• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Menghadapi Kekecewaan dalam Hidup

Cara Menghadapi Kekecewaan dalam Hidup

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Tentunya semua orang pasti pernah merasakan kekecewaan dalam hidup. Berbagai hal yang tidak sesuai dengan harapan atau kegagalan yang pernah dialami menjadi beberapa faktor penyebab muncul rasa kecewa. Hal ini bisa menjadi pembelajaran agar ke depannya.

Baca juga: Dianggap Sepele, Menahan Amarah Pengaruhi Kesehatan Mental

Namun, sebaiknya jangan biarkan rasa kecewa terus mengisi hati kamu. Melansir dari Psych Central, seseorang yang terus memendam kekecewaan berdampak pada kesehatan tubuh maupun kesehatan mental. Parahnya lagi, kamu bisa mengalami keduanya sekaligus. Jadi, lakukan beberapa cara ini untuk menghadapi kekecewaan dalam hidup, yaitu:

1. Terima Rasa Kecewa

Rasa kecewa tentu menyakitkan. Namun, tidak ada salahnya menerima rasa kecewa yang dirasakan. Jangan menyangkal apalagi menyembunyikan rasa kecewa di balik senyuman. Hal ini tentunya membuat kamu lebih merasa kecewa dan sedih. Dengan menerima rasa kecewa, perasaan tersebut akan lebih cepat pergi dan kamu dapat menjalani kehidupan dengan baik.

2. Evaluasi Harapan yang Akan Dicapai

Tentunya ekspektasi atau harapan yang ingin dicapai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rasa kecewa ketika ekspektasi tidak sesuai dengan harapan. Melansir dari Psych Central, cobalah untuk kembali mengevaluasi yang menjadi harapan. Pastikan harapan yang diinginkan adalah hal yang masuk akal dan adil bagi semua orang. Jika tidak, sebaiknya ubah harapan yang diinginkan dari hal yang dilakukan.

3. Ceritakan Perasaan yang Dialami

Tentunya memendam rasa kekecewaan sendiri dapat membuat seseorang mengalami kondisi stres atau depresi. Melansir dari Psychology Today, tidak ada salahnya menceritakan perasaan kecewa yang dialami pada orang lain yang membantu meredakan rasa kecewa yang dialami. 

Baca juga: 5 Manfaat Meluapkan Amarah

4. Lakukan Hal yang Menyenangkan

Memendam rasa kecewa tidak ada gunanya bagi kesehatan. Jadi, tidak ada salahnya untuk melawan rasa kecewa yang dimiliki dengan melakukan berbagai hal positif yang menyenangkan dan kamu sukai. Coba ambil waktu sejenak untuk mengunjungi tempat-tempat favorit yang sebelumnya tertunda. Melakukan hal yang menyenangkan dapat membantu rasa kecewa perlahan menghilang.

5. Lihat Sisi Positif yang Terjadi

Daripada rasa kecewa terus-menerus menyelimuti perasaan dan pikiran. Jadi, tidak ada salahnya melihat sisi positif dari hal yang baru saja terjadi dalam hidup. Kamu bisa merefleksikan penyebab ekspektasi tidak sesuai dengan harapan. Jadikan hal ini sebagai motivasi dan semangat baru untuk memulai kehidupan yang lebih baik lagi kedepannya.

6. Lakukan Langkah Baru dalam Hidup

Jadikan hal yang baru saja terjadi sebagai pembelajaran dan motivasi. Selain itu, tingkatkan kemampuan diri untuk menunjang harapan yang ingin dicapai. 

Itulah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa kecewa yang dirasakan. Hindari memendam rasa kecewa terlalu lama agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan fisik maupun mental pada tubuh. Rutin melakukan olahraga dapat menjadi cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan rasa kecewa. 

Baca juga: Tingkat Kebahagiaan Seseorang Ternyata Ditentukan Usia

Melansir Healthline, rutin melakukan olahraga meningkatkan rasa bahagia dan menurunkan rasa depresi. Hilangkan rasa kecewa secara perlahan agar kebahagiaan yang sebelumnya kamu rasakan dapat kembali. Jika kamu membutuhkan saran dari psikolog untuk mengelola rasa kecewa yang dihadapi, bisa langsung menghubungi psikolog melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan di mana saja. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. The Top 10 Benefits of Regular Exercise
Psychology Today. Diakses pada 2020. Dealing With Those Big Disappointments in Life
Psych Central. Diakses pada 2020. Dealing with Disappointment