• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Prosedur ESWL untuk Mengatasi Batu Ginjal

Begini Prosedur ESWL untuk Mengatasi Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) merupakan perawatan yang umum dilakukan pada pengidap batu ginjal. Gelombang kejut dari prosedur ini ditargetkan pada batu ginjal yang menyebabkan batu terfragmentasi. Batu-batu itu kemudian pecah menjadi potongan-potongan kecil. 

ESWL merupakan teknik perawatan nonsurgical untuk mengobati batu ginjal atau ureter dengan menggunakan gelombang kejut energi tinggi. Dengan begitu batu pecah menjadi debu dan dikeluarkan melalui urine. Jika ternyata potongan batu masih cukup besar, mungkin diperlukan perawatan lain. 

Prosedur ESWL pada Pengidap Batu Ginjal

Prosedur ini dilakukan tanpa bedah atau sayatan, itulah sebabnya perawatan ini sering diterapkan sebagai prosedur rawat jalan. Metode lama ESWL dilakukan dengan merendam bagian tubuh di bak air hangat (suam-suam kuku). Sedangkan pada metode terbaru dari prosedur ini, pengidap diminta untuk cukup berbaring senyaman mungkin di ruang tindakan. 

Baca juga: Antibiotik Bisa Tingkatkan Risiko Batu Ginjal pada Anak

Sebelum berbaring, bantal empuk disediakan dan diletakkan di area perut atau bagian belakang ginjal. Posisi tubuh pengidap disesuaikan dengan seberapa jauh jangkauan alat ESWL agar gelombang kejut dapat menuju target dengan mudah ke area sekitar ginjal. 

Sebelumnya dokter juga akan memberikan anestesi (obat bius) yang disesuaikan dengan kondisi pengidap, biasanya hanya area lokal atau setengah badan. Setelah anestesi diberikan, dokter menggunakan sinar rontgen untuk mengetahui dan menentukan lokasi keberadaan batu ginjal secara tepat. 

Dengan menggunakan alat ESWL, dokter urologi akan memberikan 1000-2000 gelombang kejut yang difokuskan pada batu ginjal. Gelombang kejut mampu menghancurkan endapan batu ginjal menjadi pecahan-pecahan yang lebih kecil, dengan begitu batu dapat dikeluarkan bersama urine. 

Pada beberapa kasus, dokter mungkin akan melakukan teknik stenting atau memasukkan selang dari lubang kencing melalui kandung kemih menuju ginjal sebelum prosedur ESWL dilakukan. Teknik ini diperuntukkan pada pengidap batu ginjal yang mengalami gejala nyeri yang sangat hebat, terjadi penyumbatan di saluran ginjal menuju kandung kemih (ureter), berisiko mengalami infeksi saluran kemih, dan menurunnya fungsi ginjal. Prosedur ini berlangsung selama 45-60 menit. 

Baca juga: Antibiotik Bisa Tingkatkan Risiko Batu Ginjal pada Anak

Setelah Prosedur ESWL Berlangsung

Pengidap batu ginjal akan diminta untuk beristirahat selama 1-2 jam di rumah sakit. Pada kondisi tertentu, pengidap mungkin disarankan untuk menginap di rumah sakit. Pasien akan diperbolehkan pulang setelah kondisi tubuh benar-benar pulih. Selain itu, pasien juga mungkin akan menerima obat antibiotik dan obat-obatan pereda sakit oleh dokter setelah dilakukannya ESWL. Penggunaan obat-obatan seperti alpha-blockers dan antagonis kalsium dapat melancarkan pembuangan pecahan batu ginjal. 

Jika pasien sudah diperbolehkan pulang ke rumah, dokter tetap akan meminta kamu untuk beristirahat selama 1-2 hari dan memperbanyak minum air putih selama beberapa minggu. Dengan minum banyak air putih, maka akan memicu buang air kecil lebih sering, sehingga dapat akan membantu pembuangan pecahan batu ginjal melalui urine. 

Biasanya dokter juga akan meminta pengidap menggunakan saringan urine saat buang air kecil. Saringan ini berfungsi untuk mengambil sampel batu ginjal yang hancur agar dapat diperiksa lebih lanjut di laboratorium. 

Baca juga: 5 Penyebab Batu Ginjal yang Harus Dihindari

Tingkat keberhasilan prosedur ESWL ini sebesar 50-75 persen dalam waktu tiga bulan setelah perawatan. Tingkat keberhasilan tertinggi biasanya terjadi pada pengidap dengan batu ginjal yang lebih kecil. Setelah perawatan, beberapa pengidap mungkin masih memiliki pecahan batu yang masih terlalu besar untuk keluar bersama urine. Namun, kondisi ini dapat diobati lagi, bila perlu dengan ESWL tahap selanjutnya atau dengan pengobatan lain. 

Jika ingin tahu bagaimana tingkat keberhasilan pada batu ginjal yang kamu alami, kamu dapat berdiskusi terlebih dulu pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Kidney.org. Diakses pada 2020. Kidney Stone Treatment: Shock Wave Lithotripsy
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Kidney stones