Ad Placeholder Image

CagriSema, Kombinasi Semaglutide dan Cagrilintide untuk Obesitas

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD 21 Juli 2026

CagriSema menggabungkan semaglutide dan cagrilintide untuk membantu menurunkan berat badan melalui dua mekanisme pengendalian nafsu makan.

CagriSema, Kombinasi Semaglutide dan Cagrilintide untuk ObesitasCagriSema, Kombinasi Semaglutide dan Cagrilintide untuk Obesitas

DAFTAR ISI


Obesitas merupakan penyakit kronis yang memerlukan penanganan jangka panjang. Selain menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga, sebagian pengidap obesitas juga membutuhkan terapi medis untuk membantu menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit penyerta.

Dalam beberapa tahun terakhir, obat golongan GLP-1 receptor agonist, seperti semaglutide, menjadi salah satu pilihan terapi yang banyak digunakan. Kini, para peneliti mengembangkan pendekatan baru melalui CagriSema, yaitu kombinasi semaglutide dan cagrilintide, yang dirancang untuk memberikan hasil penurunan berat badan lebih optimal.

Lantas, apa itu CagriSema dan bagaimana cara kerjanya?

Apa Itu CagriSema?

CagriSema adalah obat kombinasi yang terdiri dari dua zat aktif, yaitu semaglutide dan cagrilintide, yang dikembangkan untuk membantu mengatasi obesitas dan kelebihan berat badan.

Berbeda dengan semaglutide yang bekerja pada reseptor GLP-1, cagrilintide merupakan analog amylin, yaitu hormon alami yang diproduksi bersama insulin oleh pankreas setelah seseorang makan.

Kedua obat ini dirancang untuk bekerja saling melengkapi dalam mengendalikan nafsu makan, meningkatkan rasa kenyang, dan membantu mengurangi asupan kalori.

Hingga saat ini, CagriSema masih menjalani proses pengembangan dan evaluasi klinis di berbagai negara untuk memastikan efektivitas dan keamanannya sebelum digunakan secara luas.

Kandungan dalam CagriSema

CagriSema menggabungkan dua mekanisme kerja yang berbeda, yaitu:

1. Semaglutide

Semaglutide merupakan agonis reseptor GLP-1 yang bekerja dengan cara:

  • Meningkatkan rasa kenyang.
  • Memperlambat pengosongan lambung.
  • Mengurangi rasa lapar.
  • Membantu mengatur kadar gula darah.

Obat ini telah digunakan dalam terapi diabetes tipe 2 maupun obesitas.

Pahami lebih dalam mengenai Semaglutide – Manfaat, Dosis, Aturan Penggunaan & Efek Sampingnya berikut ini.

2. Cagrilintide

Cagrilintide adalah analog hormon amylin kerja panjang.

Amylin memiliki fungsi untuk:

  • Memberikan sinyal kenyang ke otak.
  • Memperlambat pengosongan lambung.
  • Mengurangi keinginan makan.
  • Membantu mengontrol kadar glukosa setelah makan.

Karena bekerja melalui jalur yang berbeda dengan GLP-1, kombinasi keduanya diharapkan menghasilkan efek penurunan berat badan yang lebih besar.

Bagaimana Cara Kerja CagriSema?

CagriSema bekerja dengan menargetkan beberapa mekanisme yang mengatur rasa lapar dan kenyang.

Semaglutide mengaktifkan reseptor GLP-1 di otak sehingga nafsu makan menurun dan rasa kenyang meningkat. Di sisi lain, cagrilintide meniru kerja hormon amylin yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama setelah makan.

Perpaduan kedua mekanisme ini dapat:

  • Mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi,
  • Mengurangi keinginan untuk ngemil,
  • Meningkatkan kontrol terhadap pola makan,
  • Membantu menciptakan defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan.

Pendekatan ini dikenal sebagai multi-hormonal therapy, yaitu terapi yang menargetkan lebih dari satu hormon pengatur metabolisme.

Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Apa Manfaat CagriSema?

Berdasarkan hasil uji klinis yang telah dipublikasikan, CagriSema menunjukkan sejumlah manfaat potensial, antara lain:

Membantu menurunkan berat badan

Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi semaglutide dan cagrilintide mampu menghasilkan penurunan berat badan yang lebih besar dibandingkan penggunaan salah satu obat saja pada sebagian peserta penelitian.

Mengurangi rasa lapar

Banyak peserta studi melaporkan penurunan keinginan makan serta rasa kenyang yang bertahan lebih lama.

Membantu memperbaiki kesehatan metabolik

Selain berat badan, terapi ini juga berpotensi memperbaiki beberapa faktor risiko metabolik, seperti:

  • Lingkar pinggang,
  • Kadar gula darah,
  • Tekanan darah,
  • Profil lemak darah.

Namun, manfaat tersebut tetap perlu dievaluasi lebih lanjut melalui penelitian jangka panjang.

Siapa yang Berpotensi Mendapatkan Terapi Ini?

Apabila nantinya memperoleh persetujuan regulator, CagriSema diperkirakan ditujukan bagi orang dewasa yang mengalami:

  • Obesitas (IMT ≥30 kg/m²), atau
  • kelebihan berat badan (IMT ≥27 kg/m²) disertai penyakit penyerta, seperti diabetes tipe 2, hipertensi, atau dislipidemia.

Penggunaannya tetap harus disertai perubahan gaya hidup, termasuk pola makan sehat dan aktivitas fisik secara rutin.

Efek Samping CagriSema

Seperti obat GLP-1 lainnya, efek samping yang paling sering dilaporkan berasal dari saluran pencernaan.

Beberapa efek samping yang mungkin muncul meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sembelit
  • Nyeri perut
  • Rasa begah
  • Penurunan nafsu makan.

Sebagian besar keluhan bersifat ringan hingga sedang dan umumnya berkurang setelah tubuh beradaptasi.

Karena masih dalam tahap pengembangan, profil keamanan jangka panjang CagriSema masih terus dipantau melalui penelitian lanjutan.

Apakah CagriSema Sudah Tersedia?

Hingga saat ini, CagriSema belum tersedia secara luas sebagai terapi obesitas di banyak negara. Obat ini masih menjalani proses evaluasi regulator berdasarkan hasil uji klinis fase lanjut.

Oleh karena itu, masyarakat tidak dapat memperoleh CagriSema secara bebas, dan penggunaannya baru dapat dilakukan apabila telah mendapatkan izin edar dari otoritas kesehatan setempat.

Hal yang Perlu Diingat

Meski perkembangan terapi obesitas semakin pesat, tidak ada obat yang dapat menggantikan pentingnya pola hidup sehat. Obat antiobesitas, termasuk terapi kombinasi seperti CagriSema, bekerja paling efektif bila dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, dan pengelolaan stres.

Selain itu, terapi obat harus dipilih berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing individu. Tidak semua orang dengan berat badan berlebih memerlukan obat penurun berat badan, sehingga evaluasi oleh dokter tetap menjadi langkah utama sebelum memulai pengobatan.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter apabila:

  • Berat badan terus meningkat meski sudah menjalani pola hidup sehat;
  • Memiliki IMT yang termasuk obesitas;
  • Obesitas disertai diabetes tipe 2, hipertensi, atau penyakit jantung;
  • Ingin mengetahui apakah terapi obat antiobesitas sesuai dengan kondisi kesehatan.

Dokter akan membantu menentukan pilihan terapi yang paling tepat, termasuk apakah perubahan gaya hidup saja sudah cukup atau diperlukan pengobatan tambahan.

Turunkan Berat Badan secara Aman dengan Program Klinis dari Halofit

Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter? Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara. Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.

Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:

1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Paket Halofit Advanced - obat diet ampuh

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari. Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.

2. Halofit Transform –  Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Paket Halofit Transform - obat diet ampuh

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1. Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan. Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.

Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.

Tunggu apa lagi?  Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!

Referensi:
Formedics. Diakses pada 2026. The Emerging Role of Amylin: Dr. Garvey on CagriSema and the Future of Obesity Care.
Massachusetts Medical Society. Diakses pada 2026. Cagrilintide–Semaglutide in Adults with Overweight or Obesity and Type 2 Diabetes.
Gastroenterology Advisor. Diakses pada 2026. Combining Cagrilintide With Semaglutide Amplifies Weight Loss Outcome.