• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Enggak Boleh Asal Pilih Obat Gatal untuk Kulit Anak

Alasan Enggak Boleh Asal Pilih Obat Gatal untuk Kulit Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Gatal-gatal tentu bikin siapa saja jadi tidak nyaman, ya. Bukan hanya pada orang dewasa, gatal-gatal pada anak dapat membuatnya sibuk menggaruk kulit yang gatal. Namun, kamu tidak boleh asal memilih dan mengoleskan obat gatal untuk kulit anak, lho.

Ya, memilih obat gatal untuk kulit anak harus sesuai dengan apa yang menjadi penyebab gatalnya. Sebab, ada banyak hal yang dapat membuat kulit anak menjadi gatal. Mulai dari eksim, dermatitis kontak, atau kulit kering. Kondisi ini biasanya terjadi ketika kulit bersentuhan dengan hal-hal yang dapat memicu gatal, seperti sabun atau lotion yang tidak cocok dengan jenis kulit.

Baca juga: Bikin Kulit Gatal, Ini 6 Pengobatan Dermatitis Kontak

Itulah sebabnya, asal oles obat gatal pada kulit anak bisa-bisa malah memperparah kondisinya. Lalu, harus bagaimana jika anak gatal-gatal? Mudah saja, download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter lewat chat, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika dokter meresepkan obat gatal tertentu, pastikan untuk memakaikannya pada anak sesuai dengan petunjuk dari dokter, ya.

Beberapa Jenis Krim untuk Mengobati Kulit Gatal

Untuk mengobati gatal-gatal pada kulit, ada beberapa jenis krim yang biasa diresepkan dokter. Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa jenis krim yang akan dijelaskan setelah ini hanyalah untuk tambahan pengetahuan saja. Untuk menyembuhkan gatal-gatal pada anak, kamu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter agar tidak salah pilih krim atau obat gatal.

1. Hidrokortison

Merupakan salah satu krim steroid non-fluorinated, hidrokortison dapat mengurangi peradangan pada kulit. Krim yang mengandung satu persen hidrokortison dapat mengatasi ruam dan gatal yang disebabkan oleh logam perhiasan dan iritasi akibat produk laundry

Krim jenis ini juga dapat digunakan untuk meredakan gatal akibat alergi pada area kulit yang tidak terlalu menyebar. Namun, hidrokortison tidak dianjurkan untuk dipakai lebih dari 2 minggu, karena dapat menimbulkan efek samping berupa penipisan lapisan kulit, yang dapat memicu gatal lebih parah.

Baca juga: 5 Bahan Alami Ini Bisa Jadi Obat Gatal pada Kulit

2. Calamine

Biasa tersedia dalam bentuk losion, calamine memang tidak sepopuler hidrokortison. Namun, obat gatal dengan kandungan calamine biasanya mengandung campuran oksida seng dan besi, yang sangat efektif untuk meredakan gatal dan mengeringkan ruam yang melepuh. Gatal yang disebabkan oleh gigitan serangga juga ampuh teratasi dengan calamine.

3. Diphenhydramine

Sejenis antihistamin, diphenhydramine biasanya terdapat dalam bentuk krim, gel, dan semprot. Cara kerjanya adalah menghalangi efek gatal dari histamin, yaitu senyawa yang diproduksi kulit ketika terjadi reaksi alergi. Obat gatal dengan kandungan ini biasanya direkomendasikan dokter untuk gatal yang disebabkan oleh gigitan atau sengatan serangga. Namun, penggunaannya perlu diperhatikan, karena dapat mengiritasi kulit dan menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang.

Baca juga: Bikin Gatal-Gatal, Begini Cara Obati Scabies

4. Pramoxine

Pramoxine adalah zat sejenis anestesi ringan, yang sering ditambahkan pada obat gatal yang juga mengandung hidrokortison dan bahan aktif lainnya. Obat gatal dengan kandungan pramoxine efektif untuk menghilangkan rasa gatal akibat gigitan serangga.

5. Menthol

Sering dijadikan bahan tambahan, kandungan menthol pada obat gatal berfungsi untuk mengirimkan sensasi dingin ke kulit dan otak, sehingga dapat mengalihkan perhatian pada rasa gatal di kulit. Meski sangat efektif untuk mengatasi kulit gatal, tidak semua orang cocok dengan menthol. Jadi, penggunaannya benar-benar harus sesuai rekomendasi dan petunjuk dokter.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Itching for Dry Skin. 
Consumer Reports. Diakses pada 2019. Pick the Right Products to Stop Itchy Skin.