• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Bedak Boleh Digunakan untuk Menangani Cacar Air?

Apakah Bedak Boleh Digunakan untuk Menangani Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella dan dapat menyerang siapa saja. Meski umum dialami oleh anak-anak, tetapi penyakit ini bisa bisa dialami oleh orang dewasa yang belum pernah melakukan vaksinasi cacar air. Cacar air umumnya hanya dialami sekali seumur hidup. Proses penularannya dapat terjadi ketika seseorang terpapar virus dari air liur saat pengidap batuk, bersin, atau berbicara.

Bukan air liur saja, paparan virus juga bisa terjadi dari cairan yang terdapat pada lenting kulit pengidap. Gejalanya sendiri biasanya akan muncul 3 minggu setelah seseorang terpapar virus. Lenting berair pada kulit tidak langsung muncul, gejala awal yang tampak adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, serta penurunan nafsu makan. 

Cacar air merupakan penyakit yang tidak membahayakan. Meski demikian, rasa gatalnya muncul dan sangat mengganggu. Banyak orang yang memakai bedak untuk mengatasi cacar air. Apakah cara ini diperbolehkan? Berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: 5 Mitos Tentang Cacar Air yang Tidak Perlu Dipercaya

Mengatasi Cacar Air dengan Bedak, Apakah Diperbolehkan?

Memakai bedak untuk mengatasi rasa gatal pada pengidap cacar air bisa dilakukan. Bedak yang dapat digunakan adalah bedak bayi, bedak dengan kandungan kalamin (mentol ringan), atau bedak kocok. Mengatasi cacar air dengan bedak bukan hanya meredakan rasa gatal yang muncul saja, tetapi juga dapat mengurangi gesekan, sehingga lenting tidak mudah pecah.

Selain memakai bedak, usahakan untuk tidak menggaruk atau mengelupas lenting, ya. Kedua hal tersebut akan memicu munculnya luka terbuka yang berisiko terinfeksi bakteri. Jika terlihat ada lenting yang telah terkelupas, maka hentikan penggunaan bedak pada area luka. Jika dilakukan, hal tersebut dapat memperparah peradangan dan infeksi, sehingga cacar menjadi sulit untuk sembuh.

Baca juga: Ini Alasan Cacar Air Mudah Menular

Selain Bedak, Ini Cara Lain Mengatasi Cacar Lain

Proses pengobatan cacar air akan melibatkan pengelolaan gejala hingga tubuh bisa melawan infeksi dengan sendirinya. Bukan hanya dengan bedak saja, berikut sejumlah langkah yang efektif dalam mengatasi cacar air:

1.Mandi Air Dingin

Mengatasi cacar air bisa dilakukan dengan mandi air dingin. Suhunya yang sejuk mampu menahan gatal tak tertahankan pada kulit. Mandi air dingin sebelum tidur akan membuat pengidap cacar air memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

2.Konsumsi Obat Penurun Panas

Seperti pada penjelasan sebelumnya, gejala awal sebelum munculnya ruam merah di kulit adalah demam tinggi. Tingginya suhu tubuh yang dibiarkan begitu saja dapat berujung pada kejang-kejang. Sebelum suhunya semakin meningkat, jangan lupa untuk mengonsumsi obat penurun panas. Obat ini juga mampu mengatasi gatal-gatal oleh keringat.

3.Jaga Asupan Makanan dan Cairan

Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh rendahnya sistem kekebalan tubuh. Agar penyakit tidak semakin bertambah parah, selalu konsumsi makanan sehat bergizi seimbang dan penuhi cairan dalam tubuh. Hindari makanan bercita rasa pedas dengan kandungan lemak tinggi. Jangan lupa juga untuk menghindari minuman dengan cita rasa asam dan minuman bersoda.

Baca juga: Sudah Tahu Fakta Mengenai Cacar Air Ini?

Daripada harus repot-repot menyembuhkan, lebih baik mencegah dengan melakukan vaksinasi cacar air. Vaksin ini sudah dapat dilakukan pada anak sejak usianya menginjak 12 tahun. Jika sudah terkena dan penyakit tidak bisa diatasi dengan sejumlah langkah tersebut, segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat, ya.

Referensi:
Uofmhealth.org. Diakses pada 2020. Chickenpox: Controlling the Itch.
Healthline. Diakses pada 2020. 7 Home Remedies for Chickenpox.