Apakah Anak Muda Bisa Terserang Gagal Ginjal Akut?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Apakah Anak Muda Bisa Terserang Gagal Ginjal Akut?

Halodoc, Jakarta - Ginjal yang sehat berfungsi membersihkan kelebihan cairan, mineral, dan produk limbah tubuh lainnya melalui urine. Organ ini membantu menyeimbangkan volume elektrolit dan mengatur pH dalam tubuh. Ketika ginjal kehilangan fungsi tersebut, maka cairan, garam dan limbah dapat menumpuk di aliran darah. Kondisi ini bisa berkembang menjadi gagal ginjal.

Baca Juga: Lebih Berbahaya Gagal Ginjal Akut atau Gagal Ginjal Kronis?

Gagal ginjal mungkin lebih umum pada lansia atau orang dewasa. Tetapi, hati-hati ternyata anak muda ternyata juga berisiko mengidap kondisi ini. Pola hidup yang tidak sehat sering menjadi penyebabnya. Selain itu, gagal ginjal bisa dipicu oleh kelainan bawaan atau penyakit berikut ini:

  1. Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal polikistik adalah kelainan genetik yang menyebabkan pembentukan kista dalam ginjal. Kondisi ini ditandai dengan munculnya banyak kista berukuran kecil di kedua ginjal. Ada dua bentuk utama ginjal polikistik yang dibedakan oleh pola pewarisannya, yaitu autosom resesif dan autosomal dominan. Autosomal dominan adalah bentuk paling umum yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa muda.

  1. Sindrom Goodpasture

Sindrom Goodpasture atau penyakit membran basal anti-glomerulus adalah kondisi langka yang menyebabkan glomerulonefritis, yaitu peradangan akut atau kronis  pada glomerulus ginjal. Penyakit ini umumnya mempengaruhi pria muda, anak-anak, dan orang tua. Sindrom Goodpasture termasuk kondisi serius karena bisa berkembang cepat ke tahap akhir penyakit ginjal, atau total kehilangan fungsi ginjal.

  1. IgA Nefropati

IgA nefropati adalah pengendapan kompleks imun IgA di dalam glomeruli. Pada awalnya, penyakit ini ditandai dengan kandungan darah atau protein dalam urine. IgA nefropati adalah penyakit ginjal yang sering menyerang orang dewasa muda. Namun, orang yang lebih muda biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan ginjal yang jelas karena prosesnya membutuhkan bertahun-tahun untuk berkembang ke tahap akhir. 

Baca Juga: Sering Minum Soda Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Akut?

Kalau kamu menemukan darah dalam urine, segera periksakan ke dokter untuk memastikan apakah kamu mengalami masalah pada ginjal. Penyakit ginjal yang diketahui lebih dini akan lebih mudah diobati dan memiliki peluang sembuh lebih besar. Sebelum mengunjungi rumah sakit, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc terlebih dahulu.

 

  1. Hemolitik Uremik Sindrom (HUS)

Hemolitik uremik sindrom (HUS) adalah jenis penyakit ginjal lainnya yang disebabkan oleh infeksi pada sistem pencernaan. Infeksi ini menyebabkan ginjal memproduksi zat beracun yang dapat merusak sel-sel darah merah. Sel darah merah yang rusak dapat menyumbat sistem penyaringan pada ginjal, sehingga menyebabkan gagal ginjal. Kondisi ini sering menjadi penyebab utama terjadinya gagal ginjal mendadak pada anak kecil.

  1. Refluks Nefropati

Refluks nefropati disebabkan karena seluruh zat yang telah melewati proses penyaringan dalam ginjal dan keluar bersama urine kembali masuk ke bagian ginjal. Kondisi ini disebabkan kandung kemih mengalami masalah, sehingga katup yang seharusnya menuju ureter tidak mampu bekerja dengan semestinya. Kemudian, refluks nefropati dapat menyebabkan gagal ginjal. Refluks nefropati sering menjadi kondisi bawaan lahir, sehingga sering dialami oleh anak-anak.

Baca Juga: Panduan Hidup Sehat untuk Jaga Fungsi Ginjal

Selain penyakit-penyakit di atas, konsumsi minuman yang mengandung tinggi gula, makanan tinggi lemak atau tinggi garam serta makanan berpengawet juga dapat sebabkan gagal ginjal. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi makanan dan minuman tersebut dan sebisa mungkin menggantinya dengan makanan yang berserat tinggi.

Referensi :
Live Strong. Diakses pada 2019. Causes of Kidney Failure in Young Adults.
Medicinenet. Diakses pada 2019. Most Common Cause of Kidney Failure in Young Children Is...!