Ad Placeholder Image

4 Dongeng Anak Terpopuler dan Manfaat Membacakannya sebelum Tidur

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA 19 Oktober 2026

Selain bisa membantu anak tertidur, membacakan dongeng juga bisa memberikan banyak manfaat untuk perkembangan otak mereka.

4 Dongeng Anak Terpopuler dan Manfaat Membacakannya sebelum Tidur4 Dongeng Anak Terpopuler dan Manfaat Membacakannya sebelum Tidur

DAFTAR ISI


Salah satu aktivitas yang bisa orang tua lakukan bersama anak sebelum tidur adalah membacakan dongeng untuknya. Ada banyak cerita dongeng anak yang penuh dengan makna dan pesan moral.

Bukan hanya bisa membantu Si Kecil agar bisa tertidur nyenyak, membacakan cerita pada anak juga bisa memberikan banyak manfaat untuk perkembangannya. Yuk, simak ulasan selengkapnya di sini!

Berbagai Pilihan Dongeng untuk Anak

Berikut beberapa pilihan dongeng yang baik untuk diceritakan pada anak-anak sebelum tidur:

1. Anak gembala dan serigala

dongeng anak dan serigala

Dongeng ini menceritakan tentang seorang anak gembala yang selalu rajin bekerja pada saudagar kaya. Domba merupakan salah satu hewan ternak yang ia jaga. Karena merasa bosan, anak gembala ini sering bercanda pada warga lokal kalau ada serigala yang hendak menerkam dombanya. 

Suatu ketika, seekor serigala benar-benar datang untuk memakan hewan ternak tersebut. Namun, karena sering berbohong sebelumnya, para warga pun tidak percaya dengan perkataan anak ini.

Dongeng ini sangat baik untuk kamu ceritakan pada anak sebelum tidur karena bisa mengajarkan Si Kecil untuk selalu berkata jujur.

2. Si kancil dan buaya

dongeng si kancil dan buaya

Salah satu dongeng anak yang juga populer dan sering dibacakan pada anak-anak adalah kisah “Si Kancil dan Buaya”. Si Kancil dikenal sebagai hewan yang cerdik dan sering membantu sesamanya di hutan. 

Pada suatu hari, si Kancil merasa sangat lapar, tapi ia harus menyeberangi sungai untuk mencari makanan. Dengan kecerdikannya, si Kancil memberanikan diri menghampiri para buaya dan berkata kepada mereka bahwa ia membawa berita baik dari raja hutan untuk memberikan daging kepada para buaya di sungai.

Percaya pada ucapan si Kancil, para buaya pun bersedia berbari dari tepi sungai sampai ke ujung seberang sungai membentuk seperti jembatan. Kancil pun berhasil menyebrangi sungai dengan bantuan para buaya.

Namun, sesampainya di seberang sungai, kancil langsung mengucapkan terima kasih kepada para buaya dan kemudian langsung melarikan diri. Para buaya pun marah karena menyadari bahwa mereka dibohongi.

Nah, dari dongeng ini, ibu bisa mengajarkan pada anak bahwa kecerdikan sebaiknya tidak boleh mereka salah gunakan untuk merugikan orang lain.

3. Tiga babi kecil

dongeng anak babi dan serigala

Dongeng anak yang satu ini mungkin sudah tidak asing buat ibu. Ceritanya, ada tiga ekor babi kecil yang membangun rumah mereka sesuai keinginan masing-masing. Babi yang pertama membuat rumah dari jerami, babi kedua memilih kayu, sedangkan babi ketiga memilih batu bata. 

Suatu hari, ada serigala yang jahat datang untuk memangsa babi-babi tersebut. Rumah babi pertama dan kedua mudah dihancurkan, karena terbuat dari jerami dan kayu yang rapuh. Untungnya mereka berhasil selamat dari serigala karena cepat-cepat berlindung di rumah babi ketiga. Rumah tersebut kokoh dan serigala tidak bisa menghancurkannya.

Selain seru, dongeng anak ini juga bisa mengajarkan Si Kecil untuk selalu baik kepada sesama dan saling menolong.

4. Itik yang buruk rupa

dongeng anak itik buruk rupa

Dongeng Itik Buruk Rupa merupakan karangan penulis terkenal, Hans Christian Andersen. Ini juga cocok untuk diceritakan pada anak-anak kecil sebelum tidur.

Seekor ibu bebek terkejut ketika menemukan salah satu anaknya yang menetas berbeda dari saudara-saudaranya yang lain. Itik tersebut berwarna abu-abu, sehingga terlihat kurang cantik dibanding yang lain.

Namun, ibu bebek tetap memperlakukannya sama seperti anak-anaknya yang lain. Justru saudara-saudaranya yang suka mengejek itik buruk rupa ini. Namun, pada akhirnya, ia pun berubah menjadi angsa yang sangat anggun dan memesona.

Dari dongeng anak ini, anak-anak bisa belajar untuk tetap bersikap baik dan mengasihi orang lain terlepas dari penampilannya.

5. Rusa dan Tanduk Barunya

Di sebuah hutan, sekelompok rusa sedang bermain dengan gembira. Mereka bernyanyi, menari, berlari-lari, dan meloncat dengan penuh kegembiraan. Namun, ada seekor rusa jantan bernama Nala yang terlihat sedih.

“Nala, ada apa? Mengapa kau bersedih?” tanya saudaranya, Nana.

Nala hanya menggeleng, lalu berbalik dan pergi ke dalam hutan sambil menangis. Nana bingung melihat sikap saudaranya yang murung itu.

Di dalam hutan, Nala terus menangis, meratapi nasibnya. Beberapa hari yang lalu, saat bermain dengan teman-temannya, tanduknya patah.

Kini ia hanya memiliki satu tanduk, membuatnya merasa tidak percaya diri.

Saat berjalan, Nala bertemu dengan burung Gelatik, sahabatnya. “Kenapa kau bersedih, Nala?” tanya Gelatik.

Nala bercerita, “Tandukku patah saat aku bermain. Aku ingin seperti kakekku, yang memiliki tanduk kuat untuk melindungi saudara-saudaraku.”

Gelatik menenangkan Nala, “Jangan khawatir, tandukmu akan tumbuh kembali, lebih kuat dan gagah. Tanduk seperti kuku, jika patah, akan tumbuh lagi.”

Mendengar hal itu, Nala merasa lebih baik. Ia tersenyum dan berterima kasih kepada Gelatik.

“Ayo, kembali ke keluargamu. Mereka pasti mengerti dan tidak akan mengejekmu,” kata Gelatik.

Nala pulang dengan hati gembira. Ia bernyanyi sepanjang perjalanan. Ketika tiba, saudaranya, Nana, bertanya, “Nala, dari mana kau?”

Nala hanya tersenyum dan kembali bergabung dengan teman-temannya.

Ia menyadari bahwa kehilangan sesuatu tidak perlu membuatnya bersedih, karena akan selalu ada yang baru dan lebih baik datang.

Pesan moral dari cerita ini adalah jika kita kehilangan sesuatu yang berharga, jangan bersedih. Yakinlah bahwa sesuatu yang lebih baik akan datang sebagai pengganti.

Manfaat Membacakan Dongeng Anak Sebelum Tidur

Tidak hanya sekadar aktivitas penghantar tidur, membacakan dongeng untuk anak sebenarnya bisa memberikan banyak manfaat untuk perkembangan anak. Berikut manfaat kegiatan tersebut:

1. Mengembangkan imajinasi dan kreativitas

Anak-anak memiliki imajinasi yang tinggi, dan membacakan dongeng untuknya bisa membantu mendorong kreativitas mereka. Ketika mereka mendengarkan cerita, mereka akan memvisualisasikan karakter, latar, dan peristiwa dalam pikirannya. 

Hal itu secara tidak langsung memperluas kemampuan imajinatif mereka. Melalui proses ini, anak belajar berpikir out of the box dan mengembangkan ide kreatifnya sendiri.

Selain itu, yuk cari tahu juga Kegiatan Seru untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak Anak.

2. Meningkatkan keterampilan berbahasa

Membacakan dongeng anak merupakan cara yang baik untuk mengajarkan anak beberapa kosa kata baru. Dengan begitu, kosa kata anak akan bertambah banyak dan kemampuan berbahasa mereka akan meningkat.

Hal itu sangat penting untuk komunikasi yang efektif dan keberhasilan akademis. Selain itu, mendongeng juga membantu anak-anak mengenali struktur kalimat dan teknik bercerita.

3. Membangun kecerdasan emosional

Dongeng anak biasanya mengisahkan karakter yang menemui tantangan dan memiliki emosi tertentu. Nah, dengan mendengarkan cerita-cerita tersebut, anak-anak bisa belajar memahami emosi si karakter dan mengembangkan kecerdasan emosional. Mereka juga bisa belajar cara yang tepat untuk mengekspresikan dan mengelola perasaan mereka.

4. Menumbuhkan minat baca anak

Manfaat membacakan dongeng untuk anak juga bisa menumbuhkan kecintaan mereka untuk membaca buku. Membaca sudah dikenal sebagai aktivitas yang banyak memberikan manfaat untuk otak, antara lain meningkatkan konsentrasi, daya ingat, serta memperluas pengetahuan.

Itulah berbagai pilihan dongeng anak dan manfaat membacakannya untuk anak. Bila ibu punya pertanyaan seputar pola asuh anak, hubungi saja dokter melalui aplikasi Halodoc.

Hubungi Dokter Anak di Halodoc Seputar Tumbuh Kembang Si Kecil

Hubungi dokter spesialis anak di Halodoc jika punya pertanyaan tentang tumbuh kembang Si Kecil.

Bingung memilih dokter yang pas? Untuk pengalaman konsultasi yang lebih personal dan tepercaya, Halodoc menghadirkan fitur Dokter Pilihan.

Rekomendasi dokter di bawah ini telah memiliki lencana khusus berdasarkan rating kepuasan pasien dan rekam jejak pelayanan yang baik.

Konsultasimu pun lebih aman dan pastinya memuaskan berkat adanya Jaminan Uang Kembali.

Berikut daftar dokter pilihan yang bisa kamu hubungi:

  • dr. Davit Soesanto, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 10 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2015) dan pendidikan spesialis anak Universitas Udayana (2023). Kini berpraktik di Surabaya, Jawa Timur. Anggota IDAI dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc, termasuk terkait penyakit tropis, pencernaan, alergi, imunitas, dan tumbuh kembang anak.
  • dr. Eva Astria, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 14 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (2013) dan pendidikan spesialis anak Universitas Sam Ratulangi (2022). Kini berpraktik di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Anggota IDAI dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc, termasuk terkait penyakit tropis, pencernaan, alergi, imunitas, dan tumbuh kembang anak.
  • dr. Adhytio Yasashii, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman praktik sekitar 9 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (2016) dan pendidikan spesialis anak Universitas Hasanuddin (2025). Kini berpraktik di Jakarta Utara, DKI Jakarta. Tersedia untuk konsultasi di Halodoc terkait kesehatan dan tumbuh kembang anak.
  • dr. Anlidya Permatasari, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman praktik sekitar 13 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (2014) dan pendidikan spesialis anak di universitas yang sama (2020). Kini berpraktik di Badung, Bali. Tersedia untuk konsultasi di Halodoc terkait kesehatan dan tumbuh kembang anak.
  • dr. Johanes Ari Cahyo Prabowo, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman praktik 23 tahun. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya (2010) dan pendidikan spesialis anak di Universitas Udayana (2021). Kini berpraktik di Gondokusuman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Anggota IDAI dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc terkait masalah hormon anak, bayi prematur, pencernaan, alergi, imunitas, serta tumbuh kembang anak.

Itulah berbagai daftar dokter yang bisa kamu hubungi untuk mendapatkan solusi penanganan disentri yang tepat. 

Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline. 

Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.

Ayo hubungi dokter di Halodoc sekarang juga!

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Dengan chat dokter pilihan di Halodoc, kamu bisa mendapatkan jawaban medis yang tepat dan personal tanpa perlu keluar rumah.

Lewat fitur Dokter Pilihan, kamu menikmati layanan kesehatan dengan berbagai keunggulan:

✅ Dokter Pilihan Ber-Rating Tinggi: Berlisensi resmi (STR & SIP) dengan ulasan terbaik dari pasien.

✅ Jaminan Uang Kembali: Konsultasi lebih tenang dengan jaminan kepuasan.

✅ Tersedia 24 Jam & Bebas Antre: Konsultasi kapan saja, di mana saja.

✅ Resep Resmi & Obat Asli 100%: Langsung tebus via aplikasi atau WhatsApp Halodoc.

✅ Proteksi Maksimal: Privasi terjamin dan bisa dicover asuransi.

Tunggu apa lagi? Hubungi Dokter Pilihan di Halodoc sekarang!

Referensi:
The Early Childhood University. Diakses pada 2026. 5 Wonderful Benefits of Reading Bedtime Stories to Kids.
Healthline. Diakses pada 2026. Benefits of Reading Books: How It Can Positively Affect Your Life.