Apakah Mastoiditis Termasuk Penyakit Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Apakah Mastoiditis Termasuk Penyakit Berbahaya?

Halodoc, Jakarta – Gangguan pada telinga adalah masalah yang tidak dapat dianggap sepele. Tidak ada salahnya untuk segera periksa kesehatan pada dokter ketika kamu mengalami nyeri pada sekitar telinga yang disertai dengan kondisi demam pada tubuh.

Baca juga: Kenali Lebih Dalam tentang Mastoiditis

Jika kamu mengalami pembengkakan pada daun telinga, belakang telinga terasa nyeri, dan terdapat cairan keluar dari telinga, maka bisa jadi kamu mengalami mastoiditis. Mastoiditis adalah gangguan telinga yang terjadi akibat infeksi pada bagian tonjolan telinga atau tulang mastoid. Lalu, apakah penyakit ini berbahaya bagi pengidapnya?

Bahaya, Mastoiditis Timbulkan Komplikasi Kesehatan

Tidak ada salahnya untuk mengenal penyakit mastoiditis lebih banyak agar kamu dapat mencegah timbulnya penyakit mastoiditis dengan menghindari faktor pemicu penyakit ini.

Infeksi pada tulang mastoid yang tidak segera diatasi dapat membahayakan pengidapnya. Penyakit mastoiditis dapat menyebabkan komplikasi kesehatan, seperti lumpuhnya saraf wajah, nyeri kepala, penyakit vertigo, peradangan selaput otak hingga kehilangan pendengaran. 

Tidak hanya dapat menyebabkan seseorang kehilangan pendengaran, mastoiditis juga dapat menghancurkan bagian tulang mastoid jika infeksi atau peradangan tidak segera diatasi. Parahnya, meskipun penyakit ini umum terjadi, namun penanganan yang tidak tepat dapat menyebabkan kematian pada pengidapnya.

Infeksi bakteri nyatanya menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami kondisi mastoiditis. Bakteri Haemophilus influenzae, staphylococcus atau streptococcus adalah bakteri penyebab mastoiditis. Peradangan telinga yang tidak segera diatasi dapat menjadi penyebab mastoiditis.

Hindari kebiasaan yang menyebabkan kamu mengalami kondisi otitis media supuratif kronis. Kondisi ini meningkatkan risiko kamu mengalami mastoiditis dan sebaiknya jaga kebersihan telinga untuk menghindari kondisi mastoiditis.

Baca juga: Alami Vertigo, Benarkah Gejala dari Mastoiditis?

Ketahui gejala yang muncul pada pengidap mastoiditis sehingga pengobatan dapat dilakukan dengan tepat. Gejalanya di antara lain:

  1. Telinga mengeluarkan nanah.

  2. Kondisi nyeri pada telinga.

  3. Mengalami demam secara tiba-tiba.

  4. Sakit kepala.

  5. Menurunnya kemampuan pendengaran.

  6. Kehilangan kemampuan pendengaran.

  7. Pembengkakan pada bagian telinga. 

Ketahui Perawatan dari Penyakit Mastoiditis

Selain telinga yang mengalami kondisi nyeri dan disertai demam pada tubuh, gejala lain yang perlu diperhatikan terkait dengan penyakit mastoiditis seperti telinga yang mengeluarkan nanah dan muncul kondisi pembengkakan serta kemerahan pada telinga.

Tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan terhadap kesehatan telinga secara berkala pada rumah sakit terdekat untuk menghindari penyakit mastoiditis. Menjaga kebersihan telinga adalah solusi terbaik untuk merawat kondisi mastoiditis agar kondisinya tidak semakin memburuk. Jaga kondisi telinga agar tetap kering dan bersih. Cegah infeksi dengan menghindari suara yang sangat bising. Suara yang bising nyatanya dapat memperburuk kondisi mastoiditis.

Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi mastoiditis, seperti CT Scan dan rontgen untuk memastikan penyebab infeksi pada bagian telinga. Tidak hanya itu, pemeriksaan fisik juga dilakukan untuk menunjang hasil diagnosis dokter.

Setelah dipastikan kondisi kesehatan yang kamu alami, pengobatan dilakukan untuk mengatasi kondisi mastoiditis, seperti penggunaan obat atau operasi untuk melakukan pengangkatan tulang mastoid.

Baca juga: Hal yang Perlu Dilakukan untuk Mengobati Mastoiditis

Biasanya, tindakan operasi dilakukan ketika pengobatan dengan penggunaan obat tidak berhasil dilakukan. Selain operasi, kamu bisa lakukan perawatan di rumah untuk mengurangi gejala yang kamu rasakan akibat penyakit mastoiditis. Rutin kunjungi dokter THT untuk membersihkan telinga dan mengetahui gangguan yang terjadi sejak dini dapat membantu untuk menghindari penyakit mastoiditis.

Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2019. Mastoiditis
Healthline. Diakses pada 2019. Mastoiditis
Medical News Today. Diakses pada 2019. What is Mastoiditis?