
Alasan Puasa Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol
“Sebagai ibadah wajib umat Islam, puasa Ramadan memiliki banyak manfaat. Salah satunya manfaat untuk kesehatan tubuh. Puasa bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini terjadi karena berkurangnya asupan makanan pemicu kolesterol selama puasa.”

DAFTAR ISI
- Puasa Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol
- Tips Mengatur Kadar Kolesterol
- Hubungi Dokter Ini untuk Tips Menjaga Kadar Kolesterol Tetap Normal selama Puasa
- FAQ
Saat berpuasa, tubuh tidak akan mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Selain sebagai salah satu ibadah wajib, puasa juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya untuk menurunkan kadar kolesterol. Apa yang menjadi alasan puasa bisa menurunkan kadar kolesterol?
Seperti dikatakan sebelumnya, puasa artinya menahan lapar dan harus mulai dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Selama waktu tersebut, tubuh akan mendapatkan lebih sedikit makanan dan minuman dari biasanya, termasuk makanan yang digoreng. Itulah salah satu alasan mengapa puasa bisa membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.
Puasa Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol
Tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman akan membuat perubahan pada tubuh. Pada kondisi normal, tubuh mendapatkan energi dari gula hasil proses metabolisme.
Saat puasa, ada kemungkinan simpanan gula tidak cukup, sehingga tubuh akan membakar jaringan lemak untuk diolah menjadi sumber energi. Perubahan inilah yang diduga berkaitan dengan manfaat sehat puasa.
Salah satu manfaat kesehatan puasa adalah menjaga kesehatan organ jantung. Hal ini berkaitan dengan kadar kolesterol yang lebih terkontrol selama seseorang berpuasa, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung, kolesterol tinggi, serta tekanan darah tinggi alias hipertensi. Alasannya, selama berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan kolesterol dan kalori berlebihan.
Selain itu, puasa juga disebut bisa membuat sistem metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Tentu saja, hal ini akan berdampak juga pada kesehatan dan organ tubuh, salah satunya jantung.
Saat berpuasa, terjadi juga penurunan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Jika dilakukan dengan cara yang benar, tentu saja hal ini akan sangat bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan.
Cari tahu juga Ini 7 Rekomendasi Obat untuk Menurunkan Kolesterol Selama Bulan Puasa
Selain membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menjalani puasa ternyata bisa memberi manfaat sehat lainnya, seperti mencegah obesitas. Bukan hanya karena menahan lapar, faktanya puasa memang bisa menurunkan berat badan dan menjaganya tetap ideal. Puasa bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh, sehingga mempercepat pembakaran kalori dan lemak.
Hal inilah yang bisa membuat berat badan menurun dan mencegah obesitas. Namun ingat, hal ini hanya bisa tercapai jika kamu tidak “kalap” atau berlebihan makan saat berbuka puasa.
Di episode pertama Halodoc Talks, kamu bisa melihat penjelasan tentang bagaimana tubuh beradaptasi selama Ramadan serta tantangan kesehatan yang paling sering muncul, seperti maag, vertigo, dan gangguan pencernaan.
Berangkat dari data Halodoc dari tahun ke tahun, Fibriyani Elastria (Chief Marketing Officer Halodoc) dan dr. Irwan Heriyanto, MARS (Board of Medical Excellence Halodoc) mengulas mengapa persiapan kesehatan sejak awal menjadi kunci agar puasa berjalan lebih lancar dan nyaman.
Ingin insight lebih lengkap seputar kesiapan dan tantangan kesehatan selama Ramadan hingga Idulfitri?
Baca selengkapnya di Indonesia Health Insights Report Q1 2026
Tips Mengatur Kadar Kolesterol
Penurunan kadar kolesterol saat puasa tentu tidak didapat dengan mudah. Sebab, kondisi ini terjadi hanya jika kamu mengatur pola makan yang baik selama berpuasa.
1. Batasi konsumsi gorengan saat sahur dan berbuka.
Minyak goreng mengandung zat yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Batasi pola konsumsi makanan berkolesterol tinggi, seperti makanan berlemak, bersantan, dan jeroan.
2. Perbanyak konsumsi makanan yang bisa mengendalikan kadar kolesterol.
Konsumsi makanan misalnya ikan, kacang-kacangan, oatmeal, buah dan sayur (seperti bayam, tomat, ubi jalar, dan terong belanda), saat sahur dan berbuka dapat membantu menurunkan kadar kolesterol
3. Rutin berolahraga saat puasa.
Olahraga saat puasa bisa dilakukan saat 1 jam sebelum waktu berbuka atau setelah salat tarawih. Olahraga yang bisa dilakukan diantaranya adalah jalan kaki, bersepeda, dan yoga.
Persiapkan puasa dengan baik, Ini 5 Tips Sehat Sahur untuk Pengidap Kolesterol Tinggi
Hubungi Dokter Ini untuk Tips Menjaga Kadar Kolesterol Tetap Normal selama Puasa
Jika kamu mempunyai keluhan kolesterol saat berpuasa, segera konsultasikan ke dokter.
Berikut rekomendasi dokter di Halodoc yang bisa kamu hubungi:
- dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya (2012) dan Universitas Sam Ratulangi (2020). Berpraktik di Cikarang, Jawa Barat, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Pengalaman 9 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2015) dan Universitas Hasanuddin (2023). Berpraktik di Lampung Tengah, Lampung, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Vera Bahar, Sp.PD: Pengalaman 15 tahun, lulusan Universitas Muslim Indonesia (2008) dan Universitas Hasanuddin (2021). Berpraktik di Wajo, Sulawesi Selatan, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc
DI Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dimana saja dan kapan saja, memudahkan kamu saat ingin berkonsultasi kapanpun.
Biar tubuh tetap sehat selama berpuasa, pastikan juga untuk mengonsumsi multivitamin tambahan jika dibutuhkan. Cek kebutuhan suplemen harian di aplikasi Halodoc.
Dengan layanan antar, pesanan obat akan dikirim segera ke rumah. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play!
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. 8 Health Benefits of Fasting, Backed by Science.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2026. Intermittent Fasting: What Is It, and How Does it Work?
American Heart Association. Diakses pada 2026. Regular Fasting Could Lead to Longer, Healthier Life.
FAQ
1. Apakah kolesterol tinggi bisa menyebabkan sesak napas?
Secara tidak langsung ya, karena kolesterol tinggi dapat memicu penyempitan pembuluh darah jantung (aterosklerosis) yang menghambat aliran oksigen, sehingga menimbulkan gejala sesak napas atau nyeri dada.
2. Apakah berpuasa baik jika kamu memiliki kolesterol tinggi?
Sangat baik, karena puasa mendorong tubuh membakar cadangan lemak sebagai sumber energi dan terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) jika disertai pola makan rendah lemak saat berbuka.
3. Penyakit apa saja yang bisa membaik atau terkontrol dengan puasa?
Puasa dapat membantu mengontrol dan memperbaiki kondisi beberapa penyakit kronis, seperti:
- Kolesterol tinggi dan hipertensi.
- Diabetes tipe 2 (melalui perbaikan sensitivitas insulin).
- Obesitas dan gangguan peradangan ringan dalam tubuh.


