biasanya disebabkan karena infeksi. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri virus fungal maupun parasit.

Tak cuma itu, beberapa ahli juga menduga kalau keluhan mata ini juga bisa dikarenakan kelainan pada kelenjar minyak dan efek samping penggunaan obat-obatan, gangguan kelenjar meibom, hingga mata kering.

Lalu, apa sih gejala-gejala blefaritis yang mesti diwaspadai:

Kenali Gejalanya

Dalam banyak kasus, biasanya blefaritis akan terjadi pada kedua mata. Meski begitu, gejala yang timbul akan lebih parah pada salah satu kelopak mata. Di samping itu, gejala ini bisa saja semakin memburuk di pagi hari. Nah, berikut gejala-gejalanya menurut para ahli:

  • Adanya sensasi panas pada kelopak mata.

  • Timbul rasa gatal, nyeri, bengkak, dan kemerahan di kelopak mata.

  • Bulu mata berkerak atau berminyak.

  • Kelopak mata menjadi lengket.

  • Sering mengedipkan mata.

  • Mata menjadi lebih peka terhadap cahaya (fotofobia).

  • Pertumbuhan bulu mata yang tidak normal.

  • Hilangnya bulu mata pada kasus yang berat.

  • Mata terasa berpasir.

  • Mata tampak berair, bisa juga tampak kering.

  • Terjadinya pengelupasan kulit di sekitar mata.

  • Penglihatan menjadi buram.

Tips Mengatasi Gejalanya

Setidaknya ada beberapa cara alami yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi keluhan ini di stadium awal. Berikut cara merawat dan membersihkan kelopak mata seperti dilansir dalam WebMD:

1. Kompres

Caranya simpel kok. Gunakan kain bersih yang telah dibasahi dengan air hangat. Setelah itu, peras dan tempelkan ke mata selama lima menit. Pastikan mata dalam kondisi sedang tertutup saat mengompres. Kata ahli, cara ini bisa melunakkan kotoran mata yang mengering dan mengeras (krusta), sekaligus membersihkan kotoran berminyak yang menempel di bulu mata.

2. Bersihkan Kotoran

Setelah mengompres mata, selanjutnya bersihkanlah kotoran yang menempel di pangkal bulu mata dengan kain bersih. Namun, pastikan kain tersebut sudah dibasahi dengan air hangat, setidaknya selama 30 detik di sela-sela pengompresan. Setelah itu, lakukan pemijatan pada pangkal bulu mata. Tujuannya, untuk mendorong kotoran yang menyumbat saluran minyak pada kelopak mata.

3. Hindari Menggunakan Make Up

Bila dirimu telah mengidap blefaritis di stadium awal, sebaiknya hindarilah penggunaan make up di sekitar mata untuk mencegah iritasi agar enggak semakin parah. Bila mata sudah sembuh, gunakanlah produk make up baru bila ingin memakai make up. Pasalnya, make up yang lama mungkin telah terkontaminasi. Jangan pula lupa untuk membersihkan make up di sekitar mata secara rutin. Misalnya, setelah menggunakan eyeliner, eyeshadow, maskara, dan sebagainya.

Punya keluhan pada mata dan ingin bertanya langsung kepada dokter? Gampang kok caranya, kamu bisa lho berdiskusi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk berdiskusi mengenai masalah tersebut. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: