Anak Kecil Rentan Mimisan, Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Anak Kecil Rentan Mimisan, Ini Penjelasannya

Halodoc, Jakarta – Mimisan dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Namun sebaiknya ibu jangan khawatir jika anak alami mimisan secara tiba-tiba. Mimisan merupakan salah satu kondisi perdarahan pada hidung yang umum terjadi pada seseorang.

Baca juga: Mimisan Bisa Jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Meskipun terlihat cukup menyeramkan, namun kondisi mimisan tidak berbahaya dan dapat dilakukan penanganan secara mandiri di rumah. Sebaiknya ibu ketahui apa penyebab anak mengalami mimisan agar dapat mengatasi masalah ini dengan tepat.

Anak Alami Mimisan? Ini Penyebabnya!

Kondisi mimisan umum dialami oleh anak-anak yang memiliki rentang usia 3 hingga 10 tahun. Tidak hanya anak-anak, wanita yang sedang hamil, orang-orang yang mengonsumsi pengencer darah dan memiliki penyakit kelainan darah juga rentan mengalami kondisi ini.

Biasanya, seseorang yang mengalami mimisan mengalami perdarahan melalui kedua atau salah satu lubang hidung. Durasi perdarahan yang dialami oleh tiap orangnya akan berbeda-beda, ada yang hanya mengalami mimisan selama beberapa detik hingga 20 menit.

Ketahui penyebab mimisan yang sering terjadi pada anak. Umumnya, mimisan pada anak terjadi karena kondisi alergi, pilek atau udara yang kering pada sekitar anak. Tidak hanya itu, ada faktor lain yang meningkatkan risiko anak alami mimisan, seperti membuang ingus terlalu kencang dan mengalami cedera pada bagian hidung.

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Mimisan pada Anak

Sebaiknya ibu perhatikan anak ketika sedang melakukan aktivitas atau kegiatan tertentu. Masuknya benda asing pada hidung dapat sebabkan mimisan pada bagian belakang hidung. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa membahayakan kesehatan anak.

Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika anak mengalami cedera kepala yang disertai kondisi mimisan. Tidak hanya itu, mimisan pada anak yang terjadi berulang dan berlangsung lebih dari 20 menit perlu diwaspadai. Kondisi ini bisa menjadi gejala adanya penyakit yang lebih serius, seperti sinusitis, gangguan pembekuan darah atau penyakit hipertensi.

Tangani Mimisan dengan Cara Ini

Ada beberapa pemeriksaan untuk mengetahui penyebab mimisan. Tes darah perlu dilakukan untuk memastikan tidak adanya gangguan pembekuan darah pada anak. Tes pencitraan juga bisa dilakukan untuk melihat apakah ada kelainan atau tidak pada hidung anak. Selain itu, endoskopi dilakukan untuk memeriksa hidung bagian dalam.

Baca juga: Sering Mimisan, Hati-Hati 4 Penyakit Ini

Tidak ada salahnya untuk melakukan penanganan secara mandiri di rumah ketika anak mengalami mimisan. Ibu bisa melakukan beberapa penanganan ini, seperti:

  1. Dudukkan anak dengan tegak dan jangan biarkan anak berbaring. Posisi duduk membantu mengurangi tekanan pembuluh darah pada hidung. Kondisi ini dapat menghentikan perdarahan yang terjadi pada hidung.

  2. Sebaiknya condongkan tubuh anak ke depan agar darah yang keluar dari hidung tidak masuk ke tenggorokan. Darah yang tertelan memicu anak mengalami muntah dan mual.

  3. Tidak ada salahnya untuk menyarankan anak bernapas melalui mulut secara sementara dan tutup hidung anak selama 10 menit.

  4. Kompres pangkal hidung dengan air dingin untuk memperlambat perdarahan yang terjadi.

Nah, untuk pencegahan mimisan pada anak bisa dilakukan dengan beberapa cara. Sebaiknya ibu menjaga kelembapan udara pada kamar anak agar tidak terlalu kering. Selain itu, hindari anak dari paparan asap rokok secara langsung agar kesehatan anak tetap terjaga. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Nosebleed
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Nosebleed