• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Alami Biduran, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Anak Alami Biduran, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Bentol kemerahan yang muncul pada anak bisa menjadi salah satu tanda biduran. Biduran atau urtikaria terjadi ketika kulit mengeluarkan reaksi terhadap alergen yang berupa bentol dan kemerahan. Cara memastikan biduran, ibu dapat memerhatikan ukuran bentol yang muncul pada tubuh anak yaitu memiliki ukuran yang berbeda-beda dan disertai rasa gatal.

Baca juga: Wajah Membengkak karena Biduran, Ini Penanganannya

Biduran yang dialami anak menyebabkan rasa tidak nyaman. Selain itu, biduran yang tidak segera diatasi bisa menyebar dan menimbulkan komplikasi, seperti pembengkakan pada mata, bibir, tangan, dan kaki. Lakukan beberapa cara ini untuk mengobati biduran pada anak di rumah. Jika cara ini tidak dapat mengatasi biduran dengan optimal, segera kunjungi rumah sakit terdekat agar biduran pada anak tidak menjadi fatal.

Penanganan untuk Atasi Biduran Anak

Gejala utama anak yang mengalami biduran, yaitu munculnya bentol kemerahan pada kulit. Melansir Medical News Today, biduran menjadi reaksi tubuh akibat tubuh terpapar faktor pemicu alergi yang membuat tubuh melepaskan histamine dan bahan kimia lainnya pada permukaan kulit.

Histamine dan bahan kimia lainnya pada permukaan kulit menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan. Kondisi ini yang menyebabkan kulit alami bentol. Biduran umumnya lebih sering terjadi pada bagian tangan dan kaki.

Bentol yang muncul umumnya berkelompok sehingga terlihat cukup banyak pada satu area. Selain itu, biduran juga memicu rasa gatal pada bagian tubuh yang alami bentol atau kemerahan. Jika anak mengalami gejala ini, ibu bisa bertanya kepada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk penanganan awal. Menghubungi dokter kini lebih mudah dengan aplikasi Halodoc.

Baca juga: Benarkah Biduran Bisa Menular? Ini Faktanya

Biduran yang tergolong dalam kategori ringan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, ibu perlu lakukan beberapa perawatan untuk meringankan gejala yang dialami anak, seperti:

1. Kompres Air Dingin

Ibu bisa mengatasi biduran pada anak dengan mengompres bagian tubuh yang mengalami biduran dengan kompres dingin. Gunakan es yang dibalut dengan kain lembut lalu kompres bagian tubuh anak yang mengalami biduran selama beberapa menit. Lakukan pengobatan ini secara rutin agar rasa gatal atau bengkak yang terjadi akibat gejala biduran pada anak dapat diatasi dan anak kembali merasa nyaman.

2. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Gunakan anak pakaian yang nyaman saat mengalami biduran. Melansir American College of Allergy, Asthma, and Immunology, menggunakan pakaian yang longgar membuat gatal yang dirasakan anak berkurang. Jangan lupa untuk selalu pilihkan bahan pakaian yang cepat menyerap keringat agar anak tetap nyaman.

3. Hindari Cuaca Panas

Sebaiknya hindari anak dari paparan cuaca yang panas. Biarkan anak beristirahat pada ruangan dengan suhu yang nyaman agar gejala yang dirasakan dapat membaik.

4. Jaga Kebersihan Kulit Anak

Ibu, jangan ragu untuk mengajak anak menjaga kebersihan tubuhnya selama anak mengalami biduran. Pastikan anak mandi dengan bersih. Ibu dapat coba untuk memandikan anak dengan air hangat agar rasa gatal yang dirasakan sedikit berkurang. Gunakan sabun yang mengandung pelembap agar kulit anak tidak kering yang meningkatkan rasa gatal.

5. Hindari Faktor Pemicu

Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengatasi biduran pada anak dengan menghindari faktor pemicu. Melansir National Health Service UK, ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkan anak alami biduran, seperti makanan, serangga, bahan kimia, cuaca panas atau dingin, serta tingkat stres.

Baca juga: Kunyit Ampuh untuk Usir Biduran, Apa Kata Dokter?

Itulah cara yang bisa ibu lakukan untuk mengobati biduran pada anak. Jika dalam beberapa hari kondisi ini tidak menghilang, sebaiknya segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Biduran yang tidak menghilang dalam beberapa hari dapat menjadi tanda biduran kronis. Tidak hanya perubahan gaya hidup, biduran kronis membutuhkan penanganan medis dengan penggunaan obat-obatan untuk menghindari komplikasi yang mungkin terjadi.

Referensi:
American College of Allergy, Asthma, and Immunology. Diakses pada 2020. Hives (Urticaria)
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Itchy Skin
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Hives
Medical News Today. Diakses pada 2020. What Are Hives (Urticaria)