• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Seseorang Bisa Mengalami Sakit Perut Bagian Bawah

Alasan Seseorang Bisa Mengalami Sakit Perut Bagian Bawah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Alasan Seseorang Bisa Mengalami Sakit Perut Bagian Bawah

“Sakit perut bagian bawah biasanya ditandai dengan nyeri tertusuk benda tajam atau kram. Di balik sejumlah kondisi tersebut, penyebabnya sangat beragam. Mulai dari gangguan ringan seperti menstruasi, bahkan gangguan berat seperti sakit ginjal atau kanker.”

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu mengalami rasa sakit perut di bagian bawah? Jika ya, kamu perlu waspada! Sakit perut di area tersebut tidak selalu berkaitan dengan organ reproduksi saja, tetapi bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada saluran kemih, pencernaan, dan kelainan saraf. Meski dapat dialami oleh pria tau wanita, wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalaminya.

Baca juga: Catat, Ini Pertolongan Pertama saat Anak Sakit Perut

Sakit Perut Bagian Bawah pada Wanita

Sakit perut bagian bawah pada wanita pada umumnya berhubungan dengan organ reproduksi, seperti alat kelamin wanita, ovarium, rahim, serviks, atau tuba falopi. Ada kemungkinan sakit perut bagian bawah disebabkan oleh berbagai faktor berikut:

  • Abrupsio plasenta, yaitu gangguan lain pada plasenta saat hamil.
  • Endometriosis, yaitu jaringan dalam dinding rahim yang tumbuh di luar rahim.
  • Fibroid, yaitu pertumbuhan jaringan non kanker di dalam rahim.
  • Gangguan pada serviks seperti infeksi, radang, atau kanker
  • Hamil di luar kandungan atau kehamilan ektopik.
  • Kanker rahim.
  • Keguguran.
  • Kista ovarium atau gangguan lain pada ovarium.
  • Ovulasi atau proses pembuahan.
  • Penyakit radang panggul.
  • Radang saluran tuba atau salpingitis.
  • Sakit perut akibat menstruasi.

Sakit Perut Bagian Bawah pada Pria dan Wanita

Untuk rasa sakit pada bagian bawah perut yang tidak berkaitan dengan organ reproduksi, biasanya ditimbulkan karena adanya infeksi pada organ non-reproduksi, seperti kandung kemih, tulang panggul, atau usus besar. Nah, sejumlah kondisi tersebut bisa dialami oleh pria atau wanita. Berikut ini kemungkinan penyebabnya:

  • Batu ginjal.
  • Cedera.
  • Divertikulitis, yaitu infeksi pada satu atau lebih kantong kecil di saluran pencernaan.
  • Gangguan usus.
  • Infeksi ginjal.
  • Patah tulang panggul.
  • Penyakit Crohn, yaitu radang usus kronis yang memengaruhi lapisan saluran pencernaan.
  • Penyakit menular seksual seperti gonore atau sifilis.
  • Radang kandung kemih.
  • Radang usus buntu.

Baca juga: Begini Cara Mengatasi Sakit Perut Melilit

Langkah Mendiagnosis Sakit Perut Bagian Bawah

Supaya kamu bisa mendapatkan kepastian terhadap sakit perut bagian bawah yang dialami, sebaiknya kamu menanyakan kondisi diri pada dokter, khususnya bila kamu merasakan tanda sakit perut bagian bawah seperti, muntah-muntah apalagi jika disertai darah, demam, nyeri saat buang air kecil atau bahkan buang air kecil terasa panas dan mengganggu, perut terasa sakit jika disentuh, sesak napas, dan sakit perut terjadi saat hamil.

Biasanya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan keluhan yang kamu alami seperti sudah berapa lama merasakan sakit pada bagian bawah perut? Seperti apa rasa sakitnya? Kapan rasa sakit sering muncul, apakah saat pagi, malam hari, sesudah makan, atau saat apakah ada gangguan saat buang air kecil atau buang air besar? Dan apakah kamu hamil? 

Selain itu, dokter bisa melakukan pemeriksaan penunjang, seperti USG atau pemeriksaan laboratorium. Bila sudah diketahui penyebab dari sakit perut bagian bawah yang kamu alami, maka dokter akan memberikan penanganan yang tepat sesuai dengan penyebab yang mendasari sakit perut bagian bawah itu muncul. Jika kamu penasaran terkait prosedur yang akan dilakukan, silahkan bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc.

Baca juga: Sakit Perut Bagian Tengah, Kapan Perlu Penanganan Dokter?

Langkah Perawatan Selama Pengobatan

Sembari menjalani pengobatan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dengan menjalankan beberapa langkah ini:

  • Perbanyak minum air.
  • Jangan menahan buang air kecil.
  • Rutin berolahraga.
  • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang.
  • Berhenti merokok dan konsumsi alhokol.

Jangan sepelekan sakit perut bagian bawah karena bisa saja menjadi pertanda adanya penyakit tertentu. Disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami sejumlah keluhan. Hal tersebut bertujuan agar kamu mendapatkan penanganan tepat sesuai dengan penyebab yang mendasari.

Referensi:

Net Doctor. Diakses pada 2021. Lower abdominal pain in women: 15 possible causes and treatments.

Better Health. Diakses pada 2021. Abdominal pain in adults.

Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. What’s Causing Your Lower Abdominal Pain?