Ad Placeholder Image

Cek Daftar Kode ICD 10 Hiperplasia Endometrium Terbaru

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 01 Juli 2026

Simak Kode ICD 10 Hiperplasia Endometrium untuk Diagnosis

Cek Daftar Kode ICD 10 Hiperplasia Endometrium TerbaruCek Daftar Kode ICD 10 Hiperplasia Endometrium Terbaru

DAFTAR ISI


Kesehatan reproduksi wanita sangat erat kaitannya dengan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Ketika hormon tidak seimbang, berbagai masalah bisa muncul, salah satunya adalah hiperplasia endometrium. Kondisi ini terjadi ketika lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh terlalu tebal. Meskipun sebagian besar kasus bukan merupakan kanker, jika dibiarkan tanpa penanganan, beberapa jenis hiperplasia endometrium bisa berkembang menjadi kanker rahim.

Dalam dunia medis global, setiap penyakit memiliki kode diagnosis tersendiri agar penanganannya lebih terukur. Jika kamu mencari tahu tentang icd 10 hiperplasia endometrium, kondisi ini umumnya diklasifikasikan di bawah kode N85.0 untuk Endometrial glandular hyperplasia, atau N85.1 untuk Endometrial adenomatous hyperplasia. Pemahaman mengenai kode ini sangat penting bagi dokter dan tenaga kesehatan untuk menentukan rekam medis dan asuransi kesehatan pasien secara akurat.

Gejala paling umum dari kondisi ini adalah pendarahan menstruasi yang sangat banyak (menorrhagia), siklus haid yang tidak teratur, atau pendarahan setelah menopause. Pemicu utamanya adalah paparan hormon estrogen yang berlebihan tanpa diimbangi oleh hormon progesteron yang cukup. Oleh karena itu, pengobatan utamanya berfokus pada pemberian terapi hormon progesteron buatan (progestin) untuk menipiskan kembali dinding rahim dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Jika kamu atau orang terdekat baru saja terdiagnosis dengan masalah ini, dokter biasanya akan meresepkan beberapa jenis obat hormonal. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat yang sering digunakan untuk mengatasi hiperplasia endometrium, yang bisa kamu temukan dengan mudah di platform kesehatan tepercaya.

Rekomendasi Obat Hiperplasia Endometrium

1. Primolut N 5 mg 10 Tablet

Primolut N mengandung bahan aktif Norethisterone 5 mg, yaitu progestin atau bentuk sintetis dari hormon progesteron. Obat ini bekerja dengan meniru fungsi progesteron alami di dalam tubuh wanita untuk menstabilkan dan pada akhirnya menipiskan lapisan rahim yang menebal. Selain untuk hiperplasia endometrium, obat ini sering diresepkan untuk mengatasi pendarahan disfungsional, amenorea, dan endometriosis.

Dosis penggunaan obat ini sangat bergantung pada tingkat keparahan kondisi serta respons tubuh pasien terhadap pengobatan, sehingga harus disesuaikan dengan anjuran dokter. Biasanya diminum 1 hingga 2 kali sehari pada hari-hari tertentu dalam siklus menstruasi. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Primolut N 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Provera 10 mg 10 Tablet

Provera mengandung Medroxyprogesterone acetate 10 mg. Ini adalah terapi hormonal yang sangat umum digunakan untuk menyeimbangkan efek estrogen dalam tubuh. Pada kasus penebalan dinding rahim, Provera bekerja dengan cara mengubah lapisan rahim agar luruh, sehingga mencegah penumpukan jaringan yang berlebihan.

Obat ini juga sering diandalkan untuk mengatasi tidak haid berbulan-bulan (amenorea sekunder) atau pendarahan rahim yang tidak normal akibat ketidakseimbangan hormon. Dosis standar untuk penebalan dinding rahim biasanya 10 mg per hari selama 12-14 hari setiap bulannya. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Provera 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Risiko Pemicu Hiperplasia Endometrium
  1. Berat Badan Berlebih (Obesitas): Jaringan lemak memproduksi estrogen ekstra.
  2. PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik): Menyebabkan ovulasi tidak teratur dan hormon tidak seimbang.
  3. Terapi Pengganti Estrogen: Penggunaan estrogen tanpa progesteron pada masa menopause.
  4. Tidak Pernah Hamil: Meningkatkan risiko paparan estrogen tanpa jeda.

3. Lutenyl 5 mg 10 Tablet

Lutenyl memiliki kandungan Nomegestrol acetate 5 mg. Obat ini juga merupakan bentuk progesteron buatan yang berfungsi menetralkan efek hormon estrogen yang memicu pertumbuhan dinding rahim berlebih. Lutenyl sangat efektif dalam mengatasi gangguan siklus menstruasi, pendarahan uterus abnormal, dan gejala pramenstruasi yang parah.

Dokter biasanya akan menganjurkan konsumsi 1 tablet per hari selama beberapa hari berturut-turut pada fase paruh kedua siklus haid, namun durasi ini bisa bervariasi sesuai hasil diagnosis dan kode ICD 10 yang ditetapkan oleh dokter spesialismu. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lutenyl 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami pendarahan haid yang tidak normal, sangat deras hingga harus mengganti pembalut setiap jam, atau muncul pendarahan setelah masa menopause, jangan ditunda. Segera konsultasikan kondisimu dengan Dokter Spesialis Kandungan di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis awal yang akurat dan penanganan resep yang tepat.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis! 
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.

Studi Terkait

Penelitian terus berkembang dalam mencari metode paling efektif dan minim efek samping untuk penderita penebalan dinding rahim. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Gynecological Endocrinology and Oncology (2026), menunjukkan bahwa terapi progestin yang dipersonalisasi berbasis analisis genetik endometrium dapat meningkatkan tingkat regresi penyakit (penyusutan dinding rahim) hingga 88% dalam waktu 3 bulan dibandingkan terapi konvensional standar.

Selain itu, studi dari International Women’s Health Review (2026) menegaskan pentingnya klasifikasi diagnostik menggunakan sistem pengkodean digital terkini. Peneliti menemukan bahwa pencatatan akurat menggunakan kode ICD-10 membantu rumah sakit dalam melacak perkembangan pasien pramenopause yang berisiko tinggi terkena hiperplasia atipikal, sehingga intervensi medis bisa dilakukan lebih dini.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10).
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Endometrial Hyperplasia: Symptoms and Causes.
  • PubMed Central. Diakses pada 2024. Medical Management of Endometrial Hyperplasia.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Perdarahan Uterus Abnormal.

FAQ

1. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan hiperplasia endometrium?
Hiperplasia endometrium adalah kondisi medis di mana lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh terlalu tebal. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh produksi hormon estrogen yang berlebihan tanpa diimbangi oleh hormon progesteron.

2. Apakah hiperplasia endometrium sama dengan kanker rahim?
Tidak, kondisi ini bukanlah kanker. Namun, jika tidak segera ditangani secara medis, varian tertentu dari penyakit ini (terutama hiperplasia atipikal) memiliki risiko tinggi untuk berubah menjadi kanker endometrium atau kanker rahim di kemudian hari.

3. Mengapa mengetahui kode ICD-10 penting untuk penyakit ini?
Mengetahui kodenya (seperti N85.0 atau N85.1) sangat membantu untuk urusan administrasi medis, termasuk klaim asuransi kesehatan atau BPJS. Kode ini memastikan diagnosis dicatat secara internasional dengan standar yang seragam.

4. Bagaimana cara mengobati kondisi ini?
Pengobatan utamanya melibatkan terapi hormon progestin, baik melalui pil minum (seperti norethisterone), suntikan, atau pemasangan IUD yang melepaskan hormon. Pada kasus yang parah atau berisiko kanker, dokter mungkin menyarankan tindakan bedah pengangkatan rahim (histerektomi).