Ad Placeholder Image

Daftar Kode ICD 10 Mioma Uteri Lengkap Beserta Penjelasan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Daftar Kode ICD 10 Mioma Uteri Lengkap Dan Terbaru

Daftar Kode ICD 10 Mioma Uteri Lengkap Beserta PenjelasanDaftar Kode ICD 10 Mioma Uteri Lengkap Beserta Penjelasan

DAFTAR ISI


Bagi kamu yang berkecimpung di dunia medis atau sedang mencari tahu tentang rekam medis kebidanan, istilah mioma uteri mungkin sudah tidak asing lagi. Mioma uteri, atau yang sering disebut fibroid rahim, adalah tumor jinak yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim. Dalam sistem pengkodean diagnosis medis internasional, icd 10 mioma uteri diklasifikasikan di bawah kode D25, yang merujuk pada Leiomyoma of uterus.

Kode D25 ini kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sub-kategori berdasarkan letak tumbuhnya mioma, seperti D25.0 untuk mioma submukosa, D25.1 untuk mioma intramural, dan D25.2 untuk mioma subserosa. Pengkodean ini sangat penting bagi dokter untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, serta untuk keperluan administrasi rumah sakit dan asuransi kesehatan.

Gejala mioma uteri bisa sangat bervariasi pada setiap wanita. Beberapa wanita mungkin tidak merasakan gejala sama sekali, sementara yang lain bisa mengalami nyeri panggul hebat, menstruasi yang sangat banyak (menorrhagia), hingga sering buang air kecil karena mioma menekan kandung kemih. Jika kamu mengalami gejala-gejala ini, dokter biasanya akan merekomendasikan pengobatan untuk meredakan nyeri atau mengatasi anemia akibat pendarahan berlebih.

Rekomendasi Obat untuk Meredakan Gejala Mioma

Meskipun mioma uteri memerlukan evaluasi dari dokter kandungan, ada beberapa obat-obatan yang sering direkomendasikan untuk membantu mengelola gejala penyertanya, seperti nyeri perut dan risiko anemia akibat pendarahan menstruasi yang berat. Berikut adalah beberapa rekomendasinya:

1. Paracetamol 500 mg 10 Kaplet

Paracetamol adalah obat analgesik dan antipiretik yang bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin di otak, sehingga efektif untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang. Bagi penderita mioma, obat ini bisa digunakan sebagai pertolongan pertama saat kram perut atau nyeri panggul mulai terasa. Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Pastikan tidak melebihi dosis maksimal harian.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Paracetamol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Ibuprofen 400 mg 10 Tablet

Ibuprofen termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini bekerja dengan menghambat enzim yang memproduksi zat pemicu peradangan dan nyeri. Sangat bermanfaat untuk meredakan dismenore (nyeri haid) hebat yang sering dialami pengidap mioma. Dosis dewasa biasanya 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari setelah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ibuprofen 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Meredakan Nyeri Panggul Secara Alami
  1. Gunakan kompres hangat di area perut bagian bawah untuk merelaksasi otot rahim.
  2. Lakukan olahraga ringan seperti yoga atau peregangan untuk melancarkan sirkulasi darah.
  3. Hindari konsumsi kafein dan alkohol berlebih saat menstruasi.

3. Sangobion 10 Kapsul

Pendarahan menstruasi yang berat dan berkepanjangan akibat mioma uteri sering kali menyebabkan tubuh kehilangan banyak zat besi, berujung pada anemia. Sangobion mengandung Ferrous Gluconate, Vitamin C, Asam Folat, dan Vitamin B kompleks yang membantu pembentukan sel darah merah baru. Dosis yang dianjurkan adalah 1 kapsul sehari pada waktu makan atau sesudah makan. Suplemen ini sangat penting untuk menjaga stamina tubuh agar tidak mudah lelah dan pucat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Ponstan 500 mg 10 Tablet

Ponstan mengandung Asam Mefenamat yang bekerja kuat dalam menghambat hormon prostaglandin. Obat ini sering diresepkan oleh dokter untuk mengatasi nyeri haid dan kram perut yang tergolong parah pada kasus fibroid rahim. Dosis awal biasanya 1 tablet, kemudian dilanjutkan sesuai anjuran medis, selalu dikonsumsi setelah makan untuk mencegah iritasi lambung. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ponstan 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengelola Gejala Mioma Uteri

Selain mengandalkan obat-obatan pereda gejala, ada beberapa penyesuaian gaya hidup yang bisa kamu lakukan untuk mencegah mioma membesar atau menimbulkan gejala yang lebih mengganggu. Menjaga berat badan ideal sangat penting, karena sel lemak memproduksi estrogen, hormon yang dapat memicu pertumbuhan mioma. Mengonsumsi makanan yang kaya akan sayuran hijau, buah-buahan, dan mengurangi asupan daging merah serta makanan tinggi gula juga sangat disarankan.

Jika kamu mengalami pendarahan yang tidak wajar di luar siklus menstruasi, atau nyeri panggul yang membuatmu kesulitan beraktivitas, jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan USG ke dokter. Penanganan medis sedini mungkin dapat memberikan lebih banyak opsi pengobatan, mulai dari terapi hormon hingga prosedur minimal invasif, tanpa harus langsung mengambil tindakan bedah pengangkatan rahim.

Studi Terkait

Perkembangan medis terus mencari cara terbaik untuk menangani mioma uteri. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Minimally Invasive Gynecology (2026) mengungkapkan bahwa terapi kombinasi menggunakan modulator reseptor progesteron selektif bersamaan dengan modifikasi pola makan tinggi antioksidan menunjukkan tingkat penyusutan ukuran mioma intramural (D25.1) hingga 40% dalam waktu enam bulan. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik yang menggabungkan intervensi farmakologis dan perbaikan gaya hidup bagi pasien.

Punya Keluhan Mioma Uteri tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan terkait menstruasi atau nyeri panggul, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri panggul yang tak kunjung hilang, pendarahan haid yang sangat banyak hingga harus mengganti pembalut setiap jam, atau gejala anemia seperti pusing dan lemas yang semakin parah, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan di Halodoc.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. ICD-10 Version:2019 – D25 Leiomyoma of uterus.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Uterine fibroids – Symptoms and causes.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Mioma Uteri.
  • PubMed. Diakses pada 2024. Management of Uterine Fibroids: A Focus on Medical Treatments.

FAQ

  • Apa itu kode ICD 10 D25?
    Kode ICD 10 D25 adalah kode diagnosis medis internasional untuk mioma uteri atau leiomyoma rahim. Kode ini digunakan oleh dokter untuk mengklasifikasikan jenis tumor jinak yang tumbuh di rahim.
  • Apakah mioma uteri berbahaya?
    Mioma uteri adalah tumor jinak dan jarang sekali berubah menjadi kanker. Namun, jika ukurannya membesar, mioma bisa memicu nyeri hebat, anemia akut akibat pendarahan, dan komplikasi kehamilan.
  • Apa penyebab utama tumbuhnya mioma?
    Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi sangat terkait dengan faktor genetik dan hormon estrogen serta progesteron. Wanita di usia reproduktif lebih rentan mengalami kondisi ini.
  • Apakah mioma uteri bisa sembuh tanpa operasi?
    Bisa, terutama jika ukurannya kecil dan tidak menimbulkan gejala. Dokter biasanya akan memberikan terapi hormon atau obat-obatan untuk mengelola gejalanya sambil memantau perkembangan mioma tersebut.