• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mengenali Karakter Anak yang Alami Gangguan Kepribadian

Cara Mengenali Karakter Anak yang Alami Gangguan Kepribadian

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Apakah anak kerap menunjukkan perilaku yang tidak biasa? Jika iya, mungkin saja ia mengidap gangguan kepribadian. Hal ini dapat disebabkan oleh pola pikir dan perilaku yang terganggu karena suatu hal. Saat terjadi, Si Kecil dapat kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain, sehingga memiliki masalah tersendiri pada lingkungan sosialnya.

Maka dari itu, ibu harus tahu beberapa gejala yang timbul saat anak mengalami gangguan kepribadian. Dengan mengetahui jika anak mengidap kelainan tersebut, ibu dapat melakukan penanganan dini agar gangguan tersebut tidak terjadi berlarut-larut. Berikut adalah beberapa karakter dan gejala yang dapat timbul saat anak mengidap gangguan kepribadian!

Baca juga: 5 Tanda Gangguan Kepribadian, Hati-Hati Terkena Salah Satunya

Gejala dari Gangguan Kepribadian Anak

Gangguan kepribadian, atau disebut juga gangguan kesehatan mental, adalah kelainan yang menyebabkan keterlambatan anak untuk mengembangkan pemikiran, perilaku, keterampilan sosial, serta emosi. Anak yang mengidap gangguan ini akan mengalami kesulitan, terutama ketika bergaul di lingkungan sosialnya. Memang sulit menilai anak mengidap gangguan kepribadian karena banyak perubahan yang terjadi saat anak tumbuh.

Selain itu, gejala-gejala yang timbul dapat berbeda-beda tergantung pada usia pengidapnya. Anak juga kesulitan untuk menjelaskan apa yang dirasakannya serta alasannya melakukan perilaku yang tidak biasa dilakukan. Maka dari itu, ibu harus tahu beberapa jenis dari gangguan kepribadian yang dapat terjadi pada anak karena dapat menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Berikut beberapa gangguan kepribadian pada anak:

  1. ADHD

Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan yang terjadi pada sistem saraf disebabkan pengidapnya tidak mampu memusatkan perhatian, sehingga sulit berkonsentrasi dan hiperaktif. Beberapa gejala yang dapat timbul saat anak mengidap kelainan ini adalah kesulitan untuk berkonsentrasi pada satu hal. Selain itu, anak juga hiperaktif yang membuatnya tidak dapat berdiam diri dan kerap mengganggu anak lainnya.

Baca juga: Anak-anak Bisa Mengidap Gangguan Kepribadian Ambang?

  1. Gangguan Kecemasan

Gangguan kepribadian lainnya yang dapat terjadi pada anak-anak adalah gangguan kecemasan. Gangguan tersebut dapat menyebabkan rasa takut yang terus-menerus serta timbulnya kekhawatiran atau kecemasan. Saat terjadi, anak dapat mengalami kesulitan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di sekolah. 

Anak dengan kelainan ini juga dapat mengalami detak jantung yang lebih cepat, napas menjadi pendek, kerap merasakan sakit di perut, serta keringat yang berlebihan. Gangguan kecemasan juga dapat menyebabkan pengidapnya lebih mudah tersinggung, agresif, dan tantrum yang parah.

  1. Depresi dan Gangguan Suasana Hati

Depresi dan gangguan suasana hati juga dapat terjadi pada anak-anak sehingga memengaruhi keterampilan sosialnya. Saat anak mengalami depresi, perasaan sedih dan kehilangan minat dapat mengganggu kemampuan dan interaksi dengan anak lainnya. Gejala fisik yang dapat terjadi pada anak adalah perut yang kerap terasa sakit, sakit kepala, berat badan yang menurun, dan kesulitan untuk tidur. Selain itu, anak juga sering mengalami perubahan emosi yang membuatnya sulit untuk bergaul dengan anak lainnya.

Itulah beberapa gangguan kepribadian anak yang dapat terjadi dan memengaruhi kehidupan sosialnya. Dengan mengetahui gejala awal yang dapat timbul, ibu dapat melakukan penanganan dengan cepat sehingga anak menjadi lebih baik di masa depan. Akhirnya, segala aktivitas pendidikan dan pertemanan yang ada tidak terganggu karena kelainan tersebut.

Baca juga: Terapi untuk Atasi Gangguan Kepribadian Ambang

Jika mempunyai pertanyaan lebih lanjut mengenai hal ini, bicarakan saja pada psikolog di Halodoc. Dengan aplikasi ini, ibu bisa berkomunikasi dengan psikolog atau dokter lainnya kapan saja dan di mana saja. Tunggu apa lagi? Ayo, download aplikasinya di App Store atau Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Mental illness in children: Know the signs.
CDC. Diakses pada 2020. Children's Mental Disorders.