27 November 2018

Apakah Olahraga Dapat Meminimalisir Gangguan Kepribadian?

Apakah Olahraga Dapat Meminimalisir Gangguan Kepribadian?

Halodoc, Jakarta - Apabila kamu mempunyai seorang teman yang mungkin mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain, mungkin saja ia mempunyai gangguan kepribadian. Hal ini terjadi ketika seseorang berada dalam kondisi pola pikir yang tidak sehat dan sulit untuk merasakan, memahami, atau berinteraksi pada orang lain.

Gangguan kepribadian ini dapat menyebabkan masalah pada lingkungan sosial, karena kesulitan bergaul dengan orang lain. Pengidap gangguan kepribadian dapat dikenali dengan ciri-ciri seperti berperilaku aneh, menghindari interaksi sosial dengan orang lain, tidak punya hubungan dekat dengan orang lain, dan sering berprasangka buruk terhadap orang lain.

Pada sebuah penelitian ditemukan cara untuk mencegah atau mengurangi gangguan kepribadian. Disebutkan bahwa olahraga memiliki manfaat besar untuk kesehatan mental dan perawatan mental. Pada penelitian tersebut disebutkan bahwa pengobatan yang hanya fokus pada resep medis atau psikoterapi kurang efektif tanpa aktivitas fisik seperti olahraga.

Olahraga adalah salah satu terapi yang paling mudah diaplikasikan dan fleksibel untuk seseorang yang menghadapi gangguan penyakit mental, termasuk yang sudah dalam tahap serius. Sekarang ini, banyak program pengobatan atau perawatan gangguan kepribadian yang mengintegrasikan kebugaran fisik. Program tersebut bertujuan supaya pengidapnya mendapatkan manfaat dari olahraga, yaitu untuk kesehatan tubuh dan mental.

Olahraga Dapat Mengurangi Gangguan Kepribadian

Bagi kebanyakan orang, pikiran dan tubuh dibagi menjadi dua entitas yang terpisah. Padahal, sebuah bukti ilmiah menyebutkan bahwa pikiran dan tubuh sebenarnya saling berhubungan satu sama lain. Pikiran dan tubuh berintegrasi satu sama lain dan dapat saling memengaruhi, serta membuat lingkaran yang saling berhubungan. Itu lah sebabnya olahraga termasuk hal yang penting untuk menjaga pikiran tetap positif.

Beberapa manfaat yang paling penting dari olahraga untuk menanggulangi gangguan kepribadian adalah:

  • Mengurangi stres.

  • Suasana hati menjadi lebih baik.

  • Tidur lebih nyenyak.

  • Meningkatkan energi.

  • Meningkatkan kepercayaan diri.

  • Meningkatkan fungsi kognitif tubuh.

Disebutkan bahwa olahraga benar-benar dapat mengatasi gangguan kepribadian pada seseorang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan tingkat depresi yang parah, intensitasnya dapat menurun setelah berolahraga secara rutin dan juga mengonsumsi anti-depresan, dibandingkan hanya dengan meminum obat saja.

Selain itu, olahraga juga dapat berfungsi untuk mengurangi rasa cemas, meningkatkan kontrol impuls pada pengidap ADHD, meningkatkan fungsi otak dan kesadaran sosial pada pengidap skizofrenia, mengurangi gejala PTSD, dan mencegah depresi bipolar yang berkepanjangan.

Alasan Kenapa Olahraga Dapat Mencegah Gangguan Kepribadian

Alasan seseorang dapat mencegah gangguan kepribadian dengan berolahraga adalah karena terdapat perubahan kimiawi dan fungsional pada otak ketika beraktivitas fisik. Ketika seseorang berolahraga, sirkulasi darah ke otak meningkat dan otak melepaskan sejumlah neurotransmiter vital. Kondisi tersebut dapat meningkatkan suasana hati, fokus, dan perhatian, serta mengurangi rasa stres. Selain itu, hormon stres menjadi lebih seimbang dan rasa tegan pun akan hilang.

Lalu, alasan lainnya olahraga bermanfaat untuk mengurangi gangguan kepribadian yang tidak jarang terdengar oleh orang adalah olahraga dapat membantu mengelola efek samping dari obat, termasuk penambahan berat badan dan kehilangan energi. Beberapa orang dapat mengalami gangguan fisik dan emosi apabila berhenti mengonsumsi obat. Olahraga dapat meminimalisir efek samping tersebut.

Itu lah penjelasan mengenai bagaimana olahraga dapat memiliki efek positif pada seseorang yang mengalami gangguan kepribadian. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan kepribadian, dokter-dokter dari Halodoc siap menjawabnya. Caranya hanya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!

Baca juga: