• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bahayakah Menelan Permen Karet?

Bahayakah Menelan Permen Karet?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu merasa sangat mengantuk padahal sedang melakukan sesuatu yang terbilang membutuhkan konsentrasi layaknya mengendarai atau menyetir kendaraan? Banyak orang yang mengakalinya dengan cara mengonsumsi permen karet agar mulut tetap aktif yang dipercaya dapat mencegah rasa kantuk selama hal tersebut dilakukan.

Banyak orang yang secara tidak sengaja menelan permen karet tersebut entah karena sambil berbicara atau lainnya. Selain itu, masyarakat Indonesia percaya apabila dapat terjadi hal yang berbahaya jika seseorang yang tidak sengaja menelan permen karet. Berikut adalah pembahasan tentang dampak yang dapat terjadi ketika menelan permen karet!

Baca juga: Mitos atau Fakta Mengunyah Permen Karet Bantu Atasi Stres

Bahaya dari Menelan Permen Karet

Pernahkah kamu mendengar apabila ada seorang anak yang di perutnya terdapat bekas permen karet dan bertahan selama 7 tahun? Faktanya, tidak pernah ada kasus yang seperti itu. Banyak orang yang tidak sengaja menelan permen karet, tetapi terbilang hanya sedikit yang membutuhkan pertolongan dokter setelah hal tersebut terjadi.

Meskipun perut manusia tidak dapat mengolah sepotong permen karet dengan cara yang sama dengan proses makanan lainnya, sistem pencernaan dapat menggerakkannya melalui aktivitas usus yang normal. Dengan kata lain, permen karet tersebut dapat keluar melalui kotoran ketika seseorang sedang buang air besar.

Lalu, masalah apa yang dapat terjadi disebabkan oleh permen karet? Permen karet terbuat dari chicle, yaitu getah yang berasal dari pohon sawo. Hal ini pada dasarnya sama dengan karet dari alam, tidak akan hancur meski sudah banyak mengunyah benda tersebut. Setelah itu, permen tersebut akan ditambahkan rasa dan warna agar lebih menarik untuk dimakan, sehingga anak kecil berkeinginan untuk memakannya.

Seseorang yang menelan permen karet dalam jumlah yang banyak atau juga dalam waktu yang singkat, pemblokiran pada saluran pencernaan dapat terjadi meski terbilang jarang terjadi. Sumbatan tersebut kemungkinan besar terjadi ketika permen karet ditelan bersamaan dengan benda yang sulit dicerna oleh tubuh sehingga menutup jalan dari pencernaan.

Gangguan ini umumnya terjadi pada anak kecil karena kemungkinan besar dirinya tidak mengerti apabila permen karet hanya dikunyah, tidak diperbolehkan untuk ditelan. Walau begitu, seseorang yang tidak sengaja menelan permen karet dalam skala yang jarang tidak dapat menimbulkan gangguan yang berbahaya.

Jika kamu masih mempunyai pertanyaan terkait menelan permen karet secara tidak sengaja, dokter dari Halodoc siap menjawab semua yang ditanyakan. Caranya mudah sekali, kamu cukup download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan.

Baca juga: Perlu Tahu Bahaya Terlalu Sering Ngemil Permen

Berapa Lama Permen Karet Bertahan di dalam Tubuh?

Memang permen karet yang masuk ke sistem pencernaan sebagian besar memiliki daya tahan yang kuat, sehingga tubuh sulit mencernanya. Namun, selama tidak menggumpal dengan bahan makanan lainnya yang juga sulit dicerna, seharusnya tetap aman. Benda tersebut dapat melewati sistem pencernaan kurang dari satu minggu. Gula dan bahan pewarna yang ada mungkin sudah hilang saat dikeluarkan melalui kotoran, tetapi bahan dasar dari permen karet akan sama dengan sebelumnya.

Selain memblokir sistem pencernaan, terdapat dampak negatif lainnya yang dapat terjadi saat seseorang mengonsumsi permen karet. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan seseorang menelan lebih banyak air liur dan juga udara. Hal tersebut dapat memberi pengaruh pada gas di dalam perut sehingga menyebabkan terjadinya kembung.

Baca juga: Cara Alami dan Mudah Redakan Sakit Gigi

Pada penemuan lain, disebutkan ada kemungkinan mengonsumsi permen karet setelah operasi usus dapat mempercepat penyembuhan. Hasilnya dapat berbeda-beda, tetapi peneliti tidak menemukan manfaat dari memakan permen karet setelah operasi tidak menimbulkan dampak apa pun. Maka dari itu, lebih baik untuk tidak dilakukan karena belum ada kepastian akan hal tersebut.

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2020. The Worst That Can Happen When You Swallow Gum.
Kids Health. Diakses pada 2020. What Happens to Swallowed Gum?