
Apa Bedanya Hufagrip Hijau dan Kuning? Kenali Indikasi Tepatnya
Hufagrip Hijau dan Kuning memiliki fungsi yang berbeda dalam meredakan gejala flu dan batuk.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Macam-Macam Hufagrip Sesuai Gejala
- Cara Alami Mengatasi Flu dan Batuk pada Anak di Rumah
- Studi Terkait Efikasi Obat Flu Anak
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Kesehatan anak adalah prioritas utama bagi setiap orang tua. Namun, seiring dengan aktivitas mereka yang semakin banyak, anak-anak sering kali rentan terpapar berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit. Salah satu gangguan kesehatan yang paling sering dialami anak adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), yang bermanifestasi dalam bentuk batuk, pilek, hidung tersumbat, dan demam. Sistem imun anak yang masih dalam tahap perkembangan membuat mereka bisa mengalami flu atau pilek hingga 6-8 kali dalam satu tahun. Kondisi ini tentu sering membuat orang tua merasa cemas dan kebingungan dalam mencari penanganan yang tepat.
Penting bagi kamu untuk memahami bahwa tidak semua batuk dan pilek membutuhkan jenis pengobatan yang sama. Demam yang disertai batuk berdahak membutuhkan penanganan yang berbeda dengan batuk kering, begitu pula dengan pilek yang hanya ditandai dengan hidung tersumbat tanpa disertai demam. Memberikan obat yang kurang sesuai dengan gejala anak tidak hanya kurang efektif, tetapi juga berisiko menimbulkan efek samping yang tidak perlu. Jika anak mengalami demam tidak turun selama lebih dari tiga hari berturut-turut, ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi yang lebih serius dan membutuhkan pemeriksaan medis menyeluruh.
Di Indonesia, salah satu merek obat yang sangat dikenal oleh para ibu untuk mengatasi berbagai keluhan pernapasan anak adalah Hufagrip. Hadir dengan berbagai varian warna yang diformulasikan khusus untuk kombinasi gejala tertentu, obat ini dirancang agar orang tua dapat memberikan pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi anak. Memahami perbedaan macam macam hufagrip sangat penting agar kamu tidak salah pilih saat membelinya di apotek atau secara daring. Bagi orang tua yang sibuk, kemudahan untuk beli obat batuk dan flu anak secara online tentu sangat membantu dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat.
Nah, mau tahu apa saja pilihan macam macam hufagrip beserta fungsi spesifik dari masing-masing warnanya? Berikut ulasannya secara lengkap agar kamu tidak bingung lagi saat memilihnya!
Rekomendasi Macam-Macam Hufagrip Sesuai Gejala
Setiap varian Hufagrip memiliki kombinasi bahan aktif yang diformulasikan secara khusus untuk menargetkan gejala tertentu. Berikut adalah penjelasan lengkap dari masing-masing variannya:
1. Hufagrip Flu & Batuk Sirup 60 ml
Hufagrip Kuning adalah varian yang paling sering dicari karena kemampuannya mengatasi gejala flu yang kompleks. Obat ini mengandung kombinasi empat bahan aktif, yaitu Paracetamol, Pseudoephedrine HCl, Chlorpheniramine Maleate (CTM), dan Guaifenesin. Paracetamol bekerja secara sentral di otak untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan seperti sakit kepala. Pseudoephedrine bertindak sebagai dekongestan yang mengecilkan pembuluh darah di hidung untuk melegakan hidung tersumbat. CTM adalah antihistamin yang menekan reaksi alergi seperti bersin-bersin, sedangkan Guaifenesin merupakan ekspektoran yang berfungsi mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan saat anak batuk.
Manfaat spesifik dari Hufagrip Kuning adalah untuk mengatasi kombinasi gejala flu yang meliputi demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, yang disertai dengan batuk berdahak. Jika anak tampak rewel karena tubuhnya panas, hidungnya mampet, dan batuknya terdengar ‘basah’, varian inilah yang paling tepat.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3 kali sehari.
- Anak usia 2-6 tahun: 1 sendok takar (5 ml), diminum 3 kali sehari.
- Anak di bawah 2 tahun: Harus sesuai dengan petunjuk dan resep dokter.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hufagrip Flu & Batuk Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Hufagrip BP Sirup 60 ml
Berbeda dengan varian kuning, Hufagrip BP (Batuk Pilek) yang berwarna hijau diformulasikan khusus tanpa penurun panas dan ditujukan untuk jenis batuk yang berbeda. Kandungan aktifnya terdiri dari Dextromethorphan HBr, Pseudoephedrine HCl, dan Chlorpheniramine Maleate (CTM). Dextromethorphan adalah antitusif yang bekerja dengan cara menekan refleks batuk langsung di pusat batuk pada medula di otak. Karena tidak mengandung ekspektoran, obat ini ditujukan khusus untuk batuk kering (tidak berdahak).
Manfaat utama dari Hufagrip Hijau adalah meringankan batuk kering yang tidak disertai dahak, serta mengatasi hidung tersumbat dan bersin-bersin akibat pilek atau alergi. Varian ini sangat cocok diberikan jika anak terus-menerus batuk gatal tanpa mengeluarkan lendir, namun suhu tubuhnya normal (tidak demam).
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3 kali sehari.
- Anak usia 2-6 tahun: 1 sendok takar (5 ml), diminum 3 kali sehari.
- Anak di bawah 2 tahun: Berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hufagrip BP Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Pencegahan Penularan Flu pada Anak di Rumah
- Ajarkan anak untuk rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik, terutama setelah bermain dan sebelum makan.
- Gunakan masker pada anggota keluarga yang sedang sakit agar virus tidak menyebar melalui percikan air liur (droplet).
- Pastikan sirkulasi udara di dalam rumah berjalan baik dengan membuka jendela secara rutin di pagi hari.
3. Hufagrip TMP Sirup 60 ml
Hufagrip Merah atau Hufagrip TMP adalah obat penurun panas dan pereda nyeri. Tidak seperti varian Hufagrip lainnya yang merupakan kombinasi obat flu, Hufagrip TMP merupakan obat tunggal yang hanya mengandung Ibuprofen. Ibuprofen masuk ke dalam kelas obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS) yang bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase (COX) yang memproduksi prostaglandin—zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan, rasa sakit, dan demam.
Manfaat spesifik obat ini adalah untuk menurunkan demam tinggi pada anak, meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri otot, hingga nyeri pasca imunisasi. Karena efek farmakologisnya yang kuat pada lambung, obat ini sangat disarankan untuk diminum setelah makan.
Dosis dan aturan pakai (berdasarkan usia dan berat badan umum):
- Anak usia 8-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3-4 kali sehari.
- Anak usia 3-7 tahun: 1 sendok takar (5 ml), diminum 3-4 kali sehari.
- Anak usia 1-2 tahun: 1/2 sendok takar (2,5 ml), diminum 3-4 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hufagrip TMP Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Hufagrip Pilek Sirup 60 ml
Varian terakhir adalah Hufagrip Pilek yang memiliki kemasan berwarna biru. Obat ini diformulasikan untuk anak yang hanya mengalami gejala pilek tanpa disertai batuk maupun demam. Kandungan aktif di dalamnya adalah Pseudoephedrine HCl (dekongestan) dan Chlorpheniramine Maleate (antihistamin). Kombinasi dua obat ini sangat efektif menangani sekresi hidung yang berlebihan dan pelebaran pembuluh darah di saluran hidung.
Manfaat utama dari Hufagrip Biru adalah meredakan gejala hidung tersumbat, hidung meler, serta bersin-bersin yang sering kali disebabkan oleh alergi (rhinitis alergi) maupun infeksi virus pilek ringan. Obat ini dapat menyebabkan kantuk sehingga disarankan untuk membiarkan anak beristirahat setelah meminumnya.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3 kali sehari.
- Anak usia 2-6 tahun: 1 sendok takar (5 ml), diminum 3 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hufagrip Pilek Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Flu dan Batuk pada Anak di Rumah
1. Pastikan Kebutuhan Cairan Anak Terpenuhi
Hidrasi yang baik adalah kunci penting dalam proses penyembuhan infeksi pernapasan. Pastikan anak banyak minum air putih hangat untuk membantu mengencerkan dahak di tenggorokan. Selain air putih, kamu juga bisa memberikan kuah kaldu ayam yang hangat, yang terbukti secara medis dapat melegakan pernapasan dan memberikan nutrisi tambahan bagi tubuh anak yang sedang lemas.
2. Gunakan Pelembap Udara (Humidifier)
Udara ruangan yang kering dapat memperburuk iritasi pada saluran pernapasan anak. Menggunakan humidifier, terutama di malam hari saat anak tidur, dapat membantu menjaga kelembapan udara. Udara yang lembap akan membantu mencairkan lendir yang menyumbat hidung anak sehingga mereka bisa bernapas lebih lega dan tidur dengan nyenyak tanpa gangguan batuk.
3. Berikan Madu untuk Meredakan Batuk
Bagi anak yang berusia di atas 1 tahun, pemberian setengah hingga satu sendok teh madu murni sebelum tidur terbukti efektif meredakan batuk dan melegakan tenggorokan yang gatal. Namun, sangat penting untuk diingat bahwa madu dilarang keras diberikan kepada bayi di bawah usia 1 tahun karena adanya risiko botulisme infantil yang berbahaya.
Studi Terkait Efikasi Obat Flu Anak
National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan kombinasi dekongestan (seperti pseudoephedrine) dan antihistamin (seperti CTM) memberikan efikasi yang signifikan dalam meredakan gejala akut hidung tersumbat pada anak di atas usia 2 tahun.
Penelitian tersebut juga menekankan pentingnya pemberian dosis yang akurat menggunakan alat takar medis (sendok takar) yang tersedia dalam kemasan obat. Pemberian obat yang disesuaikan dengan berat badan dan usia anak terbukti meminimalisir risiko efek samping ringan seperti rasa kantuk berlebih maupun stimulasi berlebih yang membuat anak sulit tidur.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
FAQ
1. Apa perbedaan macam macam hufagrip yang ada di pasaran?
Perbedaan utama terletak pada indikasi gejalanya. Hufagrip Kuning untuk flu dan batuk berdahak, Hufagrip Hijau untuk batuk kering dan pilek, Hufagrip Merah khusus untuk demam dan nyeri, sedangkan Hufagrip Biru dikhususkan untuk pilek dan hidung tersumbat saja.
2. Kapan sebaiknya anak diberikan Hufagrip warna kuning?
Hufagrip Kuning (Flu & Batuk) diberikan ketika anak mengalami gejala kombinasi yang meliputi demam panas, hidung tersumbat atau meler, sakit kepala, dan disertai dengan batuk yang mengeluarkan dahak (batuk basah).
3. Apakah macam macam hufagrip aman dikonsumsi bersamaan dengan vitamin anak?
Secara umum, Hufagrip aman dikonsumsi bersamaan dengan multivitamin standar anak seperti vitamin C atau madu. Namun, pastikan vitamin tersebut tidak mengandung bahan aktif obat yang sama (seperti tambahan paracetamol) untuk menghindari overdosis ganda.
4. Berapa lama batas aman mengonsumsi Hufagrip untuk anak?
Pengobatan mandiri dengan Hufagrip sebaiknya dibatasi maksimal selama 3 hari berturut-turut. Jika setelah 3 hari gejala seperti demam tinggi atau batuk keras tidak juga membaik, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan anak ke dokter.
Apabila gejala demam, batuk, dan pilek anak tidak kunjung mereda meskipun sudah diberikan obat bebas, jangan ragu untuk segera mencari bantuan medis lanjutan agar anak mendapatkan diagnosis yang tepat.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.
Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cough and cold remedies for the treatment of acute respiratory infections in young children.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Diakses pada 2026. Penanganan Demam pada Anak.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Common cold in babies: Treatment and Drugs.
NCBI. Diakses pada 2026. Efficacy and Safety of Over-the-Counter Cough and Cold Medicines in Children.
Konsultasi dengan Dokter Anak via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Anak terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.


