• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Ibu Bekerja Tetap Bisa Lebih Dekat dengan Anak

Ini Alasan Ibu Bekerja Tetap Bisa Lebih Dekat dengan Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Di zaman seperti sekarang ini, tidak sedikit ibu yang harus membagi waktunya untuk mengurus anak dan bekerja. Biasanya, ibu akan kembali bekerja setelah melahirkan dan dapat bertahan bekerja hingga usia anak-anaknya bertambah. Bagi wanita, bekerja bukanlah sekadar untuk menunjang pendapatan finansial rumah tangga, tapi juga sebagai aktualisasi diri.

Banyak ibu bekerja yang merasa bahagia saat tetap bekerja meski memiliki anak. Jika di tahun-tahun sebelumnya banyak anggapan bahwa ibu bekerja tidak akan lebih dekat dengan anakya, di zaman sekarang ini rasanya anggapan itu kian memudar. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun ibu bekerja di luar rumah, itu sama sekali tidak mengakibatkan renggangnya hubungan ibu dan anak. 

Baca juga: Intip Trik Agar Balita Ramah pada Semua Orang

Pentingnya Hubungan Ibu-Anak yang Berkualitas

Secara mengejutkan penelitian menunjukkan bahwa meskipun ibu bekerja di luar rumah tidak mengakibatkan penurunan waktu tidur atau waktu luang. Banyak orangtua, terutama ibu yang sudah menikah dan memiliki anak, memiliki kemampuan multitasking dengan memasukkan waktu bersama anak-anak ke dalam waktu luangnya. Kegiatan waktu luang tersebut benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk waktu berkualitas bersama anak.

Hal ini sebenarnya tentang bagaimana ibu mengelola dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak, meskipun jam kerja cenderung lebih banyak. Faktor-faktor pendukungnya termasuk:

  • Pasangan menunda memiliki anak sampai nanti dalam kehidupan, ketika mereka memiliki lebih banyak fleksibilitas dan kendali atas beban kerja. 
  • Keluarga saat ini lebih kecil (umumnya memiliki hanya 2 anak) dan lebih makmur dibandingkan orangtua pada 1965, sehingga lebih banyak waktu yang dapat diinvestasikan pada setiap anak. 
  • Pergeseran norma sosial telah mendorong orangtua untuk melakukan investasi yang lebih besar dalam membesarkan anak. 
  • Karena meningkatnya peristiwa kekerasan, kejahatan, pelecehan, dan penculikan anak, orangtua merasakan kebutuhan yang lebih besar untuk mengawasi anak-anak mereka. 

Baca juga: Ibu bekerja, Bagaimana Quality Time dengan Anak?

Selain faktor tersebut, ternyata salah satu kuncinya adalah usia anak. Semakin besar usia anak, diharapkan ia bisa semakin mandiri. Dengan begitu, peran ibu di mata anak tetap dibutuhkan, meski tidak sebesar saat ia masih bayi. Pada anak-anak usia sekolah SMP ke atas, ibu bisa menjadi contoh nilai kehidupan, seperti bekerja cerdas dan produktif. 

Namun penting untuk ibu ingat, bukan bekerja atau tidaknya yang harus dipermasalahkan. Melainkan seberapa baik kualitas hubungan emosional antara ibu dan anak. Tentu perlu usaha lebih dari ibu untuk memahami bagaimana pengasuhan tetap menjaga ikatan emosional dengan anak dan bekerja bukan sekedar pemenuhan kebutuhan anak yang bersifat material. 

Cara Menjaga Hubungan Ibu-Anak Tetap Dekat

Secara teknis, ibu yang bekerja memiliki beberapa komitmen, yaitu pada anak secara khusus, keluarga, dan tempat bekerja. Untuk tetap menjaga kedekatan dengan anak, beberapa usaha perlu dilakukan, seperti:

1. Konsisten Menyediakan Waktu Khusus untuk Anak

Ibu harus konsisten untuk bisa meluangkan waktu untuk keluarga dan anak. Ingatlah selalu bahwa anak sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orangtua melalui kehadiran ibu. Menyediakan waktu tidak harus selalu bepergian ke tempat rekreasi di akhir pekan. Di rumah pun ibu bisa melakukannya dengan setidaknya menyediakan waktu minimal 1 jam setiap harinya. 

2. Hindari Mengerjakan Pekerjaan Kantor di Rumah

Kurang lebih ibu menghabiskan waktu 9 jam di kantor. Walaupun pekerjaan belum selesai, sebaiknya hindari membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah. Mengerjakan pekerjaan kantor di rumah akan membuat anak merasa terabaikan. Selain itu, pikiran ibu pun jadi tidak fokus dan rentan mengalami stres. 

3. Temani Anak Bermain

Ibu bisa mendekatkan diri pada anak dengan menemaninya bermain, meski fisik ibu dalam keadaan lelah. Dengan menyediakan waktu untuk menemani anak bermain, itu akan membuatnya bahagia dan merasa diperhatikan. 

Baca juga: Ibu Bekerja, Ini Tips Jaga Kesehatan

Itulah yang perlu ibu ketahui mengenai kedekatan ibu bekerja dengan anak. Jika terjadi masalah mengenai kesehatan anak, ibu bisa secara sigap menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Interaksi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Healthy Children. Diakses pada 2020. Working Mothers
Psychology Today. Diakses pada 2020. The Truth About Children of Working Mothers