• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bebas Perih dengan Obat Sariawan Alami

Bebas Perih dengan Obat Sariawan Alami

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Sariawan atau dalam istilah medisnya disebut stomatitis adalah kondisi umum untuk mulut yang alami peradangan dan sakit. Sariawan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk makan, berbicara, dan tidur.

Stomatitis dapat terjadi di mana saja di mulut, termasuk bagian dalam pipi, gusi, lidah, bibir, dan langit-langit mulut. Namun jangan khawatir, karena terdapat cara alami mengobati sariawan yang bisa kamu lakukan di rumah.

Baca juga: Sariawan pada Bayi, Ini Cara Mencegahnya

Apa Saja Pengobatan Alami untuk Sariawan?

Sariawan umumnya tidak bertahan lebih dari dua minggu, bahkan tanpa perawatan. Jika kondisi berlangsung cukup lama dan penyebabnya dapat diidentifikasi, maka dokter akan melakukan pengobatan. Jika penyebab tidak dapat diidentifikasi, fokus pengobatan bergeser untuk menghilangkan gejala.

Nah, strategi berikut membantu meringankan rasa sakit dan sariawan tanpa sebabkan perih dan rasa tidak nyaman: 

  • Hindari minuman dan makanan panas serta makanan asin, pedas, dan asam;

  • Berkumurlah dengan air dingin atau hisap es jika mulut terasa seperti terbakar.

  • Minum lebih banyak air;

  • Bilas dengan air garam;

  • Gunakan magnesium hidroksida. Caranya oleskan bahan cair ini ke sariawan beberapa kali dalam sehari. Magnesium hidroksida ini terdapat pada obat mag cair.

Cara mengobati sariawan dengan bahan alami juga bisa melalui makanan. Perbanyaklah mengasup sayur dan buah-buahan yang kaya akan vitamin C, B, folat, dan zat besi. Bila dianggap perlu, kamu bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin tersebut. Vitamin B kompleks dan C dapat mempercepat penyembuhan sariawan. Kamu juga bisa chat dokter di Halodoc untuk mendapatkan tips mengatasi sariawan yang aman dan tidak menyebabkan perih. 

Baca juga: 5 Fakta tentang Sariawan

Lantas, Apa Saja yang Bisa Sebabkan Sariawan Muncul?

Melansir dari Cleveland Clinic, penyebab pasti sebagian besar sariawan tidak diketahui. Stres atau cedera ringan pada bagian dalam mulut dianggap sebagai penyebab sariawan. Makanan tertentu, termasuk jeruk atau buah-buahan dan sayuran asam (seperti lemon, jeruk, nanas, apel, ara, tomat, stroberi) juga bisa memicu sariawan atau memperburuk masalah.

Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen, adalah penyebab umum lainnya. Kadang-kadang permukaan gigi atau alat gigi yang tajam, seperti kawat gigi atau gigi palsu yang tidak pas, juga bisa memicu luka dan sebabkan sariawan muncul.

Beberapa kasus sariawan kompleks terlihat pada mereka yang mengidap penyakit pada sistem kekebalan tubuh. Penyakit-penyakit ini termasuk lupus, penyakit Behcet, penyakit radang usus (termasuk penyakit Celiac, kolitis ulseratif dan penyakit Crohn) dan AIDS. Luka sariawan juga terlihat pada orang yang memiliki masalah gizi, seperti kekurangan vitamin B-12, seng, asam folat atau zat besi.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Sariawan Bisa Menandai 6 Penyakit Ini

Apa Langkah Mencegah Sariawan Paling Ampuh?

Terdapat tindakan pencegahan dasar yang dilakukan orang untuk mencoba dan menghentikan stomatitis kembali, yaitu:

  • Gunakanlah obat kumur antiseptik dan non-alkohol;

  • Rawat mulut kering dengan menjaga nutrisi dan hidrasi yang tepat; 

  • Pilih sikat gigi yang lembut;

  • Lakukan perawatan gigi dan mulut rutin.

Suplemen nutrisi tertentu seperti vitamin B (folat, B-6, B-12) juga dapat membantu mencegah sariawan datang. Makanan tinggi vitamin ini disarankan untuk lebih sering dimakan. Beberapa makanan yang mengandung vitamin B tinggi meliputi:

  • Brokoli;

  • Paprika;

  • Bayam;

  • Bit;

  • Kacang-kacangan;

  • Asparagus.

Cara lainnya untuk menghindari sariawan adalah dengan tidak berbicara saat makan, karena ini meningkatkan kemungkinan kamu menggigit bagian dalam mulut. Sementara jika stres menjadi pemicunya, latihan relaksasi dapat membantu. Nah, jadi tidak perlu khawatir lagi terhadap sariawan yang muncul, ya!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2019. Canker Sores.
Web MD. Diakses pada 2019. Stomatitis.
Healthline. Diakses pada 2019. Stomatitis.