• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Sakit Perut, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Anak Sakit Perut, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Anak Sakit Perut, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Halodoc, Jakarta – Sakit perut adalah masalah kesehatan yang umum dialami anak-anak. Biasanya, kondisi tersebut disebabkan oleh sesuatu yang tidak serius, seperti terlalu banyak makan, dorongan untuk buang air besar (BAB), atau rasa gugup ketika akan menghadapi acara besar. 

Meski begitu, ibu dianjurkan untuk tidak menyepelekan sakit perut pada anak. Pasalnya, kondisi tersebut juga bisa menjadi gejala dari sesuatu yang serius. Ibu perlu mengetahui kapan harus membawa anak ke dokter saat ia sakit perut.

Penyebab Anak Sakit Perut

Rasa sakit adalah cara tubuh untuk memberi tahu bahwa ada masalah yang sedang terjadi dalam tubuh. Begitu juga dengan sakit perut. Namun, ketika anak mengalami sakit perut, masalahnya tidak selalu berasal dari perut.

Area perut meliputi seluruh area antara dada dan tulang panggul. Isi perut juga lebih dari sekadar usus. Dengan banyaknya organ di perut, masalah pada organ yang berbeda bisa menimbulkan gejala serupa.

Berikut ini beberapa penyebab umum sakit perut pada anak:

  • Sembelit

Sembelit adalah alasan utama anak-anak mengalami sakit perut. Bila ia sudah lama tidak BAB atau sulit BAB, Si Kecil mungkin mengalami sembelit.

  • Diare

Diare sering kali disebabkan oleh infeksi yang oleh sebagian orang disebut ‘flu perut’. Sakit perut adalah salah satu gejala diare yang membuat anak menjadi sering bolak-balik ke kamar mandi!

  • Masalah Perut Lainnya

Sakit perut juga bisa terjadi dengan infeksi saluran kemih atau usus yang tersumbat. Infeksi oleh bakteri atau parasit, heartburn, penyakit iritasi usus besar, atau penyakit radang usus juga bisa menjadi penyebab sakit perut pada anak.

  • Makanan

Beberapa anak mengalami sakit perut karena mereka makan terlalu banyak, makan makanan yang terlalu pedas atau berminyak, atau makanan yang sudah basi.

Baca juga: Keracunan Makanan Basi, Ini Penanganan Pertama

  • Intoleransi Makanan atau Alergi Makanan

Beberapa anak memiliki kesulitan mencerna zat tertentu dalam makanan. Kondisi ini disebut intoleransi makanan. Misalnya, anak dengan intoleransi laktosa mengalami kesulitan mencerna laktosa, sejenis gula yang ditemukan dalam susu dan makanan olahan susu lainnya.

Alergi makanan adalah kondisi yang berbeda. Alergi makanan bisa menimbulkan reaksi sistem kekebalan yang bisa merugikan tubuh. Anak dengan alergi makanan harus selalu menghindari makanan tersebut.

  • Radang Usus Buntu 

Bila sakit perut anak awalnya dimulai dari pusar, lalu berpindah ke sisi kanan bawah perut, Si Kecil mungkin mengalami radang usus buntu. Demam atau muntah, disertai rasa sakit perut yang semakin parah dan hilangnya nafsu makan, juga bisa menjadi tanda radang usus buntu.

  • Infeksi di Tempat Lain Dalam Tubuh  

Sakit perut juga bisa disebabkan oleh masalah lain yang ada di luar area perut, seperti sakit tenggorokan, radang paru-paru, infeksi telinga, atau batuk.

  • Stres

Banyak anak mengalami sakit perut ketika mereka sedang khawatir atau stres.

Baca juga: Sakit Perut jadi Gejala Tambahan COVID pada Anak, Ini Penjelasannya

Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?

Ibu, sakit perut pada anak biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Kondisi ini bisa diatasi dengan memberikan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau acetaminophen. Tanpa perlu keluar rumah, ibu bisa membeli obat untuk anak melalui aplikasi Halodoc. Ibu juga dianjurkan untuk memberi anak banyak cairan untuk menjaga anak tetap terhidrasi.

Namun, segera bawa anak ke dokter bila ibu melihat salah satu dari gejala berikut ini: 

  • Sembelit yang semakin sering terjadi.
  • Sakit perut berulang tanpa penyebab yang jelas.
  • BAB berdarah.
  • Diare.
  • Demam dan batuk.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan. 
  • Terlihat kesakitan.
  • Sakit perut parah hingga membuat anak tidak bisa tidur atau mengganggu kehidupannya sehari-hari.
  • Penyakit kuning.

Dokter anak bisa melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui penyebab sakit perut pada anak dan memberi pengobatan yang tepat.

Baca juga: Ibu, Ketahui 6 Obat Sakit Perut Alami untuk Anak

Itulah penjelasan mengenai sakit perut pada anak dan kapan harus membawanya ke dokter. Jadi, jangan lupa download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk memudahkan ibu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap untuk keluarga.



Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2021. Stomachaches.
Children’s Health. Diakses pada 2021. Stomach pain in kids: When to worry