• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Manfaat Susu untuk Penyintas COVID-19
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Manfaat Susu untuk Penyintas COVID-19

Begini Manfaat Susu untuk Penyintas COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Juli 2021
Begini Manfaat Susu untuk Penyintas COVID-19Begini Manfaat Susu untuk Penyintas COVID-19

 “Pada umumnya semua susu jenis apapun memiliki kandungan dan nilai gizi yang kurang lebih sama. Kecuali susu kental manis yang dinilai memiliki protein rendah.  Konsumsi susu kerap dianggap bisa menyembuhkan COVID-19 karena kandungan laktoferin dan vitamin D yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Susu memang bermanfaat untuk penyintas COVID-19, tapi konsumsi susu saja tidak cukup.”

Halodoc, Jakarta – Beberapa waktu lalu media sempat dihebohkan dengan pemberitaan sebuah merk susu yang diborong masyarakat, karena dikabarkan bisa menyembuhkan COVID-19. Melansir dari media nasional, Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban, menegaskan bahwa susu tersebut tidak bisa menyembuhkan COVID-19.

Pada umumnya, semua susu jenis memiliki kandungan dan nilai gizi yang kurang lebih sama. Kecuali, susu kental manis yang dinilai memiliki protein rendah. Konsumsi susu memang baik untuk menjaga kesehatan dan stamina, tapi minum susu saja tidak cukup. Lantas, seperti apa manfaat susu untuk penyintas COVID-19?

Dua Kandungan Susu yang dapat Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Di masa pandemi COVID-19 ini, ada banyak klaim yang mengatakan konsumsi ini itu bisa menyembuhkan dan melindungi diri dari penularan COVID-19. Salah satu klaim yang beredar di kalangan masyarakat adalah konsumsi susu tertentu bisa bermanfaat untuk penyintas corona. Bagaimana fakta mengenai ini?

Baca juga: ASI Bisa Cegah COVID-19? Ini Faktanya

Meskipun susu dapat menjadi bagian penting dari konsumsi variasi makanan sehat, klaim bahwa susu dapat mencegah atau menyembuhkan virus corona sama sekali tidak benar. Bisa jadi informasi ini dikarenakan susu mengandung laktoferin dan vitamin D yang memang bermanfaat untuk penyintas COVID-19.

Laktoferin adalah protein yang bisa ditemukan pada ASI dan susu sapi. Protein ini memiliki beberapa sifat antimikroba dan penelitian menunjukkan bahwa transfer laktoferin dari ibu ke bayi melalui ASI besar kemungkinan bisa meningkatkan sistem kekebalan bayi yang masih berkembang. 

Sementara itu, laktoferin dalam makanan seperti susu formula bayi begitu juga susu sapi bisa memberikan manfaat kekebalan pada orang dewasa yang mengonsumsinya. Komponen susu kedua yang dinilai bermanfaat adalah vitamin D. 

Di banyak negara, susu diperkaya dengan vitamin D, vitamin larut lemak yang terkait dengan banyak fungsi dalam tubuh termasuk pertumbuhan dan respons imun. Klaim bahwa vitamin D dalam susu bisa melindungi terhadap virus corona bisa jadi karena penelitian diterbitkan pada 2017 oleh British Medical Journal yang menyebutkan kalau suplementasi vitamin D bisa menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan akut. 

Baca juga: Makanan yang Direkomendasikan untuk Penyintas COVID-19

Penting untuk dicatat bahwa penelitian ini menyelidiki suplementasi vitamin D pada dosis yang jauh lebih tinggi daripada yang ditemukan dalam produk susu. Penelitian ini juga tidak memasukkan COVID-19 dalam definisi infeksi saluran pernapasan akut. 

Tidak Hanya Susu tetapi Juga Komponen Makanan Sehat Lain

Meskipun susu mungkin tidak memberikan manfaat kekebalan spesifik untuk menangkal virus corona, susu dapat menjadi bagian dari diet sehat yang akan mengoptimalkan kesehatan dan kesiapan tubuh untuk melawan infeksi dalam bentuk apa pun. 

Selain komponen yang sudah disebutkan sebelumnya, susu juga mengandung vitamin A yang membantu penglihatan dan kesehatan kulit, kalsium yang membantu menjaga kekuatan tulang dan membantu penyerapan vitamin D, vitamin B yang penting untuk metabolisme energi, serta beberapa mineral penting lainnya. 

Baca juga: 5 Manfaat Susu Murni untuk Kesehatan

Tadi sudah disebutkan kalau semua susu pada umumnya baik. Pastikan kamu menyimpan susu di dalam lemari es supaya menjaga tutup tetap bersih sehingga membantu membuat susu tetap segar lebih lama. 

Mengonsumsi makanan yang mendukung sistem kekebalan tidak berarti kamu memiliki kekebalan dari bakteri atau virus tertentu. Kekebalan berarti bahwa tubuh telah terpapar patogen tertentu dan sekarang memiliki antibodi yang tahu cara mengalahkan penyakit itu. 

Memperkuat sistem kekebalan tidak berarti kamu tidak akan terinfeksi oleh penyakit tertentu, tetapi besar kemungkinan kamu bisa lebih mampu melawannya jika tertular. Cara terbaik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh adalah dengan menjalani gaya hidup sehat. 

Ini tidak hanya mencakup konsumsi susu saja, tetapi juga makan makanan yang bervariasi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein, minum cukup air, cukup tidur, berolahraga, serta menghindari rokok dan stres yang berlebihan.

Itulah sekilas informasi mengenai hubungan susu dan COVID-19 serta seperti apa manfaat susu. Masih punya pertanyaan mengenai COVID-19, tanyakan langsung ke dokter di Halodoc. Kamu juga bisa membeli obat melalui Toko Kesehatan di Halodoc ya!

Referensi:
Detik Health. Diakses pada 2021. Pakar IDI Tegaskan ‘Susu Beruang’ Tak Bisa Obati COVID-19!
Penn State Extension. Diakses pada 2021. Exploring Claims of Milk’s Protection Against COVID-19.