• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dampak Kebiasaan Menunda Pekerjaan Bagi Kesehatan

Dampak Kebiasaan Menunda Pekerjaan Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Dampak Kebiasaan Menunda Pekerjaan Bagi Kesehatan

Halodoc, Jakarta - Rasanya sebagian besar orang pernah menunda pekerjaan, meski hanya sekali dalam hidupnya. Misalnya, menunda tugas sekolah hingga batas waktu pengumpulan, atau menunda pekerjaan kantor hingga mendekati deadline. Namun, ada pula yang mungkin memang gemar atau memiliki kebiasaan menunda pekerjaan. 

Padahal, kebiasaan menunda pekerjaan bukanlah hal yang baik. Hal ini bisa berdampak buruk tak hanya bagi relasi dengan orang lain, tetapi juga bagi kesehatan. Lantas, apa dampak buruk kebiasaan menunda pekerjaan bagi kesehatan? Simak lebih lanjut dalam pembahasan setelah ini.

Baca juga: Bekerja di Comfort Zone, Ini Tips Move On ke Kantor Baru

Kebiasaan Menunda Pekerjaan Adalah Masalah Mental

Bicara tentang kebiasaan menunda pekerjaan, banyak yang mungkin mengaitkannya dengan kemampuan manajemen waktu yang buruk. Namun, penelitian membuktikan bahwa kebiasaan menunda pekerjaan adalah suatu relasi kompleks dan maladaptif terhadap berbagai stressor, yang berkaitan dengan status psikologis seseorang.

Dr. Fuschia Sirois dari University of Sheffield di Inggris, mengungkapkan bahwa orang yang cenderung menunda pekerjaan memiliki tingkat stres yang lebih tinggi. Selain itu, mereka juga memiliki simpati yang lebih rendah terhadap diri sendiri dibandingkan orang lain.

Pendapat tersebut didukung oleh penelitian pada 2017, yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science. Penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara menunda pekerjaan dengan neurosis, salah satu bagian kepribadian yang berkaitan dengan perasaan cemas, khawatir, atau frustrasi.

Baca juga: Hati-Hati, Ini 9 Tipe "Karyawan Racun" di Kantor

Orang yang punya kecenderungan menunda-nunda pekerjaan tampak memiliki amigdala yang lebih besar dibandingkan dengan yang tidak. Amigdala adalah salah satu bagian dalam otak yang berperan dalam regulasi emosi, terutama memproses rasa cemas dan rasa takut.

Dalam penelitian lain, dr. Timothy Pychyl, dari Carleton University di Ottawa, Kanada, mengatakan bahwa seseorang dapat menunda pekerjaan sebagai cara cepat untuk mengatasi mood yang buruk akibat stres karena pekerjaan. 

Dampaknya bagi Kesehatan

Kebiasaan menunda pekerjaan bisa mendatangkan dampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini beberapa di antaranya:

1.Tingkatkan Stres

Menunda pekerjaan bisa membuat stres meningkat. Jika dijadikan kebiasaan, bukan tidak mungkin hal ini memicu gangguan kesehatan mental yang lebih buruk lagi. 

2.Memperburuk Kesehatan Fisik

Selain memengaruhi kesehatan mental, ada juga bukti bahwa kebiasaan menunda pekerjaan dapat berdampak pada kesehatan fisik seseorang. Dalam sebuah studi pada 2003, Fushia M. Sirois dan rekan menemukan bahwa kebiasaan menunda pekerjaan terkait dapat memicu memburuknya kondisi kesehatan keterlambatan pengobatan.

Senada dengan hal itu, dalam sebuah penelitian lain pada 2015, Sirois dan tim menyimpulkan bahwa kebiasaan menunda pekerjaan adalah faktor yang dapat memicu hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Jadi Orang Introvert di Kantor, Harus Perhatikan 3 Hal Ini

Oleh karena itu, hindari kebiasaan menunda pekerjaan, terutama jika tidak memiliki alasan yang jelas. Beberapa pekerjaan mungkin membutuhkan waktu untuk diselesaikan, misalnya karena perlu riset dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, sehingga pengerjaan suatu tugas perlu ditunda. 

Jika memang alasannya begitu, tentu tidak masalah menunda pekerjaan, selama tidak melewati batas waktu yang ditentukan dan membuat kamu jadi stres. Namun, jika kamu memiliki kebiasaan menunda pekerjaan hanya karena tidak ingin melakukannya, tentu itu hal yang tidak baik. 

Jadi, agar terhindar dari stres dan risiko gangguan kesehatan, penting untuk bisa mengatur waktu dengan baik, dan menyeimbangkannya dengan gaya hidup sehat. Kalau merasa stres dan butuh bantuan ahli, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk bicara pada psikolog, kapan dan di mana saja. 

Referensi:
Association for Psychological Science. Diakses pada 2020. Better Get to Work: Procrastination May Harm Heart Health.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Is procrastination friend or foe to health and creativity?
Psych Central. Diakses pada 2020. 10 Good and 10 Bad Things About Procrastination.