• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Amankah Ibu Menyusui untuk Minum Obat Flu?

Amankah Ibu Menyusui untuk Minum Obat Flu?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Setelah melahirkan, kini tubuh menjadi milik ibu lagi. Ibu bisa makan makanan yang sudah lama tidak dimakan yang tidak boleh dimakan ketika hamil. Ibu juga dapat mengobati rasa sakit atau penyakit dengan berbagai obat. 

Namun, jika ibu sedang menyusui anak, maka belum tentu dapat sebebas itu mengonsumsi makanan, minuman, dan obat-obatan. Ingatlah, jika ibu menelan suatu makanan, bayi pun juga akan menelannya. Jadi, jika ibu mengalami flu biasa, adakah potensi bahaya bagi Si Kecil jika ibu minum obat flu?

Setiap Makanan Ditransfer ke ASI dan Berisiko

Hampir semua obat yang ada dalam darah akan ditransfer ke ASI sampai batas tertentu. Sebagian besar obat melakukannya pada tingkat rendah dan tidak menimbulkan risiko nyata bagi kebanyakan bayi. Namun, ada pengecualian ketika obat dapat terkonsentrasi dalam ASI. Akibatnya, setiap obat harus dipertimbangkan secara terpisah. 

Baca juga: Batuk Saat Menyusui? Atasi dengan 6 Obat Alami Ini

Kesehatan dan usia bayi memengaruhi bagaimana ia dapat dipengaruhi oleh paparan obat dalam ASI. Paparan obat dalam ASI menimbulkan risiko terbesar bagi bayi prematur, bayi baru lahir, dan bayi yang secara medis tidak stabil atau memiliki ginjal yang berfungsi buruk. Risiko terendah untuk bayi sehat 6 bulan dan lebih tua, yang dapat memindahkan obat melalui tubuh mereka secara efisien. 

Wanita yang menyusui lebih dari satu tahun setelah melahirkan sering membuat jumlah susu yang relatif lebih kecil. Ini mengurangi jumlah obat yang ditransfer ke ASI. Pun obat-obatan yang digunakan dalam dua hari setelah melahirkan pada tingkat yang sangat rendah untuk bayi karena terbatasnya volume ASI yang dihasilkan selama masa ini. 

Sebagian besar obat-obatan aman dikonsumsi saat menyusui. Ada juga manfaat dari terus minum obat untuk kondisi kronis selama menyusui sering melebihi risiko potensial. Namun, beberapa obat tidak boleh untuk dikonsumsi saat menyusui. Jika ibu minum obat yang dapat membahayakan bayi, mungkin ibu perlu pengobatan alternatif. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai obat yang aman dikonsumsi selama menyusui. Dokter mungkin merekomendasikan menyusui saat obat yang dikonsumsi berada pada tingkat rendah dalam ASI ibu. 

Baca juga: 4 Gangguan Kesehatan yang Sering Dialami Ibu Menyusui

Terkadang dokter mungkin menyarankan ibu untuk berhenti menyusui sementara atau permanen, tergantung pada berapa lama ibu perlu minum obat. Jika ibu mendapatkan pemberitahuan sebelumnya, sebaiknya pompa dan simpan ASI untuk digunakan. Jika ibu harus berhenti menyusui hanya sementara, pompa juga ASI untuk menjaga persediaan ASI sampai ibu dapat menyusui lagi. Buang ASI yang dipompa saat ibu minum obat. 

Jika ibu tidak yakin apakah suatu obat sesuai dengan pemberian ASI, pompa ASI, kemudian beri label dan simpan ASI dalam area yang terpisah sampai ibu memeriksakan diri ke dokter. Jika ibu harus berhenti menyusui secara permanen, tanyakan pada dokter tentang bagaimana penyapihan dan pemilihan susu formula. 

Ibu Menyusui Sebaiknya Perhatikan Ini saat Minum Obat Flu

Banyak produk obat batuk yang dijual bebas dianggap aman selama kehamilan. Secara otomatis umumnya juga dianggap aman bagi ibu menyusui sebagai pengobatan sang ibu, tentu saja dengan tindakan dan pencegahan yang sama. 

Baca juga: Nutrisi yang Diperlukan Ibu Menyusui

Sebaiknya pilih obat dengan hanya satu bahan untuk gejala yang paling mengganggu dan hindari batuk kombinasi dan obat flu biasa yang mengandung bahan untuk batuk, bersin, sakit kepala, dan sebagainya. Ibu juga dapat minum ibuprofen dan paracetamol saat menyusui. Obat-obatan tersebut tidak terbukti memberikan dampak negatif pada sebagian besar bayi yang baru lahir. Namun, jika perilaku bayi berubah menjadi lebih rewel, pertimbangkan kembali bahwa itu mungkin ada hubungannya dengan pengobatan yang ibu lakukan. 

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Breast-feeding and Medications: What Safe?