Anak Terus-terusan Main Gadget, Tanda Pola Asuh yang Salah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
anak-terus-terusan-main-gadget-tanda-pola-asuh-yang-salah-halodoc

Halodoc, Jakarta – Anak-anak yang masih sangat kecil terus-menerus menatapi layar smartphone atau tablet rasanya sudah bukan menjadi pemandangan yang asing lagi di zaman yang semakin canggih seperti saat ini. Melalui benda kecil nan canggih tersebut, anak-anak memang bisa mendapatkan berbagai macam hiburan, mulai dari permainan sampai video-video menarik.

Enggak heran bila bukan hanya orang dewasa saja yang bisa kecanduan gadget, namun anak-anak pun juga bisa. Tapi, sebenarnya apa yang membuat anak-anak yang masih kecil bisa kecanduan bermain gadget? Apakah ada yang salah dengan pola asuh orangtuanya? Yuk, simak penjelasannya di sini.

Di zaman di mana perkembangan teknologi sudah semakin canggih saat ini, memang sulit untuk menghindarkan anak sama sekali dari penggunaan gadget, seperti smartphone dan tablet. Bagaimanapun juga gadget tidak selalu memberikan dampak buruk dan bisa dijadikan salah satu alat pembelajaran untuk anak. Tapi, orangtua juga perlu berhati-hati, karena di balik manfaat baik gadget, benda canggih tersebut juga berpotensi membuat anak kecanduan.

Beberapa ahli percaya, anak-anak yang terus-menerus bermain gadget sedikit banyak dipengaruhi oleh bagaimana cara orangtua mengasuh anak. Berikut pola asuh yang bisa membuat anak kecanduan gadget:

1. Pola Asuh Digital

Semakin banyak orangtua masa kini yang menjadikan gadget sebagai pengganti baby sitter. Misalnya, saat Si Kecil menangis di mal, orangtua malah memberikannya tablet agar ia bisa diam dan duduk dengan tenang. Pola asuh digital seperti itu banyak dilakukan orangtua karena dianggap praktis dan bisa membuat anak tenang dalam waktu cepat.

Padahal, ada cara lain yang lebih baik untuk menenangkan anak, seperti memeluk atau menggendongnya. Bila ibu terus mengasuh anak dengan mengandalkan gadget seperti itu, jangan heran bila Si Kecil lama-kelamaan akan sulit atau tidak bisa berhenti bermain gadget.

Selain itu, pola asuh digital juga bisa membuat anak jadi sulit bergaul, karena minimnya frekuensi ia berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

2. Membiarkan Anak Bermain Gadget Sampai Malam

Angka kurang tidur pada anak di Inggris kian meningkat. Penyebab yang paling umum adalah penggunaan media sosial dan peralatan digital sebelum jam tidur. Tidak sedikit orangtua yang tidak memberikan batasan waktu penggunaan gadget pada anaknya, sehingga Si Kecil kerap bermain gadget sampai larut malam hingga mengganggu jam tidurnya. Padahal, bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, memiliki waktu istirahat yang cukup sangat penting untuk tumbuh kembangnya.

Baca juga: Perlu Tahu, Inilah Pengaruh Gadget pada Perkembangan Anak

3. Orangtua Juga Sibuk dengan Gadgetnya

Orangtua yang kecanduan gadget juga bisa menularkan hal tersebut ke anak-anak, lho. Kebanyakan anak yang kecanduan bermain gadget juga memiliki orangtua yang sering sibuk sendiri dengan gawai mereka. Entah karena sibuk membalas pesan, membuka media sosial di ponsel, atau menonton streaming di laptop.

Orangtua yang kecanduan gadget tanpa sadar akan mengabaikan perkataan atau keinginan anak. Ini tidak hanya bisa menimbulkan kekecewaan dalam diri anak, namun juga bisa berimbas lebih jauh, yaitu membuat anak mempelajari perilaku orangtuanya tersebut.

Jadi, para orangtua yang merasa sulit menjauhkan anaknya dari gadget, coba ingat-ingat kembali dan intropeksi diri. Apakah ibu juga merupakan pengguna gadget yang sangat aktif hingga sampai taraf candu, bahkan juga sering mengabaikan Si Kecil?

Baca juga: Anak Susah Diatur bisa Jadi karena Mencontoh Perilaku Orangtua

Jadi, para orangtua dianjurkan untuk memberikan gadget sesuai porsinya untuk belajar anak. Penggunaan gadget yang sehat adalah satu sampai dua jam dalam sehari. Bila terlalu lama dari itu, maka itu bukanlah proses pembelajaran yang tepat dan berpotensi membuat anak kecanduan gadget. Selain itu, orangtua juga dianjurkan untuk mengimbangi penggunaan gadget dengan mengajak anak untuk bermain di luar rumah.

Ibu bisa memikirkan berbagai cara kreatif agar anak tidak hanya diam di rumah saja bermain gadget. Mendorong anak untuk sering bermain dengan teman-teman sebayanya juga sangat penting untuk meningkatkan kemampuan bergaulnya.

Baca juga: Tips Bijak Mengatur Penggunaan Gadget pada Anak

Bila ibu ingin bertanya seputar pola asuh anak, gunakan saja aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.