Ini Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Halodoc, Jakarta - Kesehatan jantung penting untuk dijaga demi kelangsungan hidup. Hal tersebut dilakukan agar menjaga organ tersebut dari penyakit yang dapat mematikan. Salah satu penyakit yang bisa terjadi hingga menghilangkan nyawa adalah serangan jantung.

Gangguan serangan jantung terjadi ketika jantung tidak mendapat pasokan darah karena sumbatan. Suatu hal yang menyebabkan sumbatan ini umumnya disebabkan oleh bekuan darah. Banyak orang panik jika gangguan ini terjadi, maka dari itu kamu harus tahu pertolongan pertama pada serangan jantung. Berikut ini penjelasannya!

Baca juga: Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi di Pagi Hari, Benarkah?

Pertolongan Pertama Serangan Jantung saat Terjadi

Seseorang mengalami serangan jantung ketika jantung tidak mendapatkan pasokan oksigen dari darah. Banyak orang yang dapat pulih ketika mengalami penyakit ini, walaupun terdapat risiko serius jika pengidapnya mengalami berhentinya detak jantung atau jantung berhenti memompa.

Seseorang yang mengidap angina cenderung mengalami serangan jantung. Penyakit tersebut menyebabkan arteri ke jantung menyempit dan otot jantung tidak mendapat asupan darah yang mengandung oksigen. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas fisik, tetapi lebih berisiko ketika istirahat.

Rata-rata seseorang yang mengidap gangguan pada jantung ini menunggu 3 jam sebelum mendapatkan bantuan. Banyak orang yang terserang masalah jantung kehilangan nyawa sebelum sampai di rumah sakit. Pengidap gangguan ini harus mendapatkan perawatan medis dengan cepat.

Seseorang yang mengidap serangan jantung mungkin mengalami gejala, seperti:

  • Tekanan yang tidak nyaman dan timbul rasa sakit pada bagian tengah dada;

  • Rasa sakit di dada menyebar ke bahu, punggung, leher, hingga perut bagian atas;

  • Sesak napas;

  • Sakit kepala ringan, pusing, hingga pingsan;

  • Berkeringat dan mual.

Serangan jantung menyebabkan nyeri dada selama lebih dari 15 menit, tetapi mungkin juga tidak menimbulkan gejala tersendiri. Selain gejala-gejala di atas, pengidapnya mungkin mengalami gangguan pencernaan, nyeri leher, hingga sakit rahang yang persisten. Gejala ini juga dapat jauh sebelum serangan jantung terjadi.

Baca juga: 4 Penyebab Serangan Jantung yang Tidak Disadari

Selain itu, jika kamu mempunyai pertanyaan terkait pertolongan pertama pada serangan jantung, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya, kamu perlu download aplikasi Halodoc di smartphone kamu! Selain itu, kamu juga dapat melakukan pemesanan online untuk pemeriksaan fisik terhadap jantung di aplikasi tersebut.

Setelah mengetahui gejalanya, kamu harus tahu cara untuk melakukan pertolongan pertama pada pengidap serangan jantung secara tiba-tiba. Hal ini dapat mencegah komplikasi yang tidak diinginkan untuk terjadi. Berikut ini beberapa cara untuk melakukan pertolongan pertama pada serangan jantung, yaitu:

  1. Coba minta orang tersebut untuk duduk, beristirahat, dan tetap tenang dengan mengambil napas secara teratur. Kamu harus mengendurkan pakaiannya apabila terlalu ketat.

  2. Kamu dapat memberikan aspirin agar mengembalikan jantung kembali normal. Tetapi kamu harus mengetahui apakah orang tersebut alergi terhadap aspirin atau dilarang oleh dokter untuk mengonsumsi obat tersebut.

  3. Seseorang yang mengidap gangguan pada jantung pasti mempunyai nitrogliserin. Kamu memberikan obat tersebut sesuai dengan petunjuk dari dokter. Jangan berikan obat yang dimiliki orang lain karena mungkin saja dosisnya berbeda.

  4. Kamu dapat melakukan CPR jika orang tersebut tidak sadarkan diri. Setelah itu, kamu dapat menelpon rumah sakit terdekat untuk penanganan lanjutan. Lakukan terus CPR hingga orang tersebut sadar atau bantuan datang.

Baca juga: Begini Cara Ampuh Menangani Serangan Jantung

Berikut ini hal yang dapat dilakukan untuk pertolongan pertama ketika seseorang mengalami serangan jantung. Hal ini bertujuan agar jantungnya tetap terpacu sehingga kematian tidak terjadi.

Referensi:
Medline Plus.Diakses pada 2019.Heart attack first aid
Mayo Clinic.Diakses pada 2019.First aid Heart attack