Alasan Lansia Rentan Terkena Hidronefrosis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Alasan Lansia Rentan Terkena Hidronefrosis

Halodoc, Jakarta - Buang air kecil adalah salah satu hal yang harus dilakukan setiap hari oleh setiap orang untuk membuang cairan yang berlebihan di dalam tubuh. Walau begitu, beberapa orang mungkin pernah mengalami kesulitan untuk mengeluarkan urine tersebut.

Salah satu penyebab seseorang mengalami kelainan tersebut adalah disebabkan oleh hidronefrosis. Gangguan ini dapat menyebabkan rasa sakit pada perut dan panggul. Disebutkan bahwa hidronefrosis rentan dialami oleh lansia. Berikut bahasan lengkap mengenai hal tersebut!

Baca juga: Begini Cara Tepat untuk Diagnosis Penyakit Hidronefrosis

Hidronefrosis Rentan Diidap Lansia

Hidronefrosis adalah sebuah gangguan yang disebabkan oleh pembengkakan ginjal karena terjadinya penumpukan urine. Hal ini terjadi karena urine tidak dapat mengalir keluar dari ginjal ke kandung kemih karena terjadinya sumbatan. Kelainan ini dapat terjadi pada satu atau kedua ginjal.

Penyakit yang membuat urine sulit keluar ini mungkin tidak menyebabkan gejala tertentu. Gejala utama dari hidronefrosis adalah timbulnya rasa sakit pada panggul, perut, hingga selangkangan. Walau begitu, gejala yang terjadi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya.

Lalu, apa alasannya lansia lebih rentan mengalami hidronefrosis? Salah satu gangguan yang rentan terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan hidronefrosis adalah pembesaran prostat. Seseorang yang sudah tua, bagian tubuhnya sudah agak longgar termasuk juga bagian prostat. Ketika terjadi, gangguan ini dapat menghalangi aliran urine,  sehingga menyebabkan terjadinya hidronefrosis.

Walau begitu, terdapat penyebab gangguan pembengkakan ginjal yang dapat menyebabkan seseorang mengalaminya. Salah satunya adalah refluks vesikoureteral, yaitu ketika urine di dalam tubuh mengalir mundur ke ureter dari kandung kemih. Hal tersebut membuat urine sulit untuk dikosongkan dan akhirnya ginjal membengkak.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone kamu! Selain itu, kamu juga dapat melakukan pemeriksaan fisik dengan pemesanan online melalui aplikasi tersebut di beberapa rumah sakit terpilih.

Baca juga: Ketahui 4 Cara Mengatasi Hidronefrosis

Cara Diagnosis Hidronefrosis

Awalnya, dokter akan melakukan pemindaian untuk mendiagnosis gangguan yang terjadi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan gelombang suara untuk melihat organ-organ yang berada di dalam tubuh. Cara ini juga untuk memastikan ginjal orang yang diperiksa bengkak atau tidak.

Apabila dipastikan ginjal bengkak, maka tes ultrasonografi lebih lanjut perlu dilakukan. Beberapa pemeriksaan lainnya yang dapat dilakukan untuk memastikan gangguan yang terjadi hidronefrosis atau bukan, antara lain:

  • Tes urine dan tes darah untuk memeriksa infeksi yang terjadi.

  • Rontgen dan CT scan untuk memberikan gambar di dalam tubuh.

Kamu mungkin juga mendapatkan pemeriksaan lain yang disebut dengan pemindaian MAG3. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pencitraan obat nuklir yang dapat mengevaluasi fungsi dan drainase di ginjal. Hal yang paling penting adalah selalu berdiskusi dengan dokter kamu agar dapat ditangani secara dini.

Baca juga: Hidronefrosis Dapat Sebabkan Gagal Ginjal, Ini Alasannya

Cara Mengobati Hidronefrosis

Setelah dilakukannya diagnosis, dokter akan menentukan cara pengobatan yang efektif untuk mengatasi pembengkakan pada ginjal tersebut. Hal yang paling penting adalah mengetahui penyebabnya, karena beberapa kasus dapat disembuhkan tanpa dilakukannya pembedahan atau operasi.

Jika gangguan tersebut disebabkan oleh infeksi, dokter umumnya akan memberikan antibiotik. Selain itu, jika disebabkan oleh batu ginjal, perawatan yang dilakukan tergantung ukuran dari batu tersebut. Jika batu sudah cukup besar, dokter akan melakukan pembedahan untuk mengeluarkannya.

Jika disebabkan oleh kelebihan urine, dokter mungkin perlu mengangkat dengan penggunaan kateter untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih. Karena poin yang paling penting untuk mengatasi hidronefrosis adalah mengatasinya dengan cepat agar tidak menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. What causes hydronephrosis?
National Kidney Foundation. Diakses pada 2019. Hydronephrosis