Ad Placeholder Image

4 Jenis Ikan Nila dan Kandungan Nutrisinya Bagi Kesehatan

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 16 Oktober 2026

Ikan nila merupakan salah satu makanan kaya akan nutrisi. yang bisa kamu santap setiap harinya.

4 Jenis Ikan Nila dan Kandungan Nutrisinya Bagi Kesehatan4 Jenis Ikan Nila dan Kandungan Nutrisinya Bagi Kesehatan

DAFTAR ISI


Ikan nila umumnya berwarna keabu-abuan, hitam keperakan, atau kehijauan pada bagian punggung dan sisi tubuhnya. Warna ikan nila dapat berbeda-beda bergantung pada jenis, usia, lingkungan hidup, kualitas air, serta kondisi pencahayaan.

Beberapa ikan nila hasil budidaya memiliki warna kemerahan atau putih karena perbedaan varietas dan pembiakan selektif. Selain mudah ditemukan, ikan nila juga termasuk sumber protein yang dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Warna dan Gizi Ikan Nila

Secara umum, ikan nila memiliki tubuh berbentuk pipih dengan sisik berwarna keperakan. Bagian punggungnya dapat tampak lebih gelap, sedangkan bagian perut biasanya lebih terang. Ikan nila merah memiliki warna tubuh merah muda hingga kemerahan, sementara ikan nila hitam cenderung berwarna abu-abu gelap.

Kandungan gizi ikan nila dapat berbeda sesuai ukuran ikan, bagian yang dimakan, serta cara memasaknya. Dalam 100 gram ikan nila matang, kalorinya umumnya sekitar 120–150 kilokalori dan mengandung protein tinggi, dengan jumlah lemak yang relatif rendah; angka ini dapat berubah jika ikan digoreng atau dimasak dengan tambahan minyak dan bahan lain.

Protein pada ikan nila membantu memenuhi kebutuhan protein harian dan mendukung pemeliharaan jaringan tubuh. Ikan ini juga menyediakan beberapa zat gizi, seperti vitamin B12, selenium, fosfor, dan kalium, tetapi bukan pengganti sumber makanan lain karena kebutuhan nutrisi sebaiknya dipenuhi secara beragam.

Cara Memilih dan Mengolah Ikan Nila

  • Pilih ikan dengan mata jernih, insang merah atau merah muda, dan daging yang terasa kenyal saat disentuh.
  • Hindari ikan dengan bau menyengat, lendir berlebihan, atau daging yang mudah hancur.
  • Simpan ikan di lemari pendingin dan segera masak agar kualitasnya tetap terjaga.
  • Masak ikan hingga dagingnya matang sempurna dan mudah dipisahkan dengan garpu.
  • Untuk pilihan yang lebih sehat, gunakan metode kukus, panggang, atau pepes dibandingkan menggoreng dengan banyak minyak.

Orang dengan alergi ikan sebaiknya menghindari ikan nila dan berkonsultasi jika mengalami gatal, bengkak, muntah, atau sesak napas setelah mengonsumsinya. Jika gejalanya berat atau muncul kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika muncul reaksi alergi setelah makan ikan, keluhan pencernaan yang menetap, atau Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan pengaturan pola makan. Konsultasi ke dokter Halodoc dapat membantu memperoleh arahan sesuai kondisi Anda.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Apotek resmi. Obat disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produk tersegel, memiliki nomor batch dan tanggal kedaluwarsa, serta terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu kamu mendapatkan informasi kesehatan secara praktis sebelum mengambil keputusan terkait keluhan atau kondisi medis. Dokter dapat memberikan arahan berdasarkan gejala, riwayat kesehatan, dan kebutuhan konsultasi.

Referensi
U.S. Department of Agriculture. Diakses pada 2026. FoodData Central: Fish, tilapia, cooked.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy diet.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
PubMed. Diakses pada 2026. Nutritional Composition and Health Benefits of Fish.
WebMD. Diakses pada 2026. Fish Allergy.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Keamanan Pangan.

FAQ

Ikan nila warna apa?

Ikan nila umumnya berwarna abu-abu, keperakan, atau kehijauan dengan bagian punggung yang lebih gelap. Varietas tertentu dapat berwarna merah muda hingga kemerahan.

Apakah ikan nila bergizi?

Ya, ikan nila mengandung protein, vitamin B12, selenium, fosfor, dan beberapa mineral. Kandungan kalorinya bergantung pada ukuran ikan serta cara memasaknya.

Apakah ikan nila boleh dimakan setiap hari?

Ikan nila dapat menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan cara yang sehat. Tetap variasikan sumber protein untuk memperoleh zat gizi yang lebih beragam.

Bagaimana cara mengetahui ikan nila masih segar?

Ikan segar biasanya memiliki mata jernih, insang berwarna merah atau merah muda, serta daging yang kenyal. Hindari ikan yang berbau menyengat atau teksturnya lembek.