• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Penyebab Robeknya Selaput Dara Selain dari Hubungan Intim

5 Penyebab Robeknya Selaput Dara Selain dari Hubungan Intim

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta - Selaput dara merupakan salah satu hal yang sering dikaitkan dengan keperawanan seorang wanita. Hingga kini, selaput dara menjadi salah satu tolak ukur keperawanan seseorang. Padahal, setiap wanita akan memiliki kondisi selaput dara yang berbeda-beda. Ada beberapa penyebab robeknya selaput dara, padahal wanita tersebut belum pernah melakukan hubungan intim. Berikut penyebab robeknya selaput dara tersebut!

Baca juga: Seberapa Banyak Pendarahan Akibat Selaput Dara?

Bukan Berhubungan Intim, Ini Penyebab Robeknya Selaput Dara 

Robeknya selaput dara kerap tidak disadari oleh wanita, karena tidak menimbulkan rasa sakit atau pendarahan. Bahkan, selaput dara bisa robek tanpa melakukan hubungan intim, lho. Berikut sejumlah penyebab robeknya selaput dara:

1.Cedera yang Dialami

Cedera atau kecelakaan yang menyebabkan organ intim wanita terbentur dapat menyebabkan robeknya selaput dara. Kondisi ini biasanya ditandai adanya bercak darah setelah organ intim terbentur atau cedera.

2.Kegiatan Bersepeda atau Berkuda

Kegiatan yang dilakukan secara berulang yang membuat organ intim tergesek dapat membuat selaput dara menjadi robek, lho. Kegiatan yang dimaksud adalah bersepeda atau berkuda. 

Baca juga: Mitos dan Fakta, Seputar Darah Keperawanan saat Malam Pertama

3.Penggunaan Tampon saat Menstruasi

Tampon merupakan alat yang digunakan untuk menampung darah menstruasi, yang dimasukkan ke dalam vagina. Meski terbilang cukup aman, penggunaan tampon dapat menyobek selaput dara jika digunakan terlalu dalam.

4.Penggunaan Alat Medis pada Vagina

Melakukan pemeriksaan medis dengan memasukkan alat ke dalam vagina dapat menyobekkan selaput dara, meski alat yang digunakan sangat kecil. Selain alat medis, penggunaan alat bantu seksual saat belum pernah melakukan hubungan intim bisa menjadi penyebab sobeknya selaput dara.

5.Latihan Peregangan yang Terlalu Kuat

Ketika seorang wanita melakukan peregangan terlalu kuat, hal tersebut menjadi salah satu penyebab robeknya selaput dara. Sobek atau tidaknya tergantung selaput dara yang dimiliki masing-masing wanita, ada yang sangat tipis dan mudah sobek, ada pula yang tebal dan sulit untuk sobek.

Jika kamu pernah mengalami salah satunya, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri di rumah sakit terdekat untuk memastikan apakah selaput dara sudah robek atau belum. Mengingat di Indonesia hingga kini selaput dara masih menjadi tolak ukur seorang wanita pernah atau tidak pernah melakukan hubungan seksual.

Baca juga: Benarkah Bercak Darah adalah Tanda Keperawanan?

Keperawanan dan Selaput Dara, Apa Hubungannya?

Selaput dara merupakan lapisan kulit tipis, yang merentang di dalam vagina. Lapisan tipis ini menutupi sebagian atau seluruh mulut vagina, dan merupakan bagian terluar dari struktur vagina. Selaput dara dapat berubah bentuk karena persalinan atau hubungan intim yang sering dilakukan. Selaput dara sering dikaitkan dengan keperawanan seseorang. Mengapa?

Keduanya dikaitkan karena hampir semua orang menganggap jika wanita yang memiliki selaput dara utuh dan belum robek adalah wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Padahal, penyebab selaput dara robek bukan hanya disebabkan karena pernah melakukan hubungan seksual saja, tetapi karena sejumlah faktor yang telah disebutkan di atas.

Bahkan pada sebagian wanita, mereka memiliki selaput dara yang sangat tipis, sehingga rentan sekali robek. Jadi intinya, masalah keperawanan dan selaput dara tidak ada kaitannya seperti yang orang-orang katakan. Kamu bisa menanyakan hal ini dengan lebih jelas dengan dokter di aplikasi Halodoc.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Teens and Virginity.
Planned Parenthood. Diakses pada 2020. Virginity.
Healthline. Diakses pada 2020. Does It Hurt When Your Hymen Breaks?