• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Fakta Penting Mengenai Impotensi yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Fakta Penting Mengenai Impotensi yang Perlu Diketahui

6 Fakta Penting Mengenai Impotensi yang Perlu Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Desember 2022

“Impotensi bukan hanya sekadar ketidakmampuan mencapai ereksi, tapi masih ada banyak fakta mengenai disfungsi seksual tersebut yang perlu diketahui pria. Dengan begitu, pria bisa memahami kondisinya dan mencari pengobatan yang tepat.”

6 Fakta Penting Mengenai Impotensi yang Perlu Diketahui6 Fakta Penting Mengenai Impotensi yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Impotensi merupakan salah satu masalah yang enggan dibicarakan para pria. Padahal, memiliki pemahaman yang benar mengenai impotensi tidak hanya bisa menghilangkan rasa stres dan malu, tapi kamu juga bisa mencari tahu penyebabnya dan mendapatkan perawatan yang tepat. 

Nah, berikut fakta-fakta seputar impotensi yang perlu diketahui pria. 

Fakta Mengenai Impotensi yang Perlu Diketahui

Impotensi atau disfungsi ereksi sudah diketahui sebagai kondisi ketika seorang pria kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi. Namun, bukan hanya itu saja, masih ada beberapa fakta penting mengenai impotensi yang perlu diketahui para pria:

1. Bukan hanya tidak bisa ereksi

Impotensi bukan hanya ketidakmampuan untuk ereksi, meskipun itu adalah ciri khas dari kondisi tersebut. Faktanya, ada beberapa tingkat impotensi yang memengaruhi kemampuan untuk ereksi atau mempertahankannya, yaitu:

  • Kadang-kadang bisa ereksi, tapi tidak setiap kali ingin berhubungan seks.
  • Bisa ereksi, tetapi tidak bertahan cukup lama untuk memuaskan hasrat seksual.
  • Tidak bisa ereksi kapan saja.

2. Impotensi adalah masalah yang umum

Tidak perlu malu karena mengidap impotensi, faktanya kamu tidak sendirian. Kebanyakan pria kadang-kadang memiliki masalah dengan ereksi. Di Amerika Serikat, sebanyak 30 juta pria mengalami impotensi dan sekitar 50 persen pria berusia di atas 40 tahun mengalaminya. Pada usia 75, disfungsi seksual tersebut mempengaruhi hampir 1 dari 2 pria.

3. Bukan masalah usia

Meskipun kejadian impotensi cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, masalah seksual tersebut bukanlah bagian dari penuaan yang tidak terhindarkan. Disfungsi ereksi biasanya lebih disebabkan oleh kondisi kesehatan dan gaya hidup. 

Faktanya, pria berusia muda juga tidak kebal terhadap impotensi. Penelitian telah menunjukkan bahwa masalah ereksi memengaruhi 25 persen pria di bawah 40 tahun, tetapi hanya 5 persen yang mengalami impotensi total.

4. Kebanyakan impotensi disebabkan oleh kondisi fisik

Memang benar bahwa masalah psikologis dan emosional bisa menyebabkan disfungsi seksual. Contohnya, stres, kecemasan dan depresi. Namun, sebagian besar kasus ini disebabkan oleh penyebab fisik, yaitu yang memengaruhi aliran darah atau suplai saraf ke penis. Kondisi medis kronis yang menjadi penyebab utama impotensi, antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan pengerasan pembuluh darah. Kemungkinan penyebab lainnya, yaitu cedera tulang belakang, operasi prostat atau kandung kemih, dan obat-obatan tertentu.

5. Gaya hidup juga berpengaruh

Gaya hidup kamu sehari-hari juga memiliki dampak yang besar pada kesehatan, termasuk kesehatan seksual. Kebiasaan seperti merokok dan minum alkohol secara berlebihan sudah dikaitkan dengan gangguan alat vital ini. Selain itu, obesitas juga sering kali menyebabkan masalah ereksi. Kabar baiknya, kamu bisa mengubah gaya hidup kamu menjadi lebih sehat untuk mengatasi impotensi.

6. Impotensi berbeda dengan penurunan gairah seksual

Banyak pria mengira bahwa impotensi disebabkan oleh penurunan gairah seksual. Padahal gairah seksual yang rendah memang bisa memengaruhi performa seks, tapi tidak sampai pada keadaan impotensi.  

Perlu diketahui bahwa ereksi terutama bergantung pada dua hal, yaitu suplai saraf dan aliran darah. Begitu rangsangan sensorik atau mental dimulai, saraf di area tersebut akan mengontrol otot yang memungkinkan darah mengalir ke penis. Hal itulah yang menyebabkan ereksi.

Jadi, bila kamu merasa bahwa kehidupan seks kamu tidak bergairah seperti dulu dan kamu mulai kehilangan minat, ini mungkin bukan kasus impotensi, melainkan ketidakpuasan seksual atau rendahnya hormon testosteron.

Itulah fakta-fakta mengenai impotensi yang perlu diketahui pria. Bila kamu memiliki kondisi medis yang bisa memicu terjadinya kondisi tersebut, seperti hipertensi, kamu bisa berbicara pada dokter mengenai pengobatan yang bisa dilakukan. Untuk cek obat dan vitamin yang dibutuhkan untuk mengatasi kondisi kesehatan tersebut, gunakan saja aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Uro Surgery Houston. Diakses pada 2022. 10 Surprising Facts About Erectile Dysfunction You May Not Know.
Health Grades. Diakses pada 2022. 9 Surprising Facts About Erectile Dysfunction