Catat, Ini yang Terjadi saat Tubuh Kesetrum atau Tersengat Listik
Kesetrum bisa picu banyak masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Kesetrum?
- Gejala Saat Tubuh Tersengat Listrik
- Penyebab Tubuh Tersengat Listrik
- Pertolongan Pertama saat Tersengat Listrik
- Komplikasi Akibat Sengatan Listrik
- Pencegahan Sengatan Listrik
- Kapan Harus ke Dokter?
- Hubungi Dokter Ini untuk Tips Perawatan usai Kesetrum
Tersengat listrik atau kesetrum adalah kondisi yang terjadi ketika arus listrik melewati tubuh. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa.
Memahami penyebab, gejala, dan cara penanganan yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak buruk akibat sengatan listrik.
Apa Itu Kesetrum?
Kesetrum atau tersengat listrik adalah kondisi ketika tubuh menjadi bagian dari sirkuit listrik.
Arus listrik yang melewati tubuh dapat mengganggu fungsi organ dan jaringan, menyebabkan kerusakan yang bervariasi tergantung pada kekuatan arus, durasi paparan, dan jalur arus dalam tubuh.
Sengatan listrik bisa terjadi di rumah, tempat kerja, atau di lingkungan publik.
Cari tahu juga Amankah Sepeda Listrik Digunakan Saat Hujan? Ini Faktanya.
Gejala Saat Tubuh Tersengat Listrik
Gejala yang timbul akibat tersengat listrik bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan sengatan. Beberapa gejala umum meliputi:
- Kesemutan atau mati rasa
- Nyeri otot
- Kram otot
- Sakit kepala
- Kebingungan
- Detak jantung tidak teratur
- Sesak napas
- Luka bakar pada kulit
- Kejang
- Henti jantung
Menurut WHO, sengatan listrik dengan voltase tinggi dapat menyebabkan kerusakan organ internal dan bahkan kematian.
Penyebab Tubuh Tersengat Listrik
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang tersengat listrik, di antaranya:
- Kontak dengan kabel listrik yang terbuka atau rusak
- Penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar keamanan
- Kerusakan pada instalasi listrik di rumah atau bangunan
- Petir
- Kontak dengan sumber listrik saat tubuh basah
- Bekerja di dekat jaringan listrik tanpa peralatan pelindung yang memadai
Pertolongan Pertama saat Tersengat Listrik
Memberikan pertolongan pertama yang tepat sangat krusial untuk meminimalkan dampak buruk saat seseorang tersengat listrik. Berikut langkah-langkahnya:
- Amankan area: Pastikan area sekitar aman sebelum mendekati korban. Matikan sumber listrik jika memungkinkan.
- Jangan menyentuh korban: Jika sumber listrik masih aktif, jangan sentuh korban secara langsung. Gunakan benda non-konduktif seperti kayu atau kain kering untuk memisahkan korban dari sumber listrik.
- Periksa kondisi korban: Setelah aman, periksa apakah korban sadar dan bernapas. Jika tidak, segera lakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) jika terlatih.
- Hubungi layanan darurat: Segera hubungi nomor darurat atau bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
- Tangani luka bakar: Jika terdapat luka bakar, dinginkan dengan air mengalir selama beberapa menit. Tutup luka dengan kain bersih dan kering.
Nah, Ini 4 Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan.
Komplikasi Akibat Sengatan Listrik
Sengatan listrik dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, termasuk:
- Kerusakan jantung: Aritmia (gangguan irama jantung) hingga henti jantung.
- Kerusakan otak: Kejang, kehilangan kesadaran, gangguan memori, dan perubahan perilaku.
- Kerusakan saraf: Nyeri kronis, kelemahan otot, dan gangguan sensorik.
- Luka bakar: Kerusakan jaringan kulit dan organ dalam.
- Gagal ginjal: Akibat kerusakan otot yang parah (rhabdomyolysis).
Pencegahan Sengatan Listrik
Langkah-langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari risiko tersengat listrik:
- Pastikan instalasi listrik di rumah memenuhi standar keamanan.
- Periksa secara berkala kondisi kabel dan peralatan listrik.
- Hindari menggunakan peralatan listrik saat tangan atau tubuh basah.
- Gunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai saat bekerja di dekat sumber listrik.
- Jauhkan anak-anak dari sumber listrik yang berbahaya.
- Jangan melakukan perbaikan instalasi listrik sendiri jika tidak memiliki keahlian yang memadai.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan listrik dan memastikan instalasi listrik di rumah aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika setelah tersengat listrik mengalami gejala berikut:
- Nyeri dada
- Sesak napas
- Detak jantung tidak teratur
- Kehilangan kesadaran
- Kejang
- Luka bakar yang parah
Penanganan medis segera dapat membantu mencegah komplikasi serius dan memastikan pemulihan yang optimal.
Tersengat listrik adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian dan penanganan yang tepat. Dengan memahami penyebab, gejala, dan cara penanganan yang benar, risiko dan dampak buruk akibat sengatan listrik dapat diminimalkan.
Selalu utamakan keselamatan dalam penggunaan listrik dan segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan setelah tersengat listrik.
Hubungi Dokter Ini untuk Tips Perawatan usai Kesetrum
Apabila kamu membutuhkan info lebih lanjut seputar perawatan usai kesetrum, kamu bisa menghubungi dokter spesialis di Halodoc.
Dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc telah berpengalaman selama bertahun-tahun serta memperoleh ulasan positif dari pasien sebelumnya.
Berikut beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:
- dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya (2012) dan Universitas Sam Ratulangi (2020). Berpraktik di Cikarang, Jawa Barat, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Pengalaman 9 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2015) dan Universitas Hasanuddin (2023). Berpraktik di Lampung Tengah, Lampung, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Vera Bahar, Sp.PD: Pengalaman 15 tahun, lulusan Universitas Muslim Indonesia (2008) dan Universitas Hasanuddin (2021). Berpraktik di Wajo, Sulawesi Selatan, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
Dokter-dokter di atas siap memberikan saran perawatan usai kesetrum dengan lebih aman dan minim risiko efek samping.
Kamu juga bisa hubungi dokter di Halodoc setelah tersengat listrik dengan klik banner di bawah ini!



