5 Cara Mengolah Kacang Panjang agar Disukai Anak

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   01 Oktober 2021
5 Cara Mengolah Kacang Panjang agar Disukai Anak5 Cara Mengolah Kacang Panjang agar Disukai Anak

Selain memberikan pemahaman, memang perlu kreativitas dari orangtua supaya anak menyukai sayur kacang panjang. Cara mengolah kacang panjang agar disukai anak, yaitu dengan menjadikannya makanan menarik. Caranya bisa dengan menjadikannya sop, mengukus dan menjadikannya menu pendamping atau sebagai lalapan dicocol sambal.”

Halodoc, Jakarta – Menurut Pauline Emmett, ilmuwan nutrisi di University of Bristol, anak-anak secara alami lebih tertarik pada rasa manis (seperti ASI) dan rasa asin.  Anak-anak kurang suka dan enggan mengeksplorasi rasa asam dan pahit yang biasa muncul dalam buah-buahan dan sayuran.

Sayuran hijau cenderung memiliki rasa pahit ataupun hambar seperti halnya kacang panjang. Maka dari itu, bagaimana cara mengolah kacang panjang agar disukai anak? Baca selengkapnya di sini!

Baca juga: Inilah 6 Jenis Pola Asuh Anak yang Bisa Diterapkan Orangtua

1. Menjadikannya Sop

Kacang panjang bisa menjadi sajian lezat bila diolah bersamaan dengan sop daging. Kaldu daging menyamarkan rasa sop sehingga bisa lebih enak dinikmati oleh lidah anak. Jangan lupa menambahkan kacang merah dan irisan wortel supaya penampilannya lebih menggugah.

2. Kukus dan Sajikan Bersama Steak

Memang, cara paling sederhana untuk mengolah kacang panjang agar disukai anak adalah dengan menyajikannya dengan menu lain. Ibu bisa membuat steak sendiri, entah dari daging sapi, ayam, atau ikan salmon, lalu kukus kacang panjang sebagai teman menu steak. Taburkan garam atau merica ke atasnya supaya rasanya lebih bersahabat di lidah anak.

3. Kacang Panjang Segar

Cara mengolah kacang panjang agar disukai anak bisa dengan menjadikan kacang panjang sebagai lalapan. Buat anak yang doyan pedas, ibu bisa membuat sambal terasi atau sambal bawang untuk dicocol bersama kacang panjang. Sajikan bersamaan dengan nasi panas dan lauk favorit anak.

Baca juga: Inilah 8 Pilihan Camilan Sehat untuk Anak

4. Tumis Tempe dan Kecap

Tadi sudah disinggung kalau anak-anak umumnya doyan makanan manis. Nah, ibu bisa mengakalinya dengan menyajikan kacang panjang tumis kecap. Kombinasikan potongan kacang panjang dengan irisan tempe kering, lalu tumis dengan bawang putih supaya wanginya lebih berasa.

Biar semakin lezat rasanya, ibu bisa menambahkan kecap manis. Biasanya dengan pengolahan yang demikian anak bisa lebih menikmati menu kacang panjang ini.

5. Kacang Panjang Cah Daging

Cara mengolah kacang agar disukai anak berikutnya, yaitu mencampurkannya dengan daging. Caranya, potong-potong kacang panjang sampai berukuran kecil, lalu campurkan dengan daging cincang dan dimasak bersamaan sehingga menyerupai lauk. Anak bisa jadi tidak tahu kalau dalam menu dagingnya ada kombinasi sayuran.

Pentingnya Memperkenalkan Sayuran Sejak Dini

Para peneliti sepakat, segera setelah bayi mulai bisa makan makanan padat, sekitar usia enam bulan, orangtua harus mulai memaparkan anak pada berbagai rasa dan tekstur. 

Jangan khawatir jika anak mengerutkan wajah sebagai respon kurang suka. Menunggu beberapa bulan lagi untuk memberi bayi buah dan sayuran akan membuat mereka lebih sulit belajar menyukai rasa itu.

Baca juga: Dibutuhkan Tubuh, Ini Tips Agar Anak Doyan Sayur

Ketika anak-anak sudah lebih besar, biarkan anak membantu memilih sayur di pasar. Ini dapat menjadi ide yang baik untuk melibatkan anak dalam memilih resep dan menyiapkan makanan sekaligus membatasi keinginan untuk mengonsumsi makanan ringan alias jajan berlebihan. 

Membiasakan makan bersama juga bisa menjadi cara untuk anak lebih menikmati makanannya. Makan bersama secara tidak langsung juga memberi kesadaran pada anak kalau orangtua serta anggota keluarga yang lain makan makanan yang sama dengannya. 

Itulah beberapa cara mengolah kacang panjang agar disukai anak yang bisa dicoba. Ibu bisa memulai porsi kecil sayuran dan menawarkan dua pilihan sayuran untuk dimakan sebagai alternatif.

Pada akhirnya, menyukai sayuran adalah kebiasaan yang perlu ditetapkan sejak kecil kepada anak sebelum akhirnya anak menyadari kalau makan sayuran bukan hanya soal kebiasaan tetapi juga kesehatan.

Informasi selengkapnya mengenai kesehatan anak bisa ditanyakan langsung ke dokter lewat aplikasi Halodoc. Download aplikasinya sekarang juga, kapan saja dan di mana saja, ya!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Forge Medium. Diakses pada 2021. The Scientific Reason Your Kid Hates Green Foods
Parenting Science.com. Diakses pada 2021. Baby food secrets: Understanding your infant’s reactions to new foods and flavors

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan