
Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Vaksin Flu?
Vaksin flu merupakan salah satu cara paling efektif untuk melindungi ibu hamil dari infeksi influenza dan komplikasi yang dapat membahayakan kehamilan.

DAFTAR ISI
- Mengapa Ibu Hamil Dianjurkan Mendapatkan Vaksin Flu?
- Apakah Vaksin Flu Aman untuk Ibu Hamil?
- Kapan Waktu Terbaik Mendapatkan Vaksin Flu Saat Hamil?
- Manfaat Vaksin Flu bagi Bayi
- Apakah Vaksin Flu Memiliki Efek Samping?
- Siapa yang Sebaiknya Berkonsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu?
- Cegah Komplikasi Kehamilan dengan Vaksin Flu di Rumah Pakai Halodoc
Pada dasarnya, ibu hamil boleh bahkan dianjurkan untuk mendapatkan vaksin flu (vaksin influenza). Kehamilan menyebabkan berbagai perubahan pada sistem kekebalan tubuh, jantung, dan paru-paru yang membuat ibu hamil lebih rentan mengalami infeksi influenza dan komplikasi yang lebih serius dibandingkan wanita yang tidak hamil.
Karena alasan tersebut, berbagai organisasi kesehatan dunia, seperti World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), merekomendasikan vaksin influenza bagi ibu hamil sebagai salah satu upaya penting untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi.
Mengapa Ibu Hamil Dianjurkan Mendapatkan Vaksin Flu?
Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan fisiologis yang membantu mendukung pertumbuhan janin. Namun, perubahan ini juga dapat membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi virus, termasuk influenza.
Jika ibu hamil terkena flu, risikonya tidak hanya sebatas demam, batuk, atau pilek. Influenza juga dapat meningkatkan risiko:
- Pneumonia (radang paru-paru).
- Rawat inap akibat infeksi yang berat.
- Persalinan prematur.
- Berat badan lahir rendah pada bayi.
- Gangguan kesehatan pada ibu yang memiliki penyakit penyerta, seperti asma atau diabetes.
Pada beberapa kasus, influenza berat juga dapat meningkatkan risiko komplikasi serius yang membahayakan ibu maupun janin. Oleh karena itu, pencegahan melalui vaksinasi menjadi langkah yang sangat dianjurkan.
Jika punya keluhan atau informasi lebih lanjut seputar kehamilan, Ini Pilihan Dokter Kandungan di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Apakah Vaksin Flu Aman untuk Ibu Hamil?
Ya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa vaksin influenza inaktif (inactivated influenza vaccine/IIV) aman diberikan selama kehamilan dan tidak meningkatkan risiko keguguran, cacat lahir, maupun gangguan tumbuh kembang janin.
Vaksin ini dibuat dari virus yang telah dimatikan sehingga tidak dapat menyebabkan influenza. Setelah disuntikkan, tubuh akan membentuk antibodi yang membantu melindungi ibu apabila terpapar virus influenza di kemudian hari.
Sebaliknya, vaksin influenza hidup yang dilemahkan (live attenuated influenza vaccine/LAIV) yang diberikan melalui semprotan hidung tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena mengandung virus hidup yang telah dilemahkan.
Kapan Waktu Terbaik Mendapatkan Vaksin Flu Saat Hamil?
Vaksin influenza dapat diberikan pada semua trimester kehamilan, baik trimester pertama, kedua, maupun ketiga.
Artinya, ibu hamil tidak perlu menunggu usia kehamilan tertentu untuk mendapatkan vaksin. Jika vaksin influenza sedang tersedia dan musim flu akan dimulai atau sedang berlangsung, vaksinasi sebaiknya segera dilakukan agar perlindungan dapat terbentuk lebih awal.
Tubuh biasanya mulai membentuk kekebalan sekitar dua minggu setelah vaksin diberikan.
Ini yang perlu kamu pahami tentang Komplikasi Kehamilan – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya.
Manfaat Vaksin Flu bagi Bayi
Keuntungan vaksin influenza tidak hanya dirasakan oleh ibu hamil, tetapi juga oleh bayi setelah lahir.
Antibodi yang dibentuk tubuh ibu setelah vaksinasi dapat diteruskan kepada janin melalui plasenta. Antibodi ini membantu melindungi bayi dari influenza selama beberapa bulan pertama kehidupannya, yaitu pada masa ketika bayi belum cukup usia untuk menerima vaksin influenza sendiri.
Dengan demikian, vaksinasi saat hamil memberikan perlindungan ganda, yaitu:
- Mengurangi risiko ibu mengalami influenza dan komplikasinya.
- Membantu melindungi bayi dari infeksi influenza pada awal kehidupannya.
Apakah Vaksin Flu Memiliki Efek Samping?
Sebagian besar efek samping vaksin influenza pada ibu hamil bersifat ringan dan akan hilang dalam waktu 1–3 hari.
Efek samping yang mungkin muncul antara lain:
- Nyeri, kemerahan, atau bengkak di lokasi suntikan.
- Pegal atau nyeri otot.
- Sakit kepala.
- Demam ringan.
- Tubuh terasa lelah.
Efek samping tersebut merupakan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang membentuk respons terhadap vaksin.
Reaksi alergi berat sangat jarang terjadi. Namun, jika setelah vaksin muncul sesak napas, pembengkakan pada wajah atau tenggorokan, atau ruam di seluruh tubuh, segera cari pertolongan medis.
Siapa yang Sebaiknya Berkonsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu?
Meskipun aman bagi sebagian besar ibu hamil, konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan apabila ibu memiliki kondisi tertentu, seperti:
- Riwayat reaksi alergi berat terhadap vaksin influenza sebelumnya.
- Riwayat alergi terhadap salah satu komponen vaksin.
- Sedang mengalami demam tinggi atau infeksi akut sehingga vaksinasi perlu ditunda sementara.
- Memiliki kondisi medis tertentu yang memerlukan penilaian khusus sebelum vaksinasi.
Dokter akan menentukan waktu dan jenis vaksin yang paling sesuai berdasarkan kondisi kesehatan ibu.
Vaksin influenza inaktif aman diberikan pada semua trimester kehamilan serta membantu memberikan perlindungan kepada bayi sejak masih berada di dalam kandungan hingga beberapa bulan setelah lahir.
Cegah Komplikasi Kehamilan dengan Vaksin Flu di Rumah Pakai Halodoc
Karena vaksin infuenza direkomendasikan bagi ibu hamil sebagai salah satu upaya penting untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi, Ibu pun kini bisa mendapatkan vaksin flu dengan mudah tanpa harus keluar rumah lewat Halodoc Homecare.
Kamu bisa menggunakan layanan Halodoc Homecare (tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar) untuk mendapatkan layanan Vaksinasi Flu dari rumah.
Layanan dari Halodoc Homecare akan mendatangkan dokter khusus vaksinasi ke tempat atau di lokasi mana pun yang kamu pilih untuk pemberian vaksin.
Berikut beberapa keunggulan melakukan imunisasi anak dan vaksin dewasa lewat layanan Halodoc Homecare:
- Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi.
- Protokol kesehatan ketat.
- Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
- Partner resmi produsen vaksin internasional sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
- Hemat waktu dan biaya.
- Harga vaksin influenza adalah Rp440.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
- Tanpa perlu antre menunggu.
- Tanpa biaya tambahan.
Kapan saja kamu atau keluarga hendak mendapatkan vaksin ini, cukup pesan langsung melalui aplikasi Halodoc.
Booking Layanan Vaksin Lebih Mudah Tanpa Keluar Rumah Lewat Halodoc Homecare.
Kamu bisa order vaksinasi melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.
Cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:
- Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare
- Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
- Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin DBD
- Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.
Tunggu apa lagi? Yuk pakai Halodoc sekarang!




