3 Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Mata Kering

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
kebiasaan penyebab mata kering

Halodoc, Jakarta - Jika mata kamu terasa kering, hal ini menandakan bahwa mata kamu sedang tidak memproduksi air mata dengan baik. Biasanya, kondisi ini dipengaruhi oleh lingkungan tempat kamu melakukan aktivitas sehari-hari. Yuk, intip penjelasan selengkapnya tentang mata kering, dan kebiasaan yang menjadi penyebab mata kering!

Baca juga: 4 Penyebab Iritasi Mata Berbahaya

Apa Itu Mata Kering?

Penyakit mata kering merupakan suatu kondisi saat mata tidak mendapatkan pelumas yang memadai. Pelumas ini adalah air mata. Jika mata tidak mendapat pelumas yang memadai, mata tidak bisa menghilangkan debu atau benda asing yang mengganggu mata. Akibatnya, mata akan terasa tidak nyaman dan terasa perih.

Pada mata yang sehat, kornea akan terus dialiri oleh air mata ketika berkedip untuk memberi nutrisi pada sel kornea dan melindungi kornea dari debu di lingkungan sekitar, dan kuman yang dapat menimbulkan infeksi. Air mata ini berfungsi untuk membuat permukaan mata tetap halus dan terlindungi. Air mata sendiri merupakan campuran dari lendir, lemak, air, dan protein.

Baca juga: 6 Cara Alami Atasi Sindrom Mata Kering

Apa Saja Gejala Mata Kering?

Penyakit mata kering ditandai dengan gejala mata yang kering dan terasa mengganjal, sensitif terhadap cahaya, gatal, sampai tampak kemerahan. Selain itu, gejala yang timbul antara lain:

  • Rasa perih dan terasa ada benda asing pada mata.

  • Produksi air mata berlebihan, karena respon tubuh terhadap iritasi mata dan diikuti dengan mata yang sangat kering.

  • Sensasi rasa terbakar atau tersengat pada mata.

  • Kotoran mata berlebihan.

  • Penglihatan buram dan kabur.

  • Timbul rasa sakit serta kemerahan pada mata.

  • Air mata tidak keluar saat merasa stres secara emosional.

  • Kelopak mata terasa berat.

  • Sulit membuka mata pada saat bangun tidur, karena menempelnya kelopak atas dan bawah.

  • Mata cepat lelah.

Tingkat keparahan dari gejala-gejala tersebut bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Gejala penyakit mata kering ini juga akan semakin parah saat kamu terlalu lama berada di lingkungan yang udaranya kering, membaca buku, atau menatap layar komputer, televisi, serta smartphone kamu selama berjam-jam.

Apa Saja Kebiasaan yang Dapat Sebabkan Mata Kering?

Kondisi mata kering dapat menyebabkan peradangan pada permukaan mata, kondisi ini dapat menimbulkan jaringan parut pada kornea, dan terjadinya infeksi bakteri. Beberapa kebiasaan di bawah ini juga dapat memicu timbulnya penyakit mata kering, yaitu:

  • Kebiasaan Merokok

Merokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi menjadi salah satu kebiasaan yang dapat memicu terjadinya mata kering. Hal ini bisa terjadi karena asap dari rokok akan mengiritasi mata dan merusak lapisan minyak pelindung mata. Efek jangka panjang dari kondisi ini adalah penyakit katarak, degenerasi makula, hingga kebutaan.

  • Kebiasaan Memakai Riasan pada Area Sekitar Mata

Bagi sebagian besar wanita, sangat penting hukumnya untuk memakai riasan pada area mata dan juga lensa kontak. Pastikan untuk merias area mata tidak terlalu dekat dengan garis bulu mata, agar tidak memblokir kelenjar minyak yang berada di kelopak mata. Jika kamu memakai lensa kontak, pastikan bahwa lensa kontak yang kamu pakai mengandung cukup banyak air.

  • Pemakaian Obat Tetes Mata

Jika kamu mengalami mata kering, gunakan obat tetes mata khusus untuk mata kering. Sebab, obat tetes mata khusus untuk mata kering mampu bertindak sebagai pengganti cairan pelumas mata. Dengan begitu, obat tetes mata akan membantu meringankan mata yang sedang terasa tidak nyaman.

Baca juga: 7 Cara Mudah Dalam Menjaga Kesehatan Mata

Kamu harus memastikan kalau mata kamu mendapatkan istirahat yang cukup. Kamu bisa minum banyak air untuk membantu menjaga selaput lendir mata kamu agar tetap lembap. Gunakan juga kacamata untuk menyaring debu dan partikel lainnya, sehingga kamu terhindar dari mata kering. Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan? Halodoc bisa jadi solusinya. Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!