Apakah COVID-19 Bisa Menular Lewat Makanan?

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   18 Agustus 2021
Apakah COVID-19 Bisa Menular Lewat Makanan?Apakah COVID-19 Bisa Menular Lewat Makanan?

“Karena dianggap sangat menular, banyak orang yang khawatir tertular COVID-19 melalui makanan. Pada faktanya, COVID-19 ternyata tidak dapat menular lewat makanan maupun kemasannya. Ini karena, COVID-19, hanya bereplikasi di saluran pernapasan, bukan saluran pencernaan.”

Halodoc, Jakarta – COVID-19 dikenal sebagai virus yang sangat menular. Virus ini menular melalui  droplet atau tetesan pernapasan yang menyebar melalui udara saat seseorang batuk, bersin atau berbicara. Nah, droplet virus ini dikhawatirkan juga bisa menular apabila jatuh ke permukaan benda maupun makanan. 

Virus ini disebut juga mampu bertahan di permukaan dalam waktu yang lama. Karena alasan ini, apakah seseorang juga bisa tertular COVID-19 saat mengonsumsi makanan yang telah terpapar oleh droplet tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

Baca juga: Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Bisakah Virus Corona Menular Melalui Makanan?

Meskipun masih banyak yang harus diteliti tentang virus corona, para ilmuwan dan profesional medis sepakat bahwa COVID-19 tidak dapat menular lewat makanan. Hal ini pun telah didukung oleh WHO. Saat ini tidak ada bukti bahwa seseorang dapat tertular COVID-19 dari makanan. 

Sama seperti virus dan bakteri yang kerap ditemukan dalam makanan, virus COVID-19 ternyata juga dapat terbunuh pada suhu tertentu. Makanan seperti daging, unggas, dan telur harus dimasak sampai matang setidaknya sampai suhu 70 derajat Celsius. Sebelum memasak, produk hewani yang masih mentah harus diolah dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan yang dimasak.

Kamu juga tidak akan tertular COVID-19 akibat menyentuh bungkus makanan. Perlu kamu ketahui bahwa COVID-19, hanya bereplikasi di saluran pernapasan, bukan saluran pencernaan. Jenis penularan ini tidak seperti penyakit yang disebabkan karena konsumsi makan atau minuman yang telah tercemar patogen. 

Seseorang mungkin saja bisa tertular saat menyentuh permukaan atau benda yang kotor dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata. Namun, hal ini memiliki kemungkinan yang sangat kecil, dan tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus. Meski COVID-19 tidak dapat menular lewat makanan maupun kemasannya, kamu tetap harus menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan guna mencegah infeksi virus maupun bakteri.

Baca juga: Studi Ungkap Dosis Kedua Vaksin COVID-19 Tetap Bermanfaat Meski Tertunda

Tips Menjaga Kebersihan di Era Pandemi

Sejak awal selama pandemi, banyak orang mengadopsi kebiasaan mengelap kemasan dan wadah makanan dengan disinfektan untuk mencegah penularan virus. Melansir dari WHO, membersihkan permukaan benda yang ada di rumah dengan produk pembersih dan disinfektan secara teratur memang efektif menghilangkan virus. Untuk mendesinfeksi virus dari permukaan, kamu bisa menggunakan natrium hipoklorit (NaClO) 0,05 persen dan produk yang mengandung 70 persen etanol.

Setelah berbelanja bahan makanan dan ke pasar, kamu juga wajib mengikuti langkah-langkah pencegahan di bawah ini:

  • Kenakan masker saat keluar rumah.
  • Bersihkan tangan dengan air dan sabun atau bisa menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki toko.
  • Tutupi batuk atau bersin dengan siku bagian dalam atau tisu.
  • Jaga jarak setidaknya satu meter dari orang lain. 
  • Sesampai di rumah, cuci tangan sampai bersih setelah memegang dan menyimpan produk yang sudah dibeli.

Apabila kamu memilih berbelanja makanan secara daring, pastikan toko yang menjualnya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setelah menerima makanan atau bahan makanan, sebaiknya langsung cuci tangan sampai bersih. Cuci buah dan sayuran seperti biasa. Sebelum memegangnya, cuci tangan dengan sabun dan air terlebih dahulu. Kemudian cuci buah dan sayuran secara menyeluruh dengan air bersih, terutama jika ingin mengonsumsi bahan yang mentah-mentah.

Baca juga: Mengenal Protokol Kesehatan 5M untuk Cegah COVID-19

Selain menerapkan protokol kesehatan, kamu mungkin perlu vitamin dan suplemen untuk meningkatan daya tahan tubuh. Kalau stok mulai menipis, beli saja di toko kesehatan Halodoc. Dengan layanan pesan antar, kamu enggak perlu repot ke apotek dan bisa tetap aman di rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WHO. Diakses pada 2021. Coronavirus disease (COVID-19): Food safety and nutrition.
Live Strong. Diakses pada 2021. Can You Catch COVID-19 From Food?.

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan