• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mencegah Kanker Kelenjar Air Liur

Cara Mencegah Kanker Kelenjar Air Liur

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Pada dasarnya, setiap manusia memiliki tiga pasang kelenjar ludah yang berada di bawah dan di belakang rahang. Ketiganya dikenal dengan nama parotid, sublingual, dan submandibular. Selain ketiga kelenjar air liur utama tadi, masih ada banyak kelenjar ludah lainnya dengan ukuran yang terbilang lebih kecil dan tersebar di bibir, bagian dalam pipi, dan bagian mulut serta tenggorokan. 

Sayangnya, pertumbuhan sel abnormal atau dikenal dengan sel kanker bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, tidak terkecuali dengan kelenjar air liur. Dari banyaknya kelenjar air liur yang tersebar di beberapa bagian tubuh, kelenjar parotis yang berada di depan telinga menjadi bagian yang paling sering terinfeksi sel kanker. Padahal, air liur memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dengan bagian tubuh lainnya, yaitu melumatkan makanan yang memudahkan kamu untuk menelan makanan. 

Baca juga: Diagnosis Kanker Kelenjar Air Liur dengan 5 Cara Ini

Kenali Gejala Kanker Kelenjar Air Liur

Adanya pembengkakan atau benjolan pada bagian rahang atau leher maupun mulut menjadi tanda utama yang perlu kamu waspadai terkait kanker kelenjar air liur ini. Gejala lain yang turut muncul adalah mati rasa yang terjadi pada sebagian wajah, lemah otot yang terjadi pada salah satu sisi wajah, nyeri yang tidak nyaman pada area kelenjar ludah, sulit membuka mulut dengan lebar hingga kesulitan menelan. 

Baca juga: Diabaikan, Kanker Kelenjar Air Liur Sulit Dideteksi

Meski menjadi gejala paling umum dari kanker kelenjar air liur, kehadiran benjolan yang berada pada kelenjar ludah tidak berarti menandakan adanya indikasi kanker. Pasalnya, kebanyakan kanker yang menyerang bagian ini tergolong kanker jinak. Masih ada kondisi medis lain yang bisa membuat area kelenjar tersebut membengkak, ini termasuk infeksi atau adanya batu di dalam saluran kelenjar ludah. 

Kanker kelenjar air liur memang bisa terjadi pada siapa saja. Meski begitu, mereka yang berada pada golongan usia lanjut lebih rentan terserang kanker ini dibandingkan dengan mereka yang masih berusia muda. Pun, risiko terjadinya kanker ini juga semakin meningkat sebagai akibat dari paparan radiasi, paparan zat tertentu, hingga jenis virus tertentu, yang paling mungkin adalah HIV dan Epstein-Barr. 

Baca juga: Kenali 3 Jenis Kanker Kelenjar Air Liur

Adakah Cara Pencegahan yang Bisa Dilakukan?

Oleh karena belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan terjadinya kanker kelenjar air liur, kamu harus mengenali gejala kelainan ini dengan baik. Segera periksakan diri ke dokter apabila kamu merasa ada benjolan yang terdapat pada area kelenjar ludah meski belum tentu mengindikasikan adanya pertumbuhan sel kanker. Sekarang, buat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat tidak lagi sulit. Kamu bisa pakai aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja. 

Lalu, adakah pencegahan yang bisa dilakukan untuk terhindar dari kelainan ini? Perubahan gaya hidup positif tentu bisa membantu kamu terhindar dari kanker kelenjar air liur. Biasakan untuk menyikat gigi beberapa kali dalam sehari, dan gunakan sikat gigi yang lembut. Setelah makan, bilaslah mulut dengan larutan garam hangat, konsumsi air putih lebih banyak untuk membuat mulut tetap lembap, dan hindari konsumsi makanan atau minuman dengan rasa asam maupun pedas.

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Salivary Gland Cancer.
Medine Plus. Diakses pada 2019. Salivari Gland Cancer.
Cancer Research UK. Diakses pada 2019. Salivary Gland Cancer.